Pakistan – India bentrok, 12 tentara tewas di Kashmir

458

Support Us

MUZAFFARABAD (Arrahmah.com) – Pasukan Pakistan dan India bentrok lagi di daerah Himalaya, Kashmir. Tak kurang 12 orang tentara tewas, termasuk tiga tentara India dan satu tentara Pakistan, dan melukai sedikitnya 36 orang di kedua belah pihak, kata para pejabat Jumat (13/11/2020).

Para pejabat militer dan pemerintah Pakistan menuduh India memulai pertempuran dengan menembakkan roket dan mortar pada hari Jumat.

Akibat serangan itu dilaporkan lima warga sipil Pakistan dan puluhan lainnya, termasuk wanita dan anak-anak, terluka. Lima tentara Pakistan juga terluka dalam bentrokan itu, kata militer.

Kematian itu termasuk yang tertinggi yang dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir. Sardar Masood Khan, pemimpin Kashmir Pakistan, mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan komunitas dunia untuk memperhatikan kasus ini. Dia khawatir konflik akan berlanjut lebih luas.

“Jika permusuhan India tidak dihentikan, maka akan sulit juga untuk menghentikan perang antara Pakistan dan India,” katanya, sebagaimana dikutip dari Star Tribute pada Jamuat (13/11).

Raja Shahid Mahmood, seorang pejabat pemerintah di Kashmir Pakistan, mengatakan bahwa akibat serangan India beberapa rumah rusak.

Berita Terkait

“Orang-orang berlarian mencari keselamatan dan panik sebab India dengan sengaja menargetkan penduduk sipil,” katanya kepada The Associated Press. Penduduk desa bersembunyi di bunker saat baku tembak meningkat, katanya.

Mohammad Shabir, pemilik toko di desa perbatasan Chakothi, mengatakan para pejabat menutup pasar utama setelah roket menargetkan desa tersebut.

Di Srinagar, ibu kota Kashmir yang dikuasai India, tentara India mengatakan tiga tentaranya tewas dan tiga lainnya cedera. Menurut petugas polisi Mohammed Ashraf, tiga warga sipil India, termasuk seorang wanita, juga terbunuh oleh penembakan Pakistan.

Kolonel Rajesh Kalia, juru bicara militer India, menyalahkan Pakistan yang memulai bentrokan itu.

Ketegangan melonjak dimulai pada Februari 2019, ketika Pakistan menembak jatuh sebuah pesawat perang India di Kashmir dan menangkap pilotnya. Aksi tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas serangan udara pesawat India yang menargetkan militan di Pakistan.

India mengatakan serangan itu menargetkan militan yang bertanggung jawab atas pemboman bunuh diri yang menewaskan 40 tentara India di bagian Kashmir yang dikuasai India. (hanoum/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Saudi akan investasikan lebih dari $ 5 miliar untuk AI

RIYADH (Arrahmah.com) - Arab Saudi berencana untuk menginvestasikan lebih dari 20 miliar riyal ($ 5,3 miliar) untuk kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2030, Ketua Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan (SDAIA) Saudi Abdullah Bin Sharaf…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Rusia hentikan PBB daftar hitamkan milisi Libya

NEW YORK (Arrahmah.com) - Rusia pada Jumat (20/11/2020) menghentikan komite Dewan Keamanan PBB dari mendaftarhitamkan kelompok milisi Libya dan pemimpinnya atas pelanggaran hak asasi manusia. Rusia berceloteh ingin melihat lebih banyak…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Iklan