Ledakan di Jeddah lukai beberapa orang termasuk warga asing

299

Support Us

JEDDAH (Arrahmah.com) – Para pejabat mengatakan setidaknya tiga orang terluka ketika sebuah alat peledak menghantam upacara internasional untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I di sebuah pemakaman di kota Jeddah, Arab Saudi.

Beberapa negara memiliki perwakilan pada acara Rabu (11/11/2020) yang diadakan di pemakaman non-Muslim dan dihadiri oleh para diplomat asing, lansir Al Jazeera.

Beberapa jam setelah insiden itu, otoritas setempat mengatakan seorang warga negara Yunani dan seorang petugas keamanan Saudi terluka dalam apa yang mereka gambarkan sebagai serangan “pengecut”. Pemerintah Inggris mengatakan seorang warga Inggris juga menderita luka ringan.

Pernyataan Saudi yang disiarkan oleh kantor berita negara SPA mengatakan penyelidikan sedang dilakukan dan mengonfirmasi bahwa beberapa konsulat hadir.

Seorang pejabat dari Yunani, yang menolak disebutkan namanya, sebelumnya mengatakan ada “empat korban luka ringan, di antaranya satu orang Yunani”, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Televisi pemerintah Saudi, sementara itu, menyiarkan dari luar pemakaman dan mengakui bahwa telah terjadi serangan yang melibatkan alat peledak, tetapi menekankan bahwa situasi keamanan sekarang “stabil”.

Belum ada klaim tanggung jawab dan belum diungkap motif serangan.

Dalam pernyataan bersama oleh kedutaan besar Prancis, Yunani, Italia, Inggris dan Amerika Serikat -yang semuanya terkait dengan upacara peringatan- mengutuk serangan itu, menyebutnya “pengecut”.

“Serangan terhadap orang tak bersalah seperti itu memalukan dan sepenuhnya tanpa keadilan,” kata pernyataan itu, menambahkan bahwa mereka berjanji mendukung pemerintah Saudi saat mereka menyelidiki insiden tersebut.

“Upacara tahunan untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I di pemakaman non-Muslim di Jeddah, dihadiri oleh beberapa konsulat, termasuk dari Prancis, menjadi sasaran serangan IED [alat peledak improvisasi] pagi ini, yang melukai beberapa orang,” Kata kementerian luar negeri Prancis.

Prancis telah mendesak warganya di kerajaan untuk “waspada maksimum” di tengah ketegangan yang meningkat setelah penyerang bulan lalu, pemenggalan kepala seorang guru sekolah menengah Prancis yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelas.

“Secara khusus, buat keputusan bijaksana dan jauhi semua pertemuan dan berhati-hatilah saat beraktivitas,” kata pernyataan kementerian luar negeri, yang diedarkan kepada penduduk Prancis di Jeddah.

Kedutaan Prancis di UEA juga meminta warga Prancis untuk tetap waspada setelah serangan itu.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Gantz hadapi tekanan dari partainya untuk bubarkan Knesset

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Anggota Partai Biru dan Putih "Israel" menekan pemimpin mereka Benny Gantz, Menteri Pertahanan "Israel", dan Perdana Menteri Pengganti, untuk membubarkan Knesset dan memaksa negara itu memasuki pemilihan keempatnya…

Habib Hanif: Saat Ini Petamburan Kondusif, Mohon Doanya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Rabu (2/12/2020) yang digelar sejak jam 9 pagi hingga siang yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab, berlangsung dengan lancar. Namun pada sore harinya,…

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Lagi, seorang imam Masjid diserang orang tak dikenal

GARUT (Arrahmah.com) - Seorang Imam Masjid, Endang Rahmat (60), warga Kampung Rancamaya, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terluka parah akibat dianiaya orang tak dikenal. Peristiwa penganiayaan tersebut…

Hari Ini, Polisi Periksa Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Hari ini, Selasa (1/12/2020) Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akan diperiksa polisi sebagai saksi terkait dugaan pelangaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumuman massa di tengah…

Prancis Tutup Organisasi Anti Islamofobia

PARIS  (Arrahmah.com) – Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin pada Rabu (2/12/2020) mengumumkan pembubaran kelompok anti-rasis Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). “Sesuai dengan instruksi Presiden Republik, CCIF…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Habib Rizieq Akan Diperiksa Polisi, HRS Center: Tak Adil dan Politis

JAKARTA (Arrahmah.com) - Rencana pemanggilan Habib Rizieq Syihab (HRS) oleh Polda Metro Jaya dalam dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 dinilai tidak adil dan terlihat politis terlihat Hal tersebut disampaikan Direktur Habib…

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah