ISIS menyampaikan ucapan selamat Idul Adha 1434 H kepada umat Islam

40

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Mujahidin Daulah Islam Irak dan Syam menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Adha 1434 H kepada mujahidin dan umat Islam di seluruh dunia.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Yayasan Media Al-I’tisham, sayap media Departemen Informasi ISIS tersebut, ISIS juga menyampaikan kabar gembira kesuksesan operasi mujahidin ISIS di provinsi Shalahuddin, Irak. Serangan syahid tiga orang mujahid ISIS berhasil menewaskan Komandan Kompi Penjinak Bom provinsi Shalahuddin dan puluhan tentara.

Sehari setelahnya, sebuah helikopter tempur ditembak jatuh mujahidin dan puluhan tentara rezim Syiah Irak ikut tewas di tangan mujahidin ISIS dalam pertempuran di kawasan Sukariah, provinsi Shalahuddin.

Ucapan selamat hari raya Idul Adha kepada kaum muslimin

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada penutup para nabi, Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Laa ilaaha illa Allahu, Allahu akbar, Allahu akbar wa lillahi al-hamdu.

Kami mengucapkan selamat hari raya Idul Adha yang penuh berkah kepada umat kami, kaum muslimin yang tercinta. Kita berdoa kepada Allah semoga Allah mengembalikannya kepada umat Islam, di mana Allah telah melimpahkan nikmat-Nya kepada umat Islam, memberikannya kekuasaan dan membukakan baginya pintu-pintu keberkahan. Kita berdoa semoga Allah menyempurnakan nikmat-Nya kepada kaum muslimin, menaungi mereka, merahmati mereka dengan diterapkannya syariat-Nya dan membebaskan mereka dari peribadatan kepada thaghut-thaghut durjana kepada peribadatan kepada Rabb seluruh hamba, dari undang-undang kegelapan dan kerendahan hukum-hukum positif kepada sebaik-baik syariat yang diturunkan kepada manusia.

Orang yang bahagia pada hari raya Idul Adha saat ini adalah orang yang menolong agama-Nya di medan perjuangan dan Allah melihat kebaikan pada dirinya sehingga Allah dengan karunia-Nya membebaskannya dari api neraka dan dengan rahmat-Nya menempatkannya di dalam surga yang tinggi.

Kepada mujahidin yang melakukan ribath dan menjaga wilayah perbatasan kaum muslimin serta kepada umat Islam semuanya, kami mengucapkan: “Selamat bagi kalain atas hari-hari yang agung ini, semoga Allah menerima amal-amal shalih kami dan kalian, semoga setiap tahun kalian berada dalam kebaikan.”

Kami tidak lupa untuk menyampaikan kabar gembira kepada umat Islam dengan nikmat yang Allah limpahkan kepada putra-putra umat Islam sehingga mereka mampu menimpakan luka yang besar terhadap orang-orang Rafidhah musyrik di Irak pada hari-hari ini, sebagai balasan atas hukuman gantung terhadap sekelompok kaum muslimin yang ditawan dalam penjara-penjara rezim Shafawi Irak.

Kesatuan-kesatuan intelijen dan militer mujahidin di wilayah Baghdad, Selatan dan wilayah lainnya telah bangkit melakukan serangan setelah kebiadaban terakhir yang dilakukan oleh orang-orang Rafidhah tersebut. Allah memudahkan kepada mujahidin untuk sampai pada sasaran-sasaran serangan mereka meskipun orang-orang murtad [rezim Syiah Irak] telah memperketat pengamanan, melakukan mobilisasi besar-besaran dan memperkirakan kemungkinan serangan balasan dari para anak cucu generasi sahabat dan putra-putra mujahidin Daulah ISlam Irak dan Syam.

Sasaran-sasaran yang dipilih dari kalangan Rafidhah dan antek-anteknya di sepanjang dan selebar wilayah Irak akhirnya berhasil diserang. Kami akan merilis rincian operasi serangan ini dalam pernyataan-peryataan resmi berkala, dengan izin Allah ta’ala.

Operasi serangan ini sebelumnya telah didahului oleh serangkaian operasi berkwalitas yaitu “Operasi Memetik Tentara”, di mana mujahidin berhasil membunuh para pemimpin kekafiran di provinsi Shalahuddin. Tiga orang mujahid regu berani mati telah menyerang Markas Kompi Penjinak Bom di kota Tikrit. Mereka mengenakan rompi bom dan membawa senjata ringan serta granat, setelah mereka memarkir mobil penuh bom yang mereka kendarai di pintu gerbang Markas. Pertempuran sengit, ledakan bom rompi dan bom mobil tersebut telah menewaskan dan mencederai puluhan tentara, di antara Komandan Kompi Penjinak Bom di provinsi Shalahuddin, Kolonel Abdurrahman Khidir at-Thuwairi.

Sehari setelahnya mujahidin memukul mundur konvoi tentara dan polisi rezim Shafawi yang menyerbu dan berusaha memasuki kawasan Sukariah, dengan  dukungan pesawat-pesawat tempur. Pertempuran itu mengakibatkan puluhan tentara rezim tewas dan cedera, sebuah helikopter tempur ditembak jatuh dan penumpangnya yang berjumlah tujuh tentara tewas. Mereka juga mengalami kerugian besar pada kendaraan militer dan peralatan tempur. Segala puji bagi Allah Ta’ala atas pertolongan-Nya. Kita berdoa semoga Allah memberikan kemenangan kepada mujahidin dan kaum tertindas di muka bumi.

 

Ya Allah, kokohkanlah Daulah mujahidin di mana syariat-Mu diterapkan dan agama-Mu menjadi agama yang tertinggi, daulah di mana seorang muslim dimuliakan dan seorang kafir dan munafik dihinakan.

Ya Allah, kuatkanlah kekuatan mereka, hiburlah kesendirian mereka, jadilah Penolong dan Pelindung mereka, sesunggunya mereka menjadi kuat dengan pertolongan-Mu dan mereka tidak berjuang kecuali untuk menolong agama-Mu, wahai Rabb seluruh alam.

 

Kemuliaan hanyalah milik Allah, rasul-Nya dan kaum beriman akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya

 

Departemen Informasi

Daulah Islam Irak dan Syam

 

Sumber: Yayasan Media Al-I’tisham

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.