Berita Dunia Islam Terdepan

DKI Kaji Rencana Pembelajaran Tatap Muka Awal 2021

158

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tengah mengkaji rencana pembukaan pembelajaran tatap muka pada awal tahun 2021.

“Bidang pendidikan memang belum dibuka tapi sedang dalam proses kajian,” kata Riza usai silaturahmi di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, Jumat (20 November 2020), sebagaimana dilansir Teropong Senayan.

“Untuk tahun depan kita akan pelajari kembali sejauh mana dimungkinkan bisa belajar tatap muka,” kata Riza.

Menurut Riza, perlu upaya bersama, pemerintah, masyarakat dan tokoh agama untuk menekan penularan COVID-19 sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali dibuka secara tatap muka.

“Mudah-mudahan nanti pada waktunya dengan perjuangan kerja sama kita, kita terus sosialisasi menegakkan aturan termasuk melaksanakan 3M, mudah-mudahan COVID-19 terus menurun dan harapan kita ke depan anak-anak kita bisa sekolah kembali,” lanjutnya.

Menurutnya, ada harapan para siswa dan santri untuk bisa kembali ke sekolah. Pendidikan jarak jauh yang selama ini berlangsung dirasakan berat oleh para siswa, orang tua, dan juga guru.

Berita Terkait

Terkait kepastian sekolah tatap muka bisa dibuka Januari 2021, Riza mengatakan masih terus dikaji melihat kondisi perkembangan COVID-19 di DKI Jakarta.

Saat ini, lanjut Riza, jumlah zona merah di DKI Jakarta terus menurun, dari 66 rukun warga (RW), kini tersisa 20 RW yang masih berstatus zona merah per hari ini.

“Alhamdulillah zona merahnya sudah turun terus, terakhir di 20 RW yang ada, angka kesembuhan sudah terus meningkat dari 92,2 persen, angka kematian turun terus sampai 2,1 persen, testing kami sudah lima kali lipat dari standar WHO,” kata Riza.

Riza berjanji akan menginformasikan kapan DKI Jakarta akan membuka sekolah tatap muka pada Januari 2021 setelah mempelajari dan mengkaji kesiapannya.

“Nanti kita akan beritahu kapan dimulainya tatap muka, sejauh ini kita belum membuka pendidikan tatap muka, kita akan pelajari, kaji terus, untuk itu perlu kerja sama semuanya dengan masyarakat, pendidikan sekolah, pesantren semuanya agar ke depan kita memulai tatap muka,” terangnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.