Pengamat prediksi anggota Front Persatuan Islam jauh lebih banyak dari Front Pembela Islam

0 2.277

JAKARTA (Arrahmah.com) – Para pengamat memprediksi jumlah anggota Front Persatuan Islam akan jauh lebih banyak dari Front Pembela Islam.

Sebagaimana diketahui setelah diumumkan Menko Polhukam Mahfud MD, Ormas Front Pembela Islam (FPI) resmi dibubarkan dan dilarang melakukan aktivitas sebagai organisasi.

Iklan

Atas keputusan yang diambil oleh pemerintah itu, Guru Besar UI Prof. Ronnie H Rusli memberikan tanggapan menohok.

Prof. Ronnie H Rusli berpendapat bahwa FPI sudah dibubarkan secara organisasi, sekarang melebur menjadi rakyat dan bisa bertambah besar.

“Sudah dibubarkan FPI secara organisasi. Sekarang setelah bubar bentuknya jadi “Rakyat” dan bisa bertambah besar karena “Rakyat” pendukungnya”, cuit Prof. Ronnie seperti dikutip dari akun twitter @Ronie_Rusli pada Rabu (30/12/2020).

Prof. Ronnie H Rusli juga menambahkan jika masih sebuah organisasi ada ketuanya dan apabila ada sebuah kesalahan atau pelanggaran bisa disalahkan ketuanya, kalau sudah jadi rakyat siapa yang akan disalahkan?

“Kalau ada organisasi ada ketuanya dan bisa disalahkan Ketua organisasi bernama FPI. Kalau rakyat siapa yg bisa disalahkan?? “Ini Pendapat”, tulis Prof. Ronnie.

Setelah FPI dibubarkan secara sepihak oleh pemerintah, sejumlah tokoh kemudian mendeklarasikan Front Persatuan Islam.

Tercatat ada sekitar 18 nama tokoh yang ikut mendeklarasikan Front Persatuan Islam, termasuk eks Ketua Umum FPI KH Shabri Lubis dan eks Sekretaris FPI Munarman.

Deklarasi Front Persatuan Islam disebut dilakukan untuk melanjutkan pergerakan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara Indonesia sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Kepada seluruh pengurus, anggota dan simpatisan Front Pembela Islam di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim dzalim maka dengan ini kami deklarasikan Front Persatuan Islam untuk melanjutkan perjuangan membela Agama, Bangsa, dan Negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” kata deklarator Front Persatuan Islam, Abu Fihir Alattas dalam keterangan resminya, Rabu (30/12). (rafa/arrahmah.com)

Iklan

Baca artikel lainnya...
Komentar
Loading...

Rekomendasi untuk Anda

Berita Arrahmah Lainnya