Faksi-faksi oposisi bersiap untuk serangan besar di Idlib

692

Support Us

IDLIB (Arrahmah.com) – Setelah Turki menarik diri dari pos pengamatan di wilayah yang dikendalikan rezim, rezim Suriah dan Rusia meningkatkan serangan mereka di Idlib, meningkatkan kekhawatiran akan pertempuran besar yang akan segera terjadi.

Serangan udara Rusia yang disertai dengan pemboman yang dipimpin rezim Suriah telah meningkat di beberapa daerah di provinsi barat laut Idib sejak awal November, meskipun perjanjian gencatan senjata ditandatangani antara Rusia dan Turki pada Maret.

Peningkatan tersebut bertepatan dengan penarikan pasukan Turki dari beberapa pos pengamatannya di daerah yang dikuasai rezim di Suriah, sementara pada saat yang sama meningkatkan kehadiran militernya dengan mengerahkan beberapa konvoi militer ke berbagai wilayah Idlib, lansir Al Monitor (17/11/2020).

Selama beberapa hari terakhir, berbagai faksi bersenjata oposisi telah menargetkan pos-pos rezim di sisi selatan dan timur Idlib, menewaskan sejumlah tentara rezimdan tentara Rusia.

Berita Terkait

Serangan oposisi menyusul pernyataan 2 November oleh wakil kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Partai Oposisi di pangkalan udara Hmeimim di Latakia, Kolonel Alexander Grinkevich, yang mengatakan bahwa militan berencana untuk melakukan pemboman di daerah Idlib untuk melakukan pembalasan, melawan tentara Suriah yang menargetkan daerah berpenduduk.

Sementara itu, pemboman Rusia menargetkan kota dan desa Abedeta, Al-Bara dan Ehsim di wilayah Jabal Zawiya di selatan Idlib.

Grup Koordinasi Respons, sebuah organisasi kemanusiaan non-pemerintah yang bekerja di Idlib, mendokumentasikan pelanggaran oleh rezim Suriah dan Rusia antara 1 Oktober dan 8 November, mencatat 314 target darat, lima serangan udara dan empat serangan drone, dan melaporkan sekitar 25 korban sipil, termasuk 12 pria, dua wanita, tujuh anak dan empat pekerja kemanusiaan.

Kelompok ini juga mendokumentasikan penargetan fasilitas dan infrastruktur, termasuk fasilitas pendidikan, pasar populer, pusat pertahanan sipil, dan fasilitas layanan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Sudan akan menggali kuburan massal untuk mengidentifikasi jenazah

KHARTUM (Arrahmah.com) - Komite yang dibentuk di Sudan untuk menyelidiki orang hilang telah memutuskan penggalian kuburan massal untuk mengidentifikasi mayat dan menentukan penyebab kematian. Otopsi baru juga akan dilakukan. Menurut Kantor…

Militer Turki bersiap untuk mundur dari daerah strategis di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pada Selasa pagi (24/11/2020), sejumlah besar kendaraan memasuki area pos pengamatan Turki, yang dikepung oleh pasukan rezim Asad di area Rashideen 5 Aleppo. Menurut laporan dari provinsi Aleppo pada Selasa,…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Azerbaijan: Armenia ubah kota Aghdam menjadi puing-puing

AGHDAM (Arrahmah.com) - Penduduk Aghdam, yang diduduki Armenia selama 27 tahun, mengatakan pada Sabtu bahwa kota itu berubah menjadi kota yang hancur. Di Aghdam, tempat tentara Armenia mundur pada 20 November, hampir tidak ada bangunan…

Iklan