Berita Dunia Islam Terdepan

Pernyataan Sikap MUI Lampung Pasca Penusukan Syekh Ali Jaber

707

Support Us

BANDAR LAMPUNG (Arrahmah.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung mengeluarkan pernyataan sikap atas insiden penusukan atas Syekh Ali Jaber saat pengajian di Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Barat Kota Bandarlampung, Ahad (13/9/2020) sore.

Pernyataan sikap resmi ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum KH. Khairuddin Tahmid dan Sekretaris Umum, KH Basyaruddin Maisir.

Berikut delapan poin yang disampaikan MUI Lampung, Senin (14/9):

1. Turut prihatin dan mengecam keras insiden tersebut, karena ini merupakan tindakan kriminal yang dapat mengganggu kegiatan dakwah Islam, dan nama baik daerah;

2. Meminta aparat Kepolisian Daerah Lampung agar secepatnya mengungkap dan mengumumkan motif dibalik insiden ini, serta bekerja secara profesional dan melibatkan pihak-pihak berkompeten yang dibutuhkan, sehingga perkara ini menjadi jelas dan terang;

3. Meminta aparat Kepolisian Daerah Lampung agar tidak tergesa-gesa menyimpulkan pelakunya adalah orang kurang waras/terganggu jiwanya karena akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat Lampung;

4. Kepada pelaku penusukan agar dikenakan hukuman sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia;

5. Umat Islam harus tenang dan rasional dalam menyikapi insiden ini, menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan proses hukum, dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri;

6. Meminta masyarakat Lampung terus bersatu dan tidak terpengaruh terhadap provokasi-provokasi yang mungkin timbul dari insiden ini;

7. Kepada masyarakat yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan di masa pandemik Covid-19 yang melibatkan orang banyak agar mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, dan berkoordinasi/melibatkan pihak keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setempat;

8. Mari kita berdo’a semoga para pelaku dakwah senantiasa dilindungi oleh Allah Swt dan khususnya Syeikh Ali Bin Jabir segera diberikan kesembuhan serta insiden seperti ini tidak terjadi kembali, khususnya di Provinsi Lampung.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Iklan