Prancis peringatkan warganya di Turki untuk tetap waspada dan menghindari tempat umum

364

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Kedutaan Besar Prancis di Turki telah mengeluarkan peringatan bagi warga Prancis di negara itu untuk tetap waspada dan menghindari tempat-tempat umum, di tengah meningkatnya ketegangan dan krisis diplomatik antara kedua negara.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di akun Twitter resminya, kedutaan mengatakan: “Karena konteks lokal dan internasional, penduduk Prancis atau yang melewati Turki disarankan untuk sangat waspada saat bepergian dan khususnya untuk menghindari pertemuan atau demonstrasi di tempat umum.”

Peringatan kedutaan muncul ketika hubungan antara Ankara dan Paris menjadi semakin tegang karena sejumlah masalah, termasuk pihak lawan mereka di Mediterania Timur di mana Prancis mendukung Yunani melawan hak maritim Turki, dan di Libya di mana Turki mendukung pemerintah yang didukung PBB melawan Jenderal Khalifa Haftar yang didukung Prancis.

Ketegangan semakin diperburuk bulan ini ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mulai meluncurkan kampanye sengit melawan apa yang disebutnya “separatisme Islam” dan menindak organisasi non-pemerintah Muslim di negara itu. Macron juga menolak untuk mengutuk kartun penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dirilis, menyatakan bahwa Prancis tidak akan menyerah membuat karikatur berdasarkan kebebasan berekspresi.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menanggapi dengan mengatakan Macron menderita masalah kesehatan mental dan “membutuhkan perawatan pada tingkat mental,” bertanya: “Apa lagi yang bisa dikatakan kepada kepala negara yang tidak memahami kebebasan berkeyakinan dan berperilaku seperti ini kepada jutaan orang yang tinggal di negaranya yang merupakan anggota dari agama yang berbeda?”

Berita Terkait

Menanggapi pernyataan Erdogan, Prancis menarik duta besarnya dari Turki pada Sabtu.

Tindakan keras pemerintah Prancis terhadap komunitas Muslim Prancis dan desakannya untuk menerbitkan kartun telah dipandang sebagai penghinaan oleh banyak Muslim di seluruh dunia dan telah mendorong seruan untuk memboikot produk dan merek Prancis.

Beberapa negara mayoritas Muslim telah memulai boikot itu di tingkat non-pemerintah, seperti di Kuwait dan Qatar, sementara Erdogan secara resmi menyerukan boikot di Turki dalam pidatonya.

Akibatnya, Kementerian Luar Negeri Prancis mendesak negara-negara Timur Tengah untuk mencegah boikot terjadi dan menghentikan protes terhadap pemerintah Prancis.

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

Fadli Zon: Ada Otak Kotor yang Tidak Suka Anies dan Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Imam Besar FPI Habib Rizieq oleh pihak kepolisian. Ia menilai, pemanggilan kedua tokoh tersebut lantaran…

Satu tentara tewas dalam serangan bom ranjau di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Ledakan ranjau di wilayah Karabakh Atas menewaskan satu tentara Azerbaijan dan juga melukai seorang tentara Rusia, kata pejabat militer Rusia, Senin (23/11/2020). Ledakan itu terjadi di wilayah Suqovusan di…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Jerman Waspadai Penyebaran Islam

BERLIN (Arrahmah.com) – Organisasi bantuan Islamic Relief Deutschland (IRD) di Jerman saat ini sedang tersudut. Pernyataan sebagian anggota dewan eksekutif yang berempati kepada Ikhwanul Muslimin memaksa IRD melakukan pembersihan di jajaran…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

Lima napi tewas setelah pelarian diri massal dari penjara Libanon

BEIRUT (Arrahmah.com) - Pihak berwenang di Libanon telah melancarkan operasi pengejaran setelah hampir 70 narapidana melarikan diri dari penjara setelah mendobrak pintu sel mereka dan menyerang penjaga penjara. Pembobolan penjara massal…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Iklan