Jubir ISIS: Apapun makar orang-orang kafir, mujahidin di jalan Allah akan menang

48

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Juru bicara resmi Irak and Sham Islamic State (ISIS, Daulah Islam Irak dan Syam) Syaikh Abu Muhammad al-Adnani menampik sejumlah tuduhan palsu media massa mainstream terhadap ISIS. Beliau menegaskan serangan gencar media massa terhadap ISIS memiliki sejumlah tujuan jahat.

Hal itu ditegaskan oleh Syaikh Abu Muhammad al-Adnani dalam pesan audio berjudul “Cukuplah engkau memiliki Allah, wahai Daulah yang dizalimi“. Pesan audio ini dirilis oleh Yayasan Media Al-I’tisham, sayap media Daulah Islam Irak dan Syam (ISIS) pada pekan keempat September 2013 M.

Media massa yang berada dalam genggaman Yahudi, Nasrani, Syiah dan sekuler melancarkan kampanye serangan untuk mencitrakan ISIS dan mujahidin Islam lainnya secara buruk. Tak hanya melancarkan perang opini, musuh-musuh Islam juga melakukan berbagai upaya adu domba di tengah barisan mujahidin Suriah.

Beberapa kesatuan sekuler FSA berhasil “dibeli” oleh rezim Nushairiyah Suriah, Amerika dan Barat untuk memerangi ISIS dan mujahidin Islam lainnya di Suriah. Provokasi, kezaliman, penganiayaan dan serangan dilancarkan oleh milisi-milisi bayaran tersebut terhadap ISIS dan mujahidin Islam lainnya.

Konspirasi dan makar jahat bertubi-tubi dilancarkan oleh rezim Nushairiyah Suriah, rezim Syiah Irak, rezim komunis Rusia, Amerika, Israel, Barat dan boneka-boneka rezim Arab. Kendati demikian Syaikh Al-Adnani menegaskan dengan izin Allah kemenangan akan berada di tangan mujahidin Islam.

“Hendaklah semua pihak mengetahui, bahwa mujahidin adalah orang-orang yang akan mendapatkan pertolongan [kemenangan] dengan izin Allah Ta’ala. Tidak akan ada [konspirasi jahat musuh] yang akan mampu bertahan di hadapan mereka, tidak milisi-milisi boneka Shahwat dan tidak pula senjata-senjata mematikan [pemusnah massal].”

“Sesungguhnya barisan-barisan pasti akan terpisah [antara barisan Islam dan barisan kekafiran], dan barisan-barisan sekali-kali tidak akan terpisah kecuali dengan adanya ujian-ujian.”  

v isis 5

Syaikh Al-Adnani menyitir firman Allah dalam surat Al-Ankabut ayat 1 sampai 3. “Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”

Dan firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 140 sampai 142. “Jika kalian (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kalian dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.”

“Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantara kalian dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.