Tips agar anak kecanduan Al Qur'an

1,591

(Arrahmah.com) – Memiliki anak yang menghafal seluruh Al Qur’an adalah impian banyak orang tua Muslim saat ini, dan memangini adalah tujuan yang sangat mulia.

Berikut 5 tips agar anak-anak kecanduan Al Quran yang bisa dipraktekkan oleh Ayah dan Bunda di rumah:

1. Berhenti Menyuruh Anak

Cara pertama yakni berhenti menyuruh anak untuk membaca Al-Qur’an. Artinya sebagai orangtua kita tidak hanya meyuruh anak tapi harus memberikan tauladan atau contoh yang baik kepada anak-anak terlebih dahulu.

Ayah bunda sebaiknya membaca Al Quran rutin setiap hari di hadapan anak-anak. Walau awalnya mereka cuek, tapi percayalah, mereka itu memperhatikan dan mulai menginstal dirinya bahwa inilah yang harus mereka lakukan juga.

2. Meluangkan Waktu untuk Membuat Halaqah Al-Qur’an

Buatlah agenda keluarga untuk membuat halaqah Al Qur’an. Setiap ba’da Shubuh atau Maghrib, misalnya, ayah bunda duduk dalam lingkaran, kemudian bergantian membaca Al-Qur’an.

3. Tadabbur Terjemahan Al-Quran

Agar anak-anaknya tertarik untuk mentadaburi Al-Qur’an, maka ayah bunda bisa mulai membiasakan tadabbur terjemahan Al Quran. Insya Allah setelah konsisten, anak-anak pun penasaran dan ingin mengikuti apa yang dilakukan ayah bunda mereka. Saat mereka mendengarkan tadabbur terjemahan Al Qur’an, anak-anak mulai mengerti makna dari ayat-ayat Al-Qur’an yang setiap hari mereka baca.

4. Mencoba Menghafal Al-Qur’an Bersama

Jika sebelumnya anak-anak biasa menghafal Al-Qur’an sendiri, maka untuk membuat anaknya tidak bosan untuk menghafal Al-Qur’an, maka Ayah bunda bisa mengajak anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an bersama-sama.

Agar ayah bunda pun mengetahui susahnya menghafal Al-Qur’an, dan bisa memahami apa yang anaknya lalui untuk menghafal Al-Qur’an.

5) Puji Anak Depan Suami

Untuk membuat minat anak semakin besar terhadap Al Qur’an, maka biasakan memuji setiap perkembangan anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an di depan ayahnya. Bunda biasakan sengaja memuji anak-anak di depan ayahnya, agar mereka merasa diakui dan semangatnya semakin besar untuk mempelajari Al Qur’an.

Yaps, intinya sebelum orangtua mengajak anak untuk cinta Al-Qur’an maka orangtua harus terlebih dahulu mencintai Al Qur’an, maka barulah lahir anak-anak pecinta Al Qur’an.

Selamat menjadi pendidik cerdas dan sholehah.

Selamat mencoba!

(*/Arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.