NATO: Yunani-Turki sepakat bernegosiasi tentang Mediterania Timur

452

Support Us

BRUSSELS (Arrahmah.com) – Yunani dan Turki telah sepakat untuk melakukan pembicaraan untuk menghindari seteru di Mediterania Timur, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada hari Kamis (3/9/2020), bagian dari upaya untuk meredakan perselisihan yang memburuk soal sumber daya energi di wilayah tersebut.

“Menyusul diskusi saya dengan para pemimpin Yunani dan Turki, keduanya telah setuju untuk mengadakan pembicaraan teknis di NATO untuk membentuk mekanisme dekonflikasi militer guna mengurangi risiko insiden dan kecelakaan di Mediterania Timur,” kata Stoltenberg dalam sebuah pernyataan.

Sekutu Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO), Turki dan Yunani, berselisih paham atas klaim cadangan gas alam di Mediterania timur dan tingkat landas kontinen mereka, Reuters melaporkan.

Sengketa berkobar bulan lalu ketika kapal fregat Turki dan Yunani mengalami tabrakan ringan.

Kementerian luar negeri Turki mengatakan mendukung inisiatif NATO dan mengharapkan Yunani melakukan hal yang sama. Pembicaraan itu bukan tentang menyelesaikan masalah bilateral di antara mereka tetapi tentang langkah-langkah yang sejauh ini ditangani oleh militer kedua negara, tambahnya.

“Kami ingin menegaskan kembali bahwa negara kami siap untuk dialog tanpa syarat untuk menemukan solusi yang langgeng dan adil dengan Yunani atas semua masalah di antara kami dalam kerangka hukum internasional,” kata pernyataan itu.

Berita Terkait

Yunani telah bergabung dengan sekutu NATO Perancis dan Italia dalam latihan militernya di wilayah yang sama di Mediterania, sementara Turki juga telah melakukan latihan angkatan laut.

Jerman juga memimpin dorongan diplomatik untuk dialog yang lebih luas dan Kanselir Jerman Angela Merkel telah berbicara dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan melalui konferensi video.

Erdogan dan Merkel membahas perselisihan itu dan presiden Turki mengatakan Yunani, Siprus dan negara-negara yang mendukung mereka “mengambil langkah-langkah yang meningkatkan kebuntuan dan ketegangan”.

“Presiden kami mengatakan tidak dapat diterima bagi beberapa negara untuk mendukung sikap egois dan tidak adil Yunani,” kata sebuah pernyataan dari kantor Erdogan, menambahkan bahwa dia berterima kasih atas upaya Merkel.

Yunani, dengan dukungan dari Uni Eropa, pada gilirannya menuduh Turki melakukan tindakan agresif dan melanggar perbatasan maritimnya, menurut Reuters.

“Kami telah mencatat keinginan sekretaris jenderal NATO untuk bekerja menyiapkan mekanisme de-eskalasi … Namun, hanya pemindahan segera semua kapal Turki dari landas kontinen Yunani yang akan menyebabkan de-eskalasi ini,” kata seorang diplomat Yunani. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Ilmuwan yang terkait dengan program nuklir Iran terbunuh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Seorang ilmuwan Iran yang dituduh "Israel" memimpin program nuklir militer Republik Islam sampai pembubarannya di awal tahun 2000-an "dibunuh" pada hari Jumat (27/11/2020), kata televisi pemerintah. "Israel"…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Aramco pastikan pelanggannya tak terpengaruh oleh serangan Houtsi

RIYADH (Arrahmah.com) - Raksasa minyak Saudi Aramco mengatakan pelanggan tidak terpengaruh oleh serangan Houtsi Yaman di pabrik distribusi produk minyak bumi di kota Jeddah, Laut Merah, Arab Saudi. Salah satu tank fasilitas dihantam…

Mabes TNI Tak Pernah Perintahkan Copot Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menegaskan petinggi di jajaran Markas Besar (Mabes) TNI tidak ada yang pernah memberikan perintah untuk menurunkan baliho Imam Besar Front Pembela Islam…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

ISIS serang Baghdad, 6 pasukan keamanan Irak tewas

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Enam personel keamanan Irak dan tiga warga sipil tewas dalam penyergapan pada Sabtu (21/11/2020) yang dilakukan oleh kelompok ISIS di utara Baghdad, kata polisi dan seorang pejabat setempat. Sumber polisi…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Iklan