Filipina Resmi Terjun ke Jurang Resesi

653

Support Us

MANILA (Arrahmah.com) – Satu lagi negara tetangga yang resmi terjun ke jurang resesi. Pertumbuhan ekonomi Filipina kuartal kedua minus 16,5% secara tahunan. Angka ini lebih dalam dari proyeksi reuters di -9% dan menjadikan negara yang dipimpin Redrigo Duterte ini mengalami resesi dalam 29 tahun terakhir.

Kontraksi ekonomi pertama yang menjerat Filipina dalam 3 dekade tersebut terjadi setelah penerapan kebijakan lockdown di negara itu demi mempersempit penyebaran corona.

“Tanpa ragu, pandemi dan dampak buruknya terhadap ekonomi sedang menguji ekonomi tidak seperti sebelumnya,” kata penjabat Sekretaris Perencanaan Sosial Ekonomi Karl Chua seperti dikutip dari AFP, Kamis (6/8/2020), sebagaimana dilansir CNN Indonesia.

Namun, ia mengatakan tidak seperti krisis masa lalu, Filipina sekarang berada dalam posisi yang lebih kuat untuk mengatasi masalah itu.

Meskipun demikian, ketika petugas kesehatan negara itu sedang berjuang untuk mengatasi corona, lebih dari 27 juta orang di Manila dan empat provinsi sekitarnya pulau utama Luzon yang menyumbang lebih dari dua pertiga dari output ekonomi negara itu, kembali di-lockdown parsial selama dua minggu.

Berita Terkait

Presiden Rodrigo Duterte yang enggan memperketat pembatasan setelah jutaan orang Filipina kehilangan pekerjaan saat lockdown pertama dilakukan mengatakan negara tidak kuat lockdown lebih lama.

“Kami tidak punya uang lagi. Saya tidak bisa memberikan makanan dan uang lagi kepada orang-orang,” ungkap Duterte.

Kesengsaraan ekonomi negara telah diperburuk oleh penurunan pengiriman uang dari tenaga kerja Filipina yang bekerja di luar negeri. Biasanya tenaga kerja itu mengirim uang ke keluarga mereka setiap bulan dan bisa digunakan untuk mendorong konsumsi masyarakat yang menjadi penopang utama pertumbuhan Filipina.

Data bank sentral Filipina, pengiriman uang tersebut turun 6,4 persen dalam lima bulan pertama 2020, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan terjadi karena ribuan pelaut, pembersih dan pekerja konstruksi kehilangan pekerjaan mereka dan kembali ke Filipina.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

Serangkaian roket hantam Kabul, 8 dilaporkan tewas

KABUL (Arrahmah.com) - Beberapa roket menghantam daerah pemukiman pada awal jam sibuk di ibukota Afghanistan Kabul pada Sabtu (21/11/2020), menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 31 lainnya, kata pejabat polisi setempat.…

Azerbaijan: Armenia ubah kota Aghdam menjadi puing-puing

AGHDAM (Arrahmah.com) - Penduduk Aghdam, yang diduduki Armenia selama 27 tahun, mengatakan pada Sabtu bahwa kota itu berubah menjadi kota yang hancur. Di Aghdam, tempat tentara Armenia mundur pada 20 November, hampir tidak ada bangunan…

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

Obama akui gagal 'tangani' Suriah

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Mantan Presiden AS Barack Obama telah mengakui bahwa pemerintahannya gagal menangani "tragedi Suriah" selama masa kepresidenannya. Dalam wawancara dengan saluran Jerman NTV , Obama mengungkapkan: "Di bidang…

Jatuh Bangun Partai Islam

Oleh : War Yati (Arrahmah.com) - Baru-baru ini ada dua partai yang telah mendeklarasikan diri untuk terjun di kancah perpolitikan. Kedua partai tersebut adalah Partai Masyumi Baru dan Partai Umat bentukan Amien Rais. Di masa pemerintahan…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Aparat Gabungan Dikerahkan Copot Spanduk HRS di Jateng

SEMARANG (Arrahmah.com) - Aparat gabungan dikerahkan untuk menyisir baliho bergambar Habib Rizieq di seluruh wilayah Jawa Tengah. "Pencopotanya tidak hanya di daerah Solo, tetapi di seluruh jajaran Polda Jateng. Spanduk yang dicopot…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

Netanyahu janjikan kunjungan ke Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan mengunjungi Bahrain "segera" atas undangan Putra Mahkota negara Teluk Salman al-Khalifa. Bahrain mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dalam…

Iklan