Berita Dunia Islam Terdepan

Petinju Kerdil Terkenal Asal Inggris Masuk Islam

327

Support Us

LONDON (Arrahmah.com) – Aiden Henry atau lebih dikenal Likke Man (26), petinju kerdil terkenal Inggris, menyatakan keislamannya beberapa jam menjelang pertandingan tinjunya, Sabtu (26/9/2020).

Didampingi Junaid, Huzaifah, dan sejumlah teman serta seorang ustadz, sebagaimana dilansir Bitchute.com (26/9), Likke Man bersyahadat di sebuah kamar hotel di London Selatan sebelum dia bertanding melawan Salim Chiboub, petinju asal Aljazair.

Dalam pertandingan tinju dunia Wicked n Bad, Likke Man mengalahkan Salim TKO pada ronde ke 6.

Likke Man sebelumnya dikenal sebagai seorang mantan narapidana yang memiliki ratusan ribu followers dari seluruh dunia karena aksi-aksi kontroversialnya.

Kehidupan keras membuatnya kerap berkelahi sebagai pelarian karena diabaikan orang tuanya di wilayah Coventry.

“Saya lahir dalam kehidupan geng, narkoba, dan kriminal, seperti banyak orang di daerah tertentu. Tapi selain itu, saya sebesar ini, saya tidak bersekolah, saya tidak bisa membaca atau menulis, saya tidak punya orang tua.” ungkap Likke Man ketika diwawancara The Sun pada Kamis (24/9).

Akibat kelakuan buruknya, dia kerap ditangkap polisi. Pada tahun 2017, sosoknya sempat terekam sedang menggasak sebuah toko perhiasan yang menyebabkannya dikurung selama 32 bulan.

Dia menjadi terkenal setelah berhasil mengakses sebuah gawai ketika dalam tahanan. Dengan gawai itu dia kerap mengunggah video keadaan di penjara berikut kelakuan perlawanannya pada polisi dan aksi-aksi konyolnya. Sontak video itu mendapat banyak respon dari netizen. Tak kurang dari 48 jam dia mengumpulkan 62 ribu pengikut karena video-videonya yang viral di dunia maya.

“Penjara membuatku terkenal. Hari pertama saya dibebaskan, saya mendapatkan 100.000 pengikut di Instagram, selebriti mengikuti saya, dan mendapatkan kesepakatan dukungan. Ini gila dan membebani,” ungkapnya pada tahun 2019 ketika dibebaskan.

Karena ketenarannya, Likkle Man berusaha untuk mengubah kehidupannya. Alih-alih mengunggah video yang menghina polisi atau bersikap kasar kepada semua orang, dia akhirnya lebih memilih membuat video agar orang tertawa. Selain itu, ia pun mengambil kesempatan untuk berlatih tinju. (Hanoum/Arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah