Berita Dunia Islam Terdepan

Abis shalat Subuh berjamaah yang dilanjut dengan kajian Riyadhus Shalihin, bapak...

2

Support Us

Abis shalat Subuh berjamaah yang dilanjut dengan kajian Riyadhus Shalihin, bapak-bapak komplek yang udah pada pensiun atau yang aktivitasnya mulai siang atau sore hari ngumpul bareng. Tapi nggak sambil ngopi, karena ini bulan Ramadhan.
.
“Ini gimana sih, ngumumin malem-malem. Emang nggak ada waktu lain? Nggak sesuai jadwal. Nggak bener, ini. Untuk urusan penting kayak gini, seperti kucing-kucingan. Curi-curi. Takut ketahuan curangnya?” Haji Tohir dongkol banget.
.
“Bener Pak Haji! Itu gimana sih KPU seperti takut ketahuan. Pake acara dadakan ngumumin. Bayangin, itu ampir jam dua pagi!” Haji Misnan ikut nimbrung.
.
Pak Agus, tapi karena beliau itu penjual durian yang sukses. Bos durian, lah. Jadi, sering dipanggil Gus Durian, ikut berkomentar, “Memang sih, itu baru pengumuman hasil rekapitulasi jumlah suara yang dihitung. Tetapi penetapan pasangan capres cawapres terpilih baru akan dilakukan tiga hari kemudian jika tak ada sengketa. Cuma, ya udah ketahuan sih. Pasti hasilnya begitu. Udah settingan kayak hasil Quick Count.”
.
Selain Haji Tohir, Haji Misnan, dan Gus Durian, masih ada lima orang lainnya yang ngumpul pagi itu. Pak RT Sidik, Haji Hanafi, Bang Badrun, Mas Paijo, dan Bang Faisal. Asik ngobrolin seputar keputusan KPU semalam.
.
Baca selengkapnya, swipe up link berita instastory @arrahmahcom
.
#pemilu #kecuranganpemilu #kpu #pilpres2019

Source

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah