Berita Dunia Islam Terdepan

Mantan PM Malaysia Mahathir Mohammad Umumkan Nama Partai Barunya

465

Support Us

KUALA LUMPUR (Arrahmah.com) – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menamai partainya barunya Pejuang. Perdana menteri Malaysia selama dua kali itu membuat pengumuman dalam sebuah unggahan blog yang mengecam pengkhianatan mantan rekan-rekannya di Bersatu,

Mahathir mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri pada Februari lalu. Meski begitu, ia sendiri sempat mengaku belum sepenuhnya siap untuk berhenti memimpin Malaysia karena dukungan bagi dirinya masih besar.

Dalam puisi yang diterbitkan di blog chedet.cc, Mahathir mengatakan bahwa Pejuang diciptakan untuk melawan korupsi.

Pernyataan itu jelas ditujukan pada Bersatu dan Umno, dua partai yang pernah dipimpinnya.

Mahathir juga mengatakan bahwa orang Melayu telah lama menderita akibat korupsi karena para pemimpin mereka menghargai uang dan kekuasaan atas kepentingan komunitas mereka.

“Kami membentuk partai untuk menyelamatkan diri. [Sebaliknya] partai kami dibajak untuk menyelamatkan musuh kami,” tulis anggota parlemen Langkawi ini, sebagaimana dilansir Malay Mail, Rabu (12/8/2020).

“Itu Bersatu. Didirikan untuk menghancurkan kleptokrat. Sekarang diubah untuk menyelamatkan kleptokrat. Untuk apa? Untuk jabatan dan uang,” tambahnya.

Berita Terkait

Mahathir dan lima anggota parlemen lainnya dipecat dari Bersatu setelah krisis politik yang menimpa pemerintah Pakatan Harapan pada Februari.

Partai sempalan Umno tersebut, yang ia dirikan dengan Perdana Menteri saat ini Tan Sri Muhyiddin Yassin, sekarang menjadi bagian dari pakta Perikatan Nasional bersama dengan Barisan Nasional, PAS, dan GPS Sarawak.

Dalam konferensi pers untuk mengumumkan pembentukan Pejuang pekan lalu, Mahathir mengatakan partai barunya akan independen dan berpusat pada pemberantasan korupsi dan kleptokrasi.

Mahathir menegaskan dalam unggahan blognya bahwa partai Pejuang dibentuk untuk membela kepentingan Melayu.

“Korupsi yang menghancurkan orang Melayu,” tulisnya.

“Kalau mau posisi dan uang, pilih partai lain. Jika Anda ingin menebus martabat Anda. Jika Anda ingin mempertahankan hak Anda. Pilih partai kami. Pilih PEJUANG,” lanjutnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.