Masjid di Turki menyeru warga untuk beribadah di rumah selama Ramadhan menggunakan "Mahya"

271

Support Us

ISTANBUL (Arrahmah.com) – Lampu-lampu yang tergantung di antara menara Masjid Turki, yang biasanya menjadi tempat untuk sholat Tarawih berjamaah, memperlihatkan sebuah pesan yang menyeru warga untuk tetap tinggal dan beribadah selama bulan suci Ramadhan di rumah, saat negara tersebut memerangi pandemi virus corona.

Dikenal sebagai “mahya”, tradisi merangkai pesan renungan menggunakan cahaya dari menara masjid era Utsmani, adalah keunikan yang telah ada sejak ratusan tahun lalu di Turki.

Proses menggantung lampu diawasi oleh master of the art. Bekerja dari sketsa, mereka mengatur bola lampu pada tali untuk menguraikan pesan yang diinginkan, sebelum menggulungnya ke tali yang terbungkus di antara menara masjid menggunakan katrol.

Digantung di antara menara Masjid, lampu-lampu tersebut biasanya menyatakan pesan keagamaan dalam huruf besar, terlihat dari jauh, dan dimaksudkan untuk memberi penghargaan dan menginspirasi ummat Muslim yang telah menghabiskan waktu siang hari dengan berpuasa.

Tahun ini, dengan Turki berada di puncak wabah coronavirus pada awal bulan puasa Ramadhan, pesannya berbeda.

Kahraman Yildiz, salah satu ahli yang tersisa di bidang tersebut, mengenakan masker untuk pertama kalinya dalam karirnya yang panjang ketika ia menggantung lampu di antara dua menara Masjid berusia 400 tahun di distrik Fatih, Istanbul.

“Kami memberikan pesan agama yang bagus selama bulan Ramadhan. Bulan ini, sesuatu yang berbeda terjadi karena pandemi ini,” katanya, seperti dilansir MEMO (28/4/2020).

“Kami berbagi (pesan) terkait hal itu,” tambah Kahraman, membentangkan rentetan lampu yang memberi pesan untuk tetap tinggal di rumah.

Dia kemudian mulai menggantung lampu satu per satu di atas tali di antara menara saat dia dan rekan-rekannya dengan hati-hati mematuhi aturan jarak sosial di kota yang telah menanggung beban 112.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi di Turki.

“Mahyas telah memberikan pesan-pesan indah dengan kutipan dari ayat-ayat (Al-Quran), selama berabad-abad. Tetapi tahun ini untuk pertama kalinya, kami memiliki mahyas yang kami gantung yang bertujuan melindungi kesehatan kami,” kata Burhan Ersoy, Direktur Jenderal Yayasan.

Dia mengatakan contoh lain termasuk, “Tetap bertanggung jawab, tetap sehat,” dan “Tetap di rumah, tetap sehat”. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Ubah Gaya Hidup, Kasus HIV-AIDS Pun Meredup

(Arrahmah.com) - Belum beres mengatasi pandemi Covid 19, negeri ini pun sebenarnya masih punya PR dalam masalah penanganan kasus kesehatan lainnya, yaitu HIV-AIDS (Human Imun Vyrus-Acquired Immuno Deficiency Syndrome). Ia merupakan virus…

Masih Istirahat Usai Dari RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Tak Penuhi Panggilan Polda MJ

JAKARTA (Arrahmah.com) - Masih menjalani pemulihan usai melakukan check up kesehatan di RS Ummi Bogor, Imam besar Habib Rizieq Shihab tak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12/2020). Habib Rizieq sedianya diperiksa…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Demi keamanan nasional, pemerintah Selandia Baru akan sembunyikan bukti serangan terorisme di…

CHRISTCHURCH (Arrahmah.com) - Bukti-bukti yang diberikan oleh para menteri dan kepala eksekutif sektor publik dalam penyelidikan serangan terorisme di Christchurch tidak akan dipublikasikan hingga 30 tahun ke depan, ujar pihak berwenang…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah