Anaknya Disuruh Menggunakan Jilbab Di Sekolah, Sebagian Warga Mesir Marah

499

Support Us

KAIRO (Arrahmah.com) – Kontroversi baru-baru ini muncul di Mesir setelah seorang gadis berusia 13 tahun dipaksa mengenakan jilbab di sekolahnya di provinsi Sharqia. Kasus ini pun terjadi serupa di seluruh negeri dan menyebabkan sebagian warga Mesir marah.

Lamia Loutfi, ibu gadis Muslim dan manajer program di New Woman Foundation, sebuah lembaga hak asasi manusia yang berbasis di Kairo, mengajukan pengaduan pada 21 Oktober terhadap guru sekolah atas upaya mereka untuk memaksa anak perempuan, termasuk putrinya, memakai hijab.

Seperti diwartakan Al-Monitor, Jumat (30/10/2020), Loutfi terkejut mendengar putrinya mengatakan kepadanya bahwa pejabat sekolah telah memaksa gadis-gadis itu untuk mengenakan jilbab.

Loutfi lalu menghubungi sekolah dan direktur sekolah membenarkan apa yang dikatakan putrinya kepadanya. Menurutnya, semua gadis diwajibkan mengenakan jilbab di sekolah sebagai bagian dari seragam mereka dan bebas untuk melepasnya ketika mereka pergi.

Ketika Loutfi mengancam akan mengajukan pengaduan terhadap sekolah tersebut, direktur sekolah mengatakan dia bersikukuh tidak akan mengizinkan putri Loutfi masuk ke kampus sekolah kecuali dia mengenakan jilbab.

Berita Terkait

“Mereka mengatakan kepada saya, ‘Lakukan tindakan apa pun yang Anda inginkan. Kami tidak akan mengizinkan gadis itu masuk sekolah jika tidak menggunakan jilbab,” kata Loutfi.

Pada 21 Oktober, Dewan Nasional Wanita mengajukan keluhan tersebut kepada Menteri Pendidikan Tarek Shawki.

Kamal Mughith, seorang pakar urusan pendidikan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Nasional, mengutuk upaya memaksa anak perempuan mengenakan jilbab di sekolah.

Berbicara kepada Al-Monitor, Mughith menekankan “Jilbab harus menjadi masalah pribadi yang perlu diputuskan oleh anak perempuan, bukan kewajiban dengan dalih seragam sekolah.”

Sementara itu, New Woman Foundation mengedarkan petisi yang melarang siswi mengenakan jilbab. Petisi ini ditandatangani oleh puluhan institusi dan tokoh masyarakat.

Petisi tersebut menekankan kewajiban negara untuk menjamin hak-hak perempuan dan anak atas kewarganegaraan tanpa diskriminasi atas dasar gender atau agama. (hanoum/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Pejabat Zionis: Dunia harus berterima kasih pada "Israel" atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Seorang pejabat "Israel" yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada New York Times pada hari Sabtu (28/11/2020) bahwa dunia harus berterima kasih kepada negaranya atas pembunuhan sosok yang diduga dalang…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Polda Metro Resmi Panggil Habib Rizieq Shihab Selasa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Polda Metro Jaya memanggil Habib Muhammad Rizieq Shihab pada Selasa (1/12/2020). Pemanggilan Habib Rizieq terkait dengan kerumunan massa dan simpatisan FPI dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

MERC Sayangkan Sikap Walikota Bogor Intervensi RS yang Tangani Habib Rizieq

BOGOR (Arrahmah.com) -  MER-C menyayangkan sikap Walikota Bogor Bima Arya yang melakukan intervensi terhadap pihak rumah sakit yang menangani Habib Rizieq Shihab. Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam keterangannya, Sabtu…

Iklan