Berita Dunia Islam Terdepan

Video Mujahidin ISIS “Pertempuran Terbesar Anbar”

21

ANBAR (Arrahmah.com) – Kantor Media Mujahidin ISIS propinsi Anbar pada Selasa (21/1/2014) merilis video terbaru mereka “Pertempuran Terbesar Anbar”. Video berdurasi 27 menit 13 detik itu mendokumentasikan operasi peperangan terbesar mujahidin ISIS di propinsi Anbar melawan pasukan rezim Syiah Irak.

Video diawali dengan pesan audio Amir ISIS Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi hafizhahullah yang menegaskan mujahidin ISIS akan kembali merebut Baghdad, Anbar, Bashrah dan wilayah-wilayah Irak lainnya dari tangan rezim Syiah Irak.

Juru bicara resmi ISIS Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani hafizhahullah kemudian memberikan khutbah pengobar semangat. Dalam khutbahnya beliau menyampaikan peperangan mujahidin melawan pasukan Rafidhah bukanlah peperangan ras dan kelompok, melainkan adalah peperangan antara Islam dan non-Islam, tauhid dan syirik, iman dan kekafiran.

Video kemudian memperlihatkan kebiadaban pasukan rezim Syiah Irak terhadap penduduk muslim. Di antaranya adalah tank-tank rezim Syiah menembaki masjid dan madrasah Abdullah bin Mas’ud di propinsi Anbar secara zalim. Serangan aniaya itu menimbulkan kerusakan berat pada masjid dan madrasah.

Video kemudian memperlihatkan konvoi mujahidin ISIS keluar dari padang pasir kota Ramadi menuju kota-kota dalam wilayah propinsi Anbar. Kedatangan mujahidin ISIS disambut dengan gembira oleh kaum muslimin Anbar. Para pemuda dan revolusioner suku-suku Anbar menenteng senjata mereka dan bersatu dengan mujahidin ISIS untuk mempertahankan propinsi Anbar dari serangan besar-besaran rezim Syiah Nouri Al-Maliki.

Dalam pesan audionya Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi hafizhahullah mengucapkan terima kasih dan memuji penduduk dan suku-suku Anbar, yang telah menerima mujahidin dan mendukung mereka. Realita persatuan antara penduduk dan suku-suku Anbar dengan mujahidin ISIS merupakan bukti tak terbantahkan bahwa mujahidin adalah bagian dari masyarakat muslim Irak, bukan teroris seperti yang digambarkan oleh media massa Barat dan rezim Syiah.

Syaikh Al-Baghdadi lebih lanjut menghasung penduduk dan suku-suku Anbar untuk tetap teguh di atas dien mereka, mempersembahkan lebih banyak pengorbanan di jalan Allah dan mengirimkan putra-putra mereka untuk bergabung dalam barisan mujahidin ISIS.

Video kemudian memperlihatkan ketegaran mujahidin ISIS dan suku-suku Anbar dalam menghadang serbuan besar-besaran pasukan rezim Syiah Irak. Mujahidin dan suku-suku Anbar berhasil memukul mundur konvoi tank dan truk militer pasukan rezim Nushairiyah. Di jalan tol kota Ramadi, mujahidin berhasil membakar sebuah tank pasukan Syiah yang terkepung dan gagal melarikan diri.

Video kemudian memperlihatkan pertempuran mujahidin dan suku Anbar melawan pasukan detasemen khusus anti teror Irak SWAT. Selain menewaskan beberapa tentara SWAT dan membakar kendaraan militernya, mujahidin juga berhasil menangkap empat orang tentara SWAT. Seluruh senjata dan amunisi tentara SWAT tersebut direbut oleh mujahidin. Setelah dilakukan wawancara “interogasi” dan mereka mengakui perbuatannya dalam memerangi kaum muslimin, mujahidin mengeksekusi mati keempat tentara SWAT rezim Syiah Irak tersebut.

 (muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...