Imran: Malaysia Bentuk Kondisi Pengepungan Terhadap Israel

786

Support Us

KUALA LUMPUR (Arrahmah.com) – Muslim Imran, Ketua Bidang Kebudayaan Palestina di Malaysia mengatakan, media Malaysia dan pemerintahnya melakukan upaya hukum untuk melawan rencana “aneksasi dan perampokan” Israel. Mereka akan membentuk kaukus internasional untuk memaksa agar zionis diisolasi di internasional.

Dalam sebuah wawancara eksklusifnya dengan Pusat Informasi Palestina, Imran mengatakan, sikap Malaysia jelas menolak tindakan Israel menganeksasi Palestina.

Imran juga mengungkapkan tentang adanya denyut nadi opini publik internasional yang menolak entitas Zionis.

“Pendapat publik dunia percaya bahwa entitas Zionis melanggar hukum internasional dengan arogansi dan kesombongannya tanpa pertimbangan hukum internasional atau lembaga lembaga internasional,” kata Imran, sebagaimana dilansir Pusat Informasi Palestina, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Imran, langkah parlemen Malaysia dan seruannya untuk mengusir Israel dari PBB mencerminkan sentimen Malaysia, opini publik Malaysia dan pendapat pihak independent di dunia yang saat ini tidak dapat mengekspresikan sikap mereka karena adanya kekuatan internasional.

Berita Terkait

Dalam musyawarah yang dilakukan parlemen Palestina untuk membahas rancangan resolusi PBB untuk mengutuk rencana Israel mencaplok Tepi Barat. Selain untuk mendesak pemerintah Malaysia agar segera mengeluarkan entitas Israel dari PBB serta menyeretnya ke pengadilan internasional.

Imron menegaskan, posisi Malaysia dibahas oleh anggota parlemen yang merupakan anggota partai politik paling penting dalam pemerintahan serta oposisi Malaysia. Mereka menyatakan sikap yang sama dalam masalah Palestina.

Dia mengungkapkan, Malaysia secara tegas menolak kebijakan Zionis yang arogan, serta perlunya gerakan untuk melawan Zionis, membatasinya, mengepung dan memboikotnya, karena tindakan sewenang-wenang mereka terhadap rakyat Palestina. Disamping pelanggaran hukum internasional dan tidak ada penghormatan terhadapnya.

Imran menekankan tentang pentingnya mendelegitimasi entitas Zionis. Menurutnya, semua ini mungkin bisa dilaksanakan dengan memulai langkah serta sikap seperti itu, yaitu dengan membentuk opini media, hukum dan pengepungan di lapangan untuk menghentikan kebijakan kriminal penjajahan Zionis serta mencegahnya berkelanjutan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Netanyahu janjikan kunjungan ke Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu mengatakan dia akan mengunjungi Bahrain "segera" atas undangan Putra Mahkota negara Teluk Salman al-Khalifa. Bahrain mengikuti Uni Emirat Arab (UEA) dalam…

Azerbaijan: Armenia ubah kota Aghdam menjadi puing-puing

AGHDAM (Arrahmah.com) - Penduduk Aghdam, yang diduduki Armenia selama 27 tahun, mengatakan pada Sabtu bahwa kota itu berubah menjadi kota yang hancur. Di Aghdam, tempat tentara Armenia mundur pada 20 November, hampir tidak ada bangunan…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Turki Protes Kapal Kargo Mereka Digeledah Jerman

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki melayangkan protes ke Jerman dan Uni Eropa (UE) terkait upaya penggeledahan terhadap kapal kargo mereka, Senin (23/11/2020). Pasukan keamanan Jerman yang tergabung dalam misi militer Uni Eropa naik dan mencoba…

TNI dan FPI Musyawarah Bahas Baliho Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Tentara Nasional Indonesia (TNI)  dan Front Pembela Islam (FPI) bermusyawarah untuk mencari solusi terkait baliho bergambar Habib Rizeq Shihab. Musyawarah tersebut berlangsung di rumah salah satu tokoh masyarakat…

Iklan