Berita Dunia Islam Terdepan

1 Lagi Warga Rohingya Meninggal di Lhokseumawe

88

Support Us

LHOKSEUMAWE (Arrahmah.com) –  Satu lagi warga Rohingya meninggal dunia di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe. Pengungsi Rohingya bernama Hilal, meninggal dunia dalam perawatan medis RSU Cut Meutia Desa Buket Rata, Kamis (10/9/2020), sekitar pukul 07.15 WIB.

Kabag Humas Pemko Lhokseumawe, Marzuki, membenarkan sampai hari ini sudah dua warga Rohingya yang meninggal dunia, yaitu Nur Halimah, 21, dan Hilal, 22.

Bila Nur Halimah meninggal karena sesak nafas di tempat penampungan BLK dan tidak sempat dilarikan ke RSU Cut Meutia, Hilal meninggal dunia dalam perawatan medis di RSU Cut Meutia, karena sakit sesak nafas dan hernia.

Iya, benar, ada satu lagi meninggal dunia tadi pagi di Rumah Sakit Cut Meutia,” katanya.

Pasca kabar dukacita itu, kata Marzuki, Pemko Lhokseumawe tengah berkoordinasi dengan UNHCR untuk memfasilitasi pemakaman jenazah imigran Rohingya tersebut.

“Informasinya akan dimakamkan di TPU Kutablang, Kota Lhokseumawe, sama seperti Nur Halimah, kemarin,” pungkasnya.

Humas Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM), Jalaluddin menjelaskan almarhum Hilal pada Rabu (9/9/2020) mengeluhkan rasa sakit saat di penampungan. Selanjutnya, petugas kesehatan dan relawan di sana membawanya ke rumah sakit.

“Saat ini masih ada 3 pasien etnis Rohingya yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit, yakni Muhammad Syakier, 17, Sofia Hanaful, 20, dan Hamidah, 18. Mereka rata-rata menderita ngangguan pernapasan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 297 warga etnis Rohingya kembali terdampar di perairan laut Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (7/8/2020) sekitar pukul 00.30 WIB.

Dari 297 warga etnis Rohingya yang terdampar itu, diantaranya 102 orang laki-laki, 181 wanita dan 14 anak-anak. Etnis Rohingya itu menggunakan kapal kayu, setiba di lokasi mereka turun sendiri. Lalu warga mengarahkan mereka di satu tempat penampungan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Iklan