FPI Heran TNI Urus Baliho, Itu Tugasnya Satpol PP

427

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Front Pembela Islam (FPI) mengaku heran dengan pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang menyebut penurunan baliho Imam Besar Habib Rizieq Syihab yang dilakukan personel TNIatas perintahnya.

“Sepengetahuan saya, TNI itu bagian pertahanan, urusannya ketika ada kekerasan di luar negeri atau kekerasan bersenjata di dalam negeri, atau ada ancaman keamanan. Dan respons saya, ya kaget saja, kaget dan bingung, TNI kok urusi baliho gitu,” kata Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar SH kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Aziz juga mempertanyakan keterlibatan TNI dalam pencopotan baliho imam besar FPI tersebut. Menurutnya, seharusnya hal ini menjadi wewenang Satpol PP Provinsi DKI Jakarta.

“Itu kan tugasnya Satpol PP, kan tugasnya aparat ketertiban. Sekarang apa tumpang tindih gitu biasa di republik ini, saya nggak tahu juga, ya,” ujarnya.

Menurut Aziz, meski spanduk yang diturunkan kembali dipasang, penertiban spanduk masih menjadi kewenangan Satpol PP.

Ia mengungkapkan pihak FPI memang ada yang memasang baliho. Namun dia tidak dapat memastikan bahwa semua spanduk dipasang FPI. Sebab, banyak simpatisan dan warga masyarakat yang juga ikut memasang.

Diketahui, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dubung Abdurrachman mengakui pencopotan baliho Habib Rizieq oleh sekelompok orang berbaju loreng dilakukan atas perintahnya.

Berita Terkait

Video pencopotan baliho yang diduga terjadi di Kelurahan Jatimakmur, Kota Bekasi, sempat ramai di media sosial.

“Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq itu perintah saya,” kata Dudung usai menggelar apel TNI persiapan Pilkada di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Politis Fadli Zon menanggapi pencopotan baliho Habib Rizieq yang dilakukan atas perintah Pangdam Jaya. Menurutnya, hal itu di luar kewenangan dan tugas TNI.

“Apa urusannya Pangdam Jaya memerintahkan mencopot baliho? Di luar kewenangan dan tupokso TNI,” kata Fadli Zon melaui akun twitternya, Jumat (20/11/2020).

Fadli Zon juga meminta pihak TNI tidak terseret ke dalam politik.

“Sebaikanya jangan semakin jauh terseret politik, kecuali mau hidupkan lagi “dwifungsi ABRI” imbangi “dwifungsi polisi,” lanjut Fadli Zon.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Sudah Swab Test, Habib Rizieq Dan Keluarga Negatif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Habib Rizieq Shihab dan keluarganya dipastikan negatif Covid-19 setelah melakukan swab test secara mandiri. Hal itu disampaikan oleh tim kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI), Azis Yanuar meneruskan pesan dari…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Turki kecam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki pada hari Sabtu (28/11/2020) mengutuk "pembunuhan keji" ilmuwan nuklir Iran dan menyerukan agar para pelaku serangan tersebut dimintai pertanggungjawaban. Kementerian luar negeri Turki juga mendesak "semua…

Gaza mengekspor minyak zaitun ke negara-negara Teluk untuk pertama kalinya

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Pertanian Palestina di Gaza mengumumkan bahwa mereka akan mengimpor minyak zaitun Palestina untuk pertama kalinya dari kantong yang terkepung, ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA). Berbicara kepada…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Iklan