Tokoh Muslim Eropa Kutuk Tidakan Anti-Islam Prancis

189

Support Us

PARIS (Arrahmah.com) – Dalam siaran pers yang dikeluarkan pada Rabu (28/10/2020), berbagai tokoh kunci Islam dari sekitar Eropa mengutuk tindakan kejam Prancis terhadap Muslim dan sentimen anti-Muslim yang meningkat di negara tersebut.

“Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, mengutuk penghinaan berulang terhadap Nabi Muhammad. Ini sudah melewati garis merah, ini penghinaan umat Islam di seluruh dunia,” ujar pernyataan yang ditandatangani 69 tokoh muslim seperti dikutip oleh TRT World, Rabu (28/10).

Pernyataan tersebut menyebutkan beberapa tindakan Perancis terhadap warga Muslimnya, antara lain: penutupan masjid, sekolah, bisnis, dan upaya untuk membubarkan organisasi masyarakat sipil, seperti kelompok anti Islamofobia CCIF dan badan amal kemanusiaan, BarakaCity.

Menurut tweet oleh Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin; “Asosiasi BarakaCity dibubarkan di Dewan Menteri pagi ini [28 Oktober 2020] karena diduga menghasut kebencian, menjalin hubungan dengan gerakan Islam radikal, merasa senang dan membenarkan tindakan teroris.”

Berita Terkait

Siaran pers, yang ditulis sebelum tweet Darmanin, mempertanyakan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Darmanin yang irasional dan agresif serta sengaja menargetkan komunitas minoritas.

“Sudah ada laporan bahwa dua wanita Muslim ditikam di dekat Menara Eiffel pada 21 Oktober 2020 dalam serangan Islamofobia. Namun insiden seolah-olah hampa,” ujar pernyataan itu yang menyesalkan tidak adanya reaksi dari pemerintah Prancis atas kejadian tersebut.

Selain itu, Siaran pers itu juga mempertanyakan kebijakan Darmanin yang melakukan penggrebekan dan penangkapan muslim yang tidak terkait tindakan kriminal apa pun. Menurut siaran pers, pemerintah Perancis telah mempolitisasi polisi dan unsur pemerintahan lainnya untuk mengintimidasi warga Muslim yang tidak bersalah.

Pada catatan terakhir, dikatakan “Kami menyerukan kepada pemerintah Prancis untuk mengakhiri kampanye permusuhan terhadap Muslim dan menjalankan tugas mereka sesuai hukum. Muslim di Prancis harus diberikan hak yang dijamin sepenuhnya tanpa menghadapi penindasan negara.” (Hanoum/Arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Turki: Kami beda dalam 2 hal dengan AS

ANKARA (Arrahmah.com) - Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kemarin (22/11/2020) mengungkapkan poin ketidaksepakatan yang paling menonjol antara negaranya dan Amerika Serikat. "Apakah Joe Biden tiba di Gedung Putih atau…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Ratusan Ribu Orang Iringi Pemakaman Ulama Kharismatik Pakistan

LAHORE (Arrahmah.com) – Ratusan ribu pelayat menghadiri pemakaman ulama kharismatik Pakistan Khadim Hussain Rizvi (54) di kota Lahore meski pemerintah melarang perkumpulan publik karena pandemi Covid-19, Sabtu (21/11/2020). Rizvi…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Iklan