Berita Dunia Islam Terdepan

Mujahidin Asy-Syabaab membagikan hewan ternak zakat kepada penduduk Somalia

7

DENSOR (Arrahmah.com) – Al-Kataib Channel, stasiun TV lokal mujahidin Asy-Syabaab Somalia pada kembali merilis video pembagian zakat hewan ternak di Somalia. Video berdurasi 7 menit 13 detik tersebut mendokumentasikan kegiatan Diwan Zakat [Kantor Urusan Zakat] pemerintahan mujahidin Asy-Syabaab yang membagi-bagikan zakat berupa hewan ternak kepada penduduk muslim Somalia.

Pembagian hewan zakat dilaksanakan mujahidin Asy-Syabaab di kota Densor, propinsi Islam Bay dan Bakool. Ini merupakan pembagian zakat berupa hewan ternak untuk kali keempat secara berturut-turut. Pembagian zakat hewan ternak dimulai dari propinsi Islam Bay dan Bakool, dan akan disusul oleh propinsi Islam lainnya seperti Juba, Shabelle Bawah, Shabelle Tengah, Shabelle Bawah dan lainnya.

Diwan Zakat mujahidin Asy-Syabaab menjelaskan jumlah total zakat hewan ternak penduduk muslim Somalia pada tahun 1435 H ini diperkirakan mencapai 100.000 ekor. Hewan ternak zakat yang dibagikan kepada penduduk yang berhak menerimanya berupa unta, sapi dan kambing.

Al-Akh Abu Muhammad, ketua Diwan Zakat mujahidin Asy-Syabaab, dalam kata sambutannya menjelaskan bahwa pemerintahan mujahidin berhasil mengumpulkan hewan zakat di wilayah VIII propinsi Bay berupa 1700 ekor unta, 380 ekor sapi dan 16.000 ekor kambing.

“Kami saat ini berada di kota Densor. Dengan izin Allah kami akan membagi-bagikan hewan zakat kepada penduduk yang berhak menerimanya di kota Densor dan desa-desa sekitarnya, yang berjumlah 578 keluarga,” kata Abu Muhammad kepada wartawan.

Penduduk muslim Somalia menyambut gembira kegiatan pembagian zakat hewan ternak ini. Inilah indahnya pembayaran dan pembagian zakat oleh pemerintahan mujahidin Islam. Di negara Somalia yang tandus dan kering, penduduk muslim menerima zakat berupa hewan ternak dari pemerintahan mujahidin Asy-Syabaab. Sebuah prestasi yang tidak mampu dilakukan oleh rezim sekuler di sebuah negara yang tanahnya subur dan penuh dengan kekayaan alam. (muhib al majdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...