Dua Warga Turki Dijadikan Pahlawan Dalam Serangan Wina

588

Support Us

WINA (Arrahmah.com) – Dua warga Turki membantu menyelamatkan dua wanita dan seorang polisi Austria yang terluka dalam serangan mematikan di Wina, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada Selasa (3/11/2020).

Recep Tayyip Gultekin berkata bahwa dia bersama temannya Mikail Ozer berada di pusat kota Wina ketika kejadian tersebut. Dia mengatakan, mereka menuju ke arah keributan dan melihat seorang pria bersenjata menembak seorang warga sipil yang lewat. Gultekin kemudian membantu wanita yang terluka itu.

“Setelah saya membawa wanita itu ke restoran terdekat, pelaku penyerangan itu mengarahkan senjatanya ke arah saya,” kenangnya seperti dikutip dari Anadolu Agency (3/11).

Dia menjatuhkan diri ke tanah untuk menghindari ditembak oleh pria bersenjata itu. Akibatnya kakinya terluka terkena tembakan.

“Kami masuk ke mobil teman saya dan pergi ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian itu,” lanjutnya.

Gultekin mengatakan, belakangan, mereka melihat seorang petugas polisi terluka akibat bentrokan itu.

Berita Terkait

Melihat bahwa tim medis tidak dapat mendekati tempat kejadian karena konflik, Gultekin mengatakan dia dan temannya membawa petugas tersebut ke ambulans.

Mereka juga membantu seorang wanita tua di tempat kejadian untuk pindah ke lokasi yang aman, katanya.

“Saya tidak ingin pergi ke rumah sakit karena luka di kaki saya tidak sebesar itu,” katanya, meskipun tim medis dengan ambulans menawarkan untuk membawanya ke sana. Namun setelah situasinya sudah lebih tenang, dia akhirnya pergi ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan.

Aksi heroik kedua imigran Turki tersebut, langsung mendapat sambutan dari Presiden Turki Erdogan yang melakukan video call langsung dengan mereka pasca kejadian mereda.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pun tidak lupa memuji mereka termasuk Ozan Ceyhun, duta besar Turki di Wina, yang menyebutkan mereka dalam akun Twitternya: “Pahlawan serangan Wina: dua pria menyelamatkan petugas polisi yang terluka.”

Kedua pemuda ini dikenal sebagai petarung MMA yang telah cukup lama berlatih dan bertarung di Austria. (Hanoum/Arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Lembaga donor internasional siap topang Afghan dengan miliaran dolar

JENEWA (Arrahmah.com) - Puluhan lembaga donor mulai menjanjikan miliaran dolar sebagai bantuan bagi Afghanistan dalam konferensi yang digelar di Jenewa hari Selasa (24/11/2020), dengan harapan negosiasi damai yang dibangun antara pemerintah…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Iklan