Berita Dunia Islam Terdepan

Liga Arab bentuk aliansi internasional tantang aneksasi 'Israel' di Tepi Barat

316

Support Us

RIYADH (Arrahmah.com) – Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit berusaha membentuk aliansi internasional yang menentang rencana aneksasi ‘Israel’ di Tepi Barat dan Lembah Jordan.

Rencana ‘Israel’ tidak menerima dukungan internasional, menurut Gheit, yang mengatakan bahwa sebagian besar negara dan blok internasional menentangnya, berharap ini akan membantu dalam pembentukan aliansi.

Aboul Gheit mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (17/6/2020) bahwa pada tahap ini perlu untuk membentuk aliansi internasional seluas mungkin yang akan mengekspos isolasi ‘Israel’ dan mereka yang mendukungnya dalam kebijakan sembrono dan berbahaya ini -yang dinilai mengancam stabilitas kawasan.

Asisten Sekretaris Jenderal Liga Negara-negara Arab Hossam Zaki mengindikasikan bahwa Aboul Gheit akan berpartisipasi dalam sesi tentang situasi di Timur Tengah, yang akan diadakan di tingkat menteri pada 24 Juni dan akan sepenuhnya dikhususkan untuk membahas rencana aneksasi .

Zaki mengatakan bahwa mengadakan pertemuan ini pada saat ini adalah kesempatan bagi Dewan Keamanan dan anggotanya untuk secara terbuka dan bersama menolak rencana ‘Israel’ dan memperingatkan Tel Aviv agar tidak melanjutkan langkah tersebut.

Dia menunjukkan bahwa pertemuan itu datang sebagai hasil dari konferensi berturut-turut yang diadakan oleh delegasi Liga Arab di New York dengan anggota Dewan Keamanan yang dipimpin oleh Perancis, presiden dewan saat ini, serta Jerman, sebagai presiden yang akan datang.

Langkah-langkah diplomatik ini bertujuan untuk mengimplementasikan keputusan Liga yang menyerukan untuk memanfaatkan upaya internasional di PBB dan organ-organnya untuk menangani implementasi rencana aneksasi ‘Israel’.

Zaki menekankan bahwa Aboul Gheit melanjutkan seruan internasionalnya untuk membangun aliansi menentang langkah ‘Israel’ dan menunjukkan ancaman besar terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Aboul Gheit baru-baru ini mengirim sejumlah pesan ke Jepang, India, Australia, dan Rusia untuk memperingatkan aneksasi sebagian wilayah Palestina. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Banner Donasi Arrahmah