Berita Dunia Islam Terdepan

Bom mobil hantam penjara Kazhimiah, sedikitnya 30 sipir dan polisi Syiah Irak tewas

2

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Daulah Islam Irak dan Syam dalam pernyataan resminya pada Selasa, 14 Ramadhan 1434 H/23 Juli 2013 M menjanjikan akan merilis laporan operasi jihadnya selama empat bulan terakhir sebelum operasi penyerangan terhadap penjara Abu Ghuraib dan penjara Taji di Baghdad yang dilakukan pada Ahad, 12 Ramadhan 1434 H/21 Juli 2013 M.

Janji itu akhirnya ditepati oleh Daulah Islam Irak dan Syam di bulan Syawwal 1434 H. Secara berturut-turut Daulah Islam Irak dan Syam merilis laporan operasi jihadnya di sejumlah provinsi utama seperti Baghdad, Anbar, Diyala, dan Shalahuddin. Berikut ini laporan operasi jihad Daulah Islam Irak dan Syam di provinsi Baghdad selama bulan Rajab 1434 H seperti dirilis oleh Departemen Informasi Daulah Islam Irak dan Syam melalui situs-situs jihad internasional.

 

Daulah Islam Irak dan Syam

Selasa, 6 Syawwal 1434 H / 13 Agustus 2013 M

 

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

 

Laporan operasi-operasi militer yang berhasil didokumentasikan di provinsi Baghdad

 

Segala puji bagi Allah semata. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.

Berikut ini laporan sebagian operasi militer mujahidin Daulah Islam Irak dan Syam yang berhasil didokumentasikan di sebagian wilayah dalam provinsi Baghdad. Segala puji dan karunia milik Allah semata.

Sebagai pembalasan atas para syuhada’ penduduk Ahlus sunnah yang dihukum gantung oleh rezim Shafawi Irak, salah seorang ksatria pencari syahid berangkat untuk menargetkan apa yang dinamakan “Penjara Keadilan – dulu disebut Penjara Blok V” yang berada di wilayah penduduk Rafidhah, Al-Kazhimiah, wilayah di mana orang-orang Rafidhah secara sistematis melakukan hukuman gantung terhadap penduduk Ahlus sunnah.

Sang ksatria berangkat dengan mobil yang mengangkut sekitar dua ton bahan peledak, sementara wajah-wajah kehinaan para tawanan muslim Ahlus sunnah tidak pernah berpisah dengan perasaannya, jeritan para wanita muslimah yang diperkosa oleh sejahat-jahat dan sekeji-keji manusia di muka bumi tidak pernah berhenti mengiang di telinganya.

Allah Ta’ala memudahkan kepada saudara kita untuk melewati posko keamanan demi posko keamanan dan mencapai pintu gerbang utama penjara yang dijaga ketat tersebut. Ia tiba di lokasi pada jam sibuk pagi, di saat para pegawai dan penjaga keamanan penjara berbaris untuk memulai hari kerja mereka. Maka ia meluncur ke tengah mereka, meneriakkan takbir dan meledakkan bom mobil yang ia kendarai di tengah mereka. Para singa di dalam penjara pun menyambut seruan takbirnya dengan pekikan takbir dan tahlil.

Ledakan bom mobil itu menewaskan dan mencederai 30 penjaga pintu gerbang utama penjara serta merusakkan sebagian bangunannya. Selain itu ledakan juga menewaskan dan mencederai sejumlah pegawai penjara dan polisi rezim Shafawi Irak yang berbaris di depan pintu gerbang utama penjara serta menghancurkan sejumlah kendaraan mereka.

Segala puji bagi Allah semata atas taufik-Nya dan semoga Allah menerima pelaku serangan syahid dalam golongan syuhada’. Serangan ini dilakukan pada tanggal 30 Rajab 1434 H/9 Juni 2013 M.

 

Allahu akbar

Kemuliaan hanyalah milik Allah, rasul-Nya dan orang-orang beriman akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya

 

Departemen Informasi

Daulah Islam Irak dan Syam

 

Sumber: Yayasan Media Al-I’tisham

(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...