Dialog Penduduk Akhirat Dalam Al-Quran, Terbanyak Memuat Antara Pemimpin Dengan Rakyat

4.248

Support Us

Oleh: Abu Fatiah Al-Adnani | Pakar Kajian Akhir Zaman

(Arrahmah.com) – Al-Quran memuat banyak peristiwa dan kejadian yang akan berlangsung di akhirat. Di luar gambaran nikmat surga atau adzab neraka, Al-Quran juga memuat percakapan manusia di sana, baik ketika masih berada di padang mahsyar, maupun ketika mereka sudah berada di surga atau di neraka.

Jika percakapan penduduk surga berisi kalimat thayyibah, ucapan keselamatan dan kenangan kenangan indah, maka percakapan penduduk neraka lebih banyak berisi umpatan, celaan, caci maki dan penyesalan. Al-Quran sendiri menggambarkan bahwa gaya bahasa penduduk neraka dengan ungkapan yashtharihun (يصطرخون), yang bermakna teriakan keras, lengkingan suara yang menggambarkan rasa sakit yang tiada terkira dan butuh segera bantuan agar ia terbebas dari siksaan.

Hal itu sebagaimana yang termuat dalam salah satu ayat:

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Duhai Rabb kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berbeda dengan yang telah kami kerjakan dahulu“.. ( Al-Fathir [35]: 37)

لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَهُمْ فِيهَا لَا يَسْمَعُونَ

Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar. (QS. Al-Anbiya [21]: 100)

Makna zafir dalam ayat di atas adalah rintihan suara yang keluar dari mulut penduduk neraka akibat nafas yang keluar seperti dalam kondisi tercekik. Dalam tafsir Jalalain disebutkan bahwa penduduk neraka itu terus merintih dan mereka tidak bisa mendengar suara lantaran gemuruh suara api neraka yang memekakkan telinga mereka.

Yang menarik adalah bahwa dialog penduduk neraka itu kebanyakan terjadi antara pimpinan dan anak buahnya, antara penguasa dan rakyatnya, antara orang-orang kuat dengan orang-orang lemahnya.

Di antaranya adalah sebagaimana yang termuat dalam beberapa ayat berikut:

Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong: “Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan daripada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja? Mereka menjawab: “Seandainya Allah memberi petunjuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadamu. Sama saja bagi kita, apakah kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri”. (QS Ibrahim [14]:21).

Juga dalam ayat lainnya:

وَإِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ فَيَقُولُ الضُّعَفَاءُ لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُنَّا لَكُمْ تَبَعًا فَهَلْ أَنْتُمْ مُغْنُونَ عَنَّا نَصِيبًا مِنَ النَّارِ ﴿٤٧﴾ قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا كُلٌّ فِيهَا إِنَّ اللَّهَ قَدْ حَكَمَ بَيْنَ الْعِبَادِ

Berita Terkait

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”
Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab: “Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka, karena sesungguhnya Allâh telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba-(Nya)”. [Ghafir/40:47-48].

وَقَالُوا رَبَّنَا إِنَّا أَطَعْنَا سَادَتَنَا وَكُبَرَاءَنَا فَأَضَلُّونَا السَّبِيلَا﴿٦٧﴾رَبَّنَا آتِهِمْ ضِعْفَيْنِ مِنَ الْعَذَابِ وَالْعَنْهُمْ لَعْنًا كَبِيرًا

Dan mereka berkata:”Ya Rabb kami, sesungguhnya kami telah mentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka adzab dua kali lipat dan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar”. [al-Ahzâb/33:64-68].

Pelajaran penting dari gambaran percakapan di atas

Tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan terbanyak dalam hubungan sosial manusia di dunia adalah hubungan antara atasan dan bawahan. Tidak satupun manusia di dunia ini melainkan mereka pernah menjadi atasan atau bawahan, menjadi pemimpin atau yang dipimpin, atau setidaknya menjadi mitra orang lain. Ini adalah konsekwensi hidup manusia sebagai makhluk sosial; makhluk yang tidak bisa hidup kecuali dengan berinteraksi dan menjalin hubungan dengan manusia lain.

Allah mengingatkan bahwa semua bentuk hubungan manusia di akhirat kelak akan berubah menjadi penyesalan dan kerugian, permusuhan dan pertikaian, kecuali mereka yang membangun hubungan tadi dengan ikatan iman dan ketakwaan. Allah berfirman:

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa. (Az-zukhruf [43]; 67)

Hari ini, di zaman fitnah yang meliputi seluruh dimensi kehidupan, kita akan menyaksikan banyaknya manusia yang bekerja bukan lagi dengan hati nurani dan akal fikirannya. Mereka bekerja seperti robot yang tidak memiliki hati dan perasaan.

Setiap kejahatan dan pelanggaran terhadap syari’at yang mereka lakukan, maka dengan mudah mereka berkilah; “Maaf, kami hanya melaksanakan tugas”, Kami bekerja sesuai tuntutan profesionalisme”.

Mereka sama sekali tidak mempertimbangan bahwa ikatan ketaatan mereka kepada sang majikan atau kepada system dimana mereka bekerja, akan berbuah penyesalan manakala Allah menghisab amal mereka.

Di sinilah sebagian besar manusia terjerumus dalam bentuk kesetiaan yang membabi buta kepada pemimpin, atasan atau mitra kerja mereka.

Dan pada akhirnya, hubungan, ikatan, dan kesetiaan yang dibangun antar mereka, kelak akan berbuah penyesalan dan kerugian yang berujung pada saling kutuk dan saling cela di antara mereka.

Dan dia (Ibrahim) berkata, “Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah, hanya untuk menciptakan perasaan senang di antara kamu dalam kehidupan di dunia (saja), kemudian pada hari kiamat sebagian kamu akan saling mengingkari dan saling mengutuk, dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sama sekali tidak ada penolong bagimu.” (Al-Ankabut [29]: 25)

(samirmusa/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Morrison risih dengan tuduhan kekejaman Australia di Afghanistan

MELBOURNE (Arrahmah.com) - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pada hari Sabtu (21/11/2020) bahwa temuan laporan bahwa pasukan khusus negaranya yang diduga menewaskan 39 tahanan tidak bersenjata dan warga sipil di…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Militan ISIS Menyatakan Bertanggung Jawab Atas Serangan Kabul

KABUL (Arrahmah.com) – Militan Islamic State (atau yang lebih dikenal dengan sebutan ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan 28 roket yang menewaskan 8 orang dan melukai 30 orang lainnya di Kabul (21/11/2020). ISIS menyatakan bahwa…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Berdalih dihujani roket Palestina, Zionis lancarkan serangan udara di Gaza

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza sebagai balasan atas roket yang ditembakkan dari Palestina ke dalam wilayahnya, militer Zionis mengklaim pada Minggu (22/11/2020). Tidak dilaporkan adanya…

Iklan