Utusan AS: Jumlah pasukan di Timteng disembunyikan dari Trump

425

Support Us

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Utusan AS untuk Suriah yang akan segera digantikan, James Jeffrey, mengatakan bahwa dia menyembunyikan jumlah pasukan AS yang sebenarnya dari Presiden Donald Trump, situs berita Defense One mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Jumat (13/11/2020).

“Kami selalu berusaha untuk tidak menjelaskan kepada kepemimpinan kami berapa banyak pasukan yang kami miliki di sana,” kata Jeffrey menurut artikel yang ditulis oleh koresponden keamanan nasional senior Defense One Katie Bo Williams.

“Jumlah pasukan sebenarnya di timur laut Suriah jauh lebih banyak daripada sekitar 200 tentara yang awalnya disetujui Trump untuk ditinggalkan di sana pada 2019,” Williams melaporkan dalam artikel tersebut.

“Apa itu penarikan Suriah? Tidak pernah ada penarikan Suriah. Ketika situasi di timur laut Suriah cukup stabil setelah kami mengalahkan ISIS, (Trump) cenderung mundur. Dalam setiap kasus, kami kemudian memutuskan untuk mengajukan lima argumen yang lebih baik mengapa kami harus tetap tinggal. Dan kami berhasil dua kali. Begitulah ceritanya,” Jeffrey juga mengungkapkan.

Menurut artikel tersebut, diplomat tinggi yang sangat anti-Trump itu juga secara mengejutkan memuji presiden yang akan keluar atas kebijakannya yang didasarkan pada pendekatan “politik nyata yang berhasil”.

Jeffrey mengundurkan diri bulan ini dari jabatannya sebagai perwakilan khusus AS dalam keterlibatan Suriah dan utusan khusus untuk koalisi global untuk mengalahkan Daesh, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengumumkan Senin (9/11).

Pompeo mengatakan Joel Rayburn, wakil asisten sekretaris untuk urusan Levant dan utusan khusus untuk Suriah, akan menggantikan Jeffrey sebagai perwakilan khusus untuk Suriah. Duta Besar Nathan Sales, koordinator Departemen Luar Negeri untuk kontraterorisme, telah ditunjuk sebagai utusan khusus koalisi anti-Daesh.

Jeffrey, mantan duta besar AS untuk Turki, ditunjuk sebagai orang penting Departemen Luar Negeri Suriah pada Agustus 2018, kemudian mengambil peran sebagai utusan khusus untuk koalisi Daesh pada Januari 2019. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Bom Motor Meledak, Tujuh Warga Jarabulus Terluka

JARABULUS (Arrahmah.com) – Sebuah sepeda motor bermuatan bahan peledak meledak di pusat kota Jarabulus, kota perbatasan utara Suriah yang dibersihkan dari kelompok militan Islamic State atau yang lebih dikenal dengan ISIS, oleh Turki dalam…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Habib Rizieq Akan Diperiksa Polisi, HRS Center: Tak Adil dan Politis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Rencana pemanggilan Habib Rizieq Syihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dinilai tidak adil dan terlihat politis terlihat Hal tersebut disampaikan Direktur Habib…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah