Wahdah Islamiyah Seru Boikot Produk Prancis

292

Support Us

MAKASSAR (Arrahmah.com) – Wahdah Islamiyah mengutuk keras tindakan penistaan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan agama Islam yang terjadi di Prancis, termasuk kecaman kepada Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang belakangan mengeluarkan pernyataan dukungan akan tindakan penistaan itu.

“Kecintaan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam adalah bagian dari keislaman yang melekat pada diri muslim,” demikian surat pernyataan Wahdah Islamiyah yang ditandatangani langsung ketua umumnya, Muhammad Zaitun Rasmin, Selasa (27/10/2020), sebagaimana dilansir VIVA.

Surat tersebut juga menjelaskan bahwa kejadian beberapa waktu lalu itu, terutama di negara Prancis, di mana penistaan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam menjadi marak dan menjadi fenomena umum.

“Sungguh merupakan hal sangat memicu kemarahan kita sebagai kaum Muslimin yang sangat mencintai nabinya yang mulia Shallallahu ‘alaihi wassalam,” lanjutnya.

Tujuh poin pernyataan sikap yang dilayangkan ormas nasional yang berkantor di Kota Makassar itu, yang berisi kecaman terhadap setiap bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam, kapan dan di mana pun serta siapa pun, termasuk yang terjadi di Prancis beberapa waktu lalu yang didukung Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Wahdah meminta pemerintah Prancis serta semua pihak yang terlibat untuk segera menghentikan penghinaan ini, di mana provokasi keji ini sangat berpotensi memicu tindak kekerasan yang telah mereka rasakan sendiri.

Berita Terkait

Wahdah juga mendesak pemerintah Indonesia untuk segera memulangkan Duta Besar Prancis dan menutup kedutaan besarnya di Jakarta.

Wahdah mengimbau kepada segenap anggota, kader, dan simpatisan serta seluruh umat Islam untuk memboikot produk Prancis dan semua yang mendukungnya dalam penghinaan pada Baginda Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Wahdah juga menyeru kepada kaum Muslimin internasional untuk menjadikan peristiwa itu sebagai momentum semakin meningkatkan persatuan dan persaudaraan umat Islam sedunia, karena kekuatan untuk membela dan mempertahankan kehormatan Islam dengan izin Allah Ta’ala terletak pada persatuan dan kesatuan kaum muslim.

“Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk meningkatkan pengkajian dan internalisasi sirah nabawiyah (kitab-kitab berisi kisah Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam dan para sahabat yang mulia) yang akan menjadi sebab utama aktualisasi perilaku beragama Islam yang semakin baik dan indah,” bunyi surat itu lagi.

Wahdah juga menyerukan kepada semua pihak di Indonesia untuk menjaga suasana kondusif hubungan antar umat beragama dan menghindari upaya provokatif terutama dalam konteks umat Islam dan Nabinya tercinta Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam. Di mana kaum Muslimin siap mempertaruhkan nyawa untuk membela kehormatan Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Ucap Belasungkawa Kematian Ilmuwan Nuklir Iran, Taliban Kunjungi Kedubes Iran Di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) – Kedutaan Besar Iran di Qatar mengatakan sebuah delegasi Taliban telah tiba di gedung kedutaan pasca pembunuhan ilmuwan terkemuka program nuklir Iran. Delegasi yang berasal dari kantor politik Taliban datang untuk…

Pasukan keamanan Irak mulai ditempatkan di Sinjar

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Pasukan keamanan Irak pada Selasa mulai melaksanakan rencana penempatannya di pusat distrik Sinjar di provinsi Niniwe utara. "Rencana untuk mengerahkan pasukan keamanan di pusat Sinjar telah dilaksanakan oleh…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Trump soal pembunuhan Fakhrizadeh: Pukulan telak untuk Iran

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Presiden AS Donald Trump me-retweet postingan seorang jurnalis "Israel", yang merupakan ahli di dinas intelijen "Israel", Mossad, tentang pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh di Teheran pada hari…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Pria ini berjalan kaki dari Afrika ke Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Shahid Bin Yusef Takala, seorang dosen universitas Afrika Selatan, telah berjalan dari Cape Town ke Masjid Al-Aqsa Yerusalem dan berencana untuk melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki ke Madinah dan Mekah…

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Iklan