Berita Dunia Islam Terdepan

Emir baru Kuwait tunjuk Sheikh Meshaal sebagai putra mahkota baru

224

Support Us

KUWAIT (Arrahmah.com) – Penguasa baru Kuwait Emir Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah pada hari Rabu (7/10/2020) menunjuk Sheikh Meshaal al-Ahmad al-Jaber al-Sabah, saat ini wakil kepala Pengawal Nasional, sebagai putra mahkota negara Teluk tersebut.

Pemilihan Sheikh Meshaal, yang harus disetujui oleh parlemen negara Teluk Arab, “diberkati oleh keluarga Al-Sabah,” kantor berita negara KUNA mengutip pernyataan dari kantor emir.

Sebelumnya, dua anggota keluarga penguasa Kuwait memposting pesan di Twitter yang berjanji setia kepada Sheikh Meshaal sebagai putra mahkota.

Sheikh Nawaf mengambil alih kekuasaan setelah kematian saudaranya Sheikh Sabah al-Ahmad pekan lalu, pada saat ketegangan antara tetangga Kuwait yang lebih besar, Arab Saudi dan Iran, dan ketika pemerintah mencoba menopang keuangan yang tertekan oleh harga minyak yang rendah dan pandemi virus corona.

Para diplomat dan analis mengatakan bahwa karena gaya dan usianya yang rendah, Sheikh Nawaf, 83, dapat mendelegasikan sebagian besar tanggung jawab kepada ahli warisnya, yang harus bertindak cepat untuk menangani masalah domestik.

Berita Terkait

Lahir tahun 1940, Sheikh Meshaal adalah adik dari almarhum emir yang meninggal Selasa lalu. Dia telah menjadi wakil kepala Garda Nasional sejak 2004. Dia sebelumnya menjabat sebagai kepala dinas keamanan dan di kementerian dalam negeri.

Berbicara kepada Al Jazeera sebelum pengumuman tersebut, Dania Thafer, direktur dari Forum Internasional Teluk, mengatakan bahwa tidak seperti kandidat lain yang diduga untuk peran tersebut, Sheikh Meshaal “tidak memiliki dugaan skandal dan kontroversi”.

“Dia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Emir Sheikh Nawaf al-Ahmad al-Sabah, dan dipandang memiliki hubungan baik dengan tetangga seperti Arab Saudi dan UEA,” kata Thafer.

“Dia juga orang yang menemani almarhum emir ke AS untuk perawatan medis,” tambahnya.

Ketua parlemen negara itu mengatakan jika emir mengumumkan putra mahkota pada Rabu (7/10), maka anggota parlemen akan memberikan suara pada pilihannya esok, hari terakhir masa jabatan parlemen. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah