Disebut biang virus Corona, umat Islam New Delhi Timur jual rumah dibawah harga

284

Support Us

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Lebih dari tujuh bulan setelah kerusuhan, penjarahan, vandalism, dan pembunuhan terhadap Muslim dan properti mereka di wilayah timur New Delhi, dilaporkan masih ada pelecehan dan penghinaan terhadap warga muslim India di lingkungan tersebut.

Sebulan lalu, keluarga Fiza (14) menjual rumah mereka di Shiv Vihar agar mereka bisa pindah ke lokasi yang lebih aman dan terlepas dari tuduhan sumber virus Corona. Namun mereka harus menjual harga propertinya di bawah rata-rata pasar.

Sebelumnya untuk properti sekelas mereka dihargai Rs 20 lakh akan tetapi sekarang hanya dihargai Rs 12 lakh saja.

Menurut mereka hilang sejumlah Rs 8 lakh tidaklah mengapa daripada harus berada di lingkungan Shiv Vihar yang penuh pelecehan.

“Umat Hindu di wilayah kami mempersulit kehidupan sehari-hari kami sejak kerusuhan,” kata ibu Fiza, Nasreen (ket: bukan nama sebenarnya), “Mereka selalu menciptakan masalah ketika kami berjalan melewati mereka. Mereka biasa menyebut kami ‘virus corona’ dan menutup mulut mereka.”

Fiza dibesarkan di wilayah itu dan sangat kecewa ketika keluarganya pindah. Pertama, karena dia senang sekali dengan rumahnya dan kedua, karena tidak ada teman dekatnya yang datang mengunjunginya ketika dia pergi.

“Mereka bersikap seolah-olah tidak mengenal kami. Padahal biasanya kami bermain Holi bersama, merayakan Idul Fitri Bersama, dan pergi ke sekolah bersama. Bagaimana mereka bisa melupakan semua itu?” dia bertanya, seperti dikutip dari The Wire India pada Jumat (30/10/2020), “Ketika mereka melihat kami mengosongkan rumah, mereka membanting pintu dengan keras.”

Menurut Nasreen, lingkungan itu dulunya tempat yang menyenangkan sampai sebelum datangnya kerusuhan.

Berita Terkait

Seperti keluarga Fiza, Irfan (36) telah menjual sebagian propertinya dengan kerugian Rs 4 lakh.

“Anak-anak kami ketakutan sejak mereka menyaksikan kerusuhan. Mereka tidak bisa keluar rumah karena ketakutan,” ungkap Irfan.

Menjadi sasaran kekerasan dan dirugikan secara finansial akibat kerusuhan, keluarga Irfan akhirnya menerima penjualan properti mereka dengan harga lebih rendah karena membutuhkan uang agar dapat segera pindah dari sana.

Menurut agen perumahan Mohammed Rizwan, yang telah bekerja di Shiv Vihar selama 17 tahun, sekitar 50 keluarga muslim telah menyatakan menjual rumah mereka sejak kerusuhan tersebut. Meskipun mereka bukan orang kaya, mereka tidak memperdebatkan penawaran yang di bawah harga pasar. Ridwan memahami ini sebagai konsekuensi langsung dari kerusuhan.

“Penjual Muslim yang datang kepada saya ingin menjual properti mereka dan pindah ke Mustafabad, untuk hidup di antara komunitas muslim,” kata Rizwan.

Farhana Khan, korban sekaligus saksi penghinaan terhadap umat Islam, mengklaim bahwa umat Hindu di lingkungan itu dengan sengaja meneriakkan “Jai Shri Ram” tepat setelah adzan Maghrib setiap hari Selasa selama lebih dari sebulan.

Selain itu, beberapa wilayah di Shiv Vihar kini telah diberi gerbang. Pemasangan gerbang ini diprakarsai oleh mayoritas Hindu di daerah tersebut. Warga muslim, yang umumnya hanya dua atau tiga keluarga, dilaporkan kerap dikunci. Gerbang baru dibuka ketika mereka memohon untuk masuk ke wilayah tersebut.

Meski dilecehkan, Farhana terus meminta umat Islam untuk tetap tinggal di Shiv Vihar. “Mengapa kita harus pergi? Apa yang telah kita lakukan? Jika kita teruskan seperti ini, umat Islam akan menghilang dari Shiv Vihar,” katanya. (hanoum/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (25/11/2020) dini hari WIB. Informasi awal Edhy ditangkap di kantornya usai kunjungan kerja ke Amerika…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Iklan