Macron Sebarkan Berita Palsu Gadis Muslim Dipaksa Bercadar

557

Support Us

PARIS (Arrahmah.com) – Presiden Prancis Emmanuel Macron dituduh menyebarkan berita palsu dengan menyatakan seorang anak Muslim berusia tiga tahun dipaksa menggunakan cadar dan dibesarkan dengan kebencian terhadap nilai-nilai Prancis.

Macron menggambarkan bagaimana anak-anak kecil di pinggiran kota dijauhkan dari anak-anak lawan jenis. Selain itu, ada ratusan orang dengan paham radikal bisa menyerang kapan saja dengan pisau.

“Kunjungi distrik di mana gadis kecil berusia tiga atau empat tahun mengenakan kerudung lengkap. Dipisahkan dari anak laki-laki, dan dari usia yang sangat muda, dipisahkan dari masyarakat lainnya, dibesarkan dalam kebencian terhadap nilai-nilai Prancis,” klaim Macron dalam sebuah surat kepada Financial Times.

Seperti dilansir dari Independent, Jumat (6/11/2020), Pemerintah Prancis telah melarang Muslim menggunakan burqa atau cadar sejak 2011, menyusul undang-undang kontroversial yang dijuluki sebagai larangan burqa. Tidak ada insiden yang tercatat atau foto anak-anak yang mengenakan burqa di Prancis.

Saat ini, Macron kembali mendapatkan tuduhan atas peningkatan islamafobia setelah serangan bertubi-tubi yang terjadi di Prancis. Menanggapi hal ini, Macron kembali mengeluarkan pernyataannya.

“Bicaralah dengan pemerintah yang dihadapkan di lapangan dengan ratusan individu yang teradikalisasi, yang kami khawatirkan, setiap saat, dapat mengambil pisau dan membunuh orang,” klaim Macron.

“Inilah yang diperjuangkan Prancis, melawan kebencian dan kematian yang mengancam anak-anak, tidak pernah melawan Islam,” kata Macron.

Financial Times menerbitkan surat Macron setelah ia mengeluhkan sebuah opini yang ditulis jurnalis perempuan Muslim. Jurnalis tersebut menuding Macron menyebarkan kebencian kepada Muslim. Artikel itu sendiri telah dihapus untuk ditinjau setelah pembaca menunjukkan ketidakakuratan data.

“Saya tidak akan mengizinkan siapa pun mengklaim Prancis, atau pemerintahannya, mendorong rasialisme terhadap Muslim,” sanggahnya.

Kendati demikian, klaim Macron ini, menurut seorang aktivis hak asasi manusia, Marwan Muhammad, tidak didukung dengan bukti apa pun. “Klaim Presiden tidak didukung oleh bukti apa pun,” katanya.

Nadia Henni-Moulai, seorang penulis Prancis terkemuka, berkata: “Macron menggunakan media Inggris untuk menyebarkan berita palsu tentang Muslim di Prancis. Dalam konteks yang sudah sangat tidak stabil, ini sangat tidak pantas untuk seorang kepala negara.”. (Hanoum/Arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

Ahrar Syam Angkat Pemimpin Baru

IDLIB (Arrahmah.com) – Kelompok perlawanan Suriah Ahrar Syam yang didukung Turki telah menunjuk pemimpin baru untuk mengakhiri krisis internal yang terjadi lebih dari sebulan lalu. Mengutip sumber dalam gerakan, laman Southfront.org…

Ucap Belasungkawa Kematian Ilmuwan Nuklir Iran, Taliban Kunjungi Kedubes Iran Di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) – Kedutaan Besar Iran di Qatar mengatakan sebuah delegasi Taliban telah tiba di gedung kedutaan pasca pembunuhan ilmuwan terkemuka program nuklir Iran. Delegasi yang berasal dari kantor politik Taliban datang untuk…

Aliyev puji peran Turki dan Rusia dalam mediasi Nagorno-Karabakh

BAKU (Arrahmah.com) - Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan pada Jumat (4/12/2020) menambahkan bahwa Turki dan Rusia memainkan peran penting terkait implementasi kesepakatan gencatan senjata. Berbicara melalui konferensi video pada…

Rusia dan rezim Asad tingkatkan serangan udara di Suriah tengah

HOMS (Arrahmah.com) - Angkatan udara Rusia dan rezim Suriah telah meningkatkan kehadiran udara mereka di Suriah tengah minggu ini, saat pesawat tempur mereka telah meluncurkan lusinan serangan udara terhadap posisi ISIS di wilayah provinsi…

Tentara Aljazair tewas dalam bentrokan dengan militan

JIJEL (Arrahmah.com) - Tentara Aljazair tewas pada Rabu (2/12/2020) dalam bentrokan dengan kelompok Islam bersenjata di timur laut negara itu, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan. Lelmaya Sifeddine tewas "dalam bentrokan…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Habib Hanif: Saat Ini Petamburan Kondusif, Mohon Doanya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Rabu (2/12/2020) yang digelar sejak jam 9 pagi hingga siang yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab, berlangsung dengan lancar. Namun pada sore harinya,…

Parlemen Eropa keluarkan resolusi untuk memeras Aljazair

ALJIR (Arrahmah.com) - Kepala Gerakan Masyarakat Aljazair untuk Perdamaian Abderrazak Makri mengatakan bahwa Parlemen Eropa berusaha memeras negaranya dengan mengeluarkan resolusi tentang situasi hak asasi manusia di Aljazair. Ini muncul…

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah