Waspada sejak dini, Vietnam nol kasus corona empat hari berturut-turut

272

Support Us

HANOI (Arrahmah.com) – Vietnam kembali melaporkan nol kasus virus corona (COVID-19) pada Selasa (28/4/2020). Ini merupakan hari keempat berturut-turut negara Asia Tenggara itu tidak memiliki kasus baru COVID-19 sama sekali.

Diketahui, Vietnam termasuk dalam negara dengan salah satu kasus corona terendah, yaitu hanya melaporkan 270 kasus hingga saat ini. Dari total itu, 225 orang sembuh dan tidak ada kematian sama sekali.

Diketahui, ada 35 negara di dunia yang belum mencatatkan kematian akibat virus corona. Di antara negara-negara ASEAN, ada 2 negara dengan 0 kasus kematian akibat Covid-19, yaitu Vietnam dan Kamboja.

Sebagaimana dilansir VN Express, total kasus aktif di Vietnam sekarang sebanyak 48 kasus. Angka itu sudah termasuk delapan kasus yang menimpa orang-orang yang telah dinyatakan sembuh sebelumnya.

Saat ini pemerintah sedang mencari tahu penyebab kenapa orang-orang yang telah dinyatakan sembuh sebelumnya bisa terjangkit kembali. Untuk saat ini beberapa ahli kesehatan berspekulasi bahwa penyebabnya kemungkinan karena sistem kekebalan tubuh pasien yang lemah.

“Institut Nasional Kebersihan dan Epidemiologi dan Institut Pasteur di Kota Ho Chi Minh mengolah virus dari pasien yang kambuh untuk mempelajari lebih lanjut penyebab fenomena tersebut.” ungkap media itu, sebagaimana dikutip CNBC Indonesia.

Untuk mencegah penyebaran wabah, Vietnam telah melakukan upaya pencegahan besar-besaran. Salah satunya adalah melakukan karantina massal, di mana saat ini setidaknya ada lebih dari 45.000 orang dikarantina dan dimonitor secara medis di seluruh negeri.

Sebanyak 323 orang menjalani karantina di rumah sakit. Lebih dari 8.400 di fasilitas isolasi dan sisanya di rumah.

Wabah virus corona atau Covid-19 hingga kini ini masih menjadi momok di seluruh dunia. Seperti yang diketahui, wabah virus ini berawal dari Kota Wuhan, China, kemudian menginfeksi hampir 200 negara di belahan dunia, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data pemerintah RI selama 24 jam terakhir hingga hari ini, Selasa (28/4/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 8 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Penambahan itu menyebabkan totalnya ada 773 pasien yang meninggal setelah dinyatakan terinfeksi virus corona.

(ameera/arrahmah.com)

 

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Irak kerahkan tentara dan polisi ke Nasiriyah menyusul bentrokan mematikan

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan pengerahan pasukan dan polisi di Nasiriyah, ibu kota Provinsi Dhi Qar, untuk memulihkan ketenangan di kota itu menyusul bentrokan kekerasan antara pengunjuk rasa…

Saudi bombardir Bandara Sana'a saat Houtsi maju menuju kota strategis

SANA'A (Arrahmah.com) - Koalisi yang dipimpin Saudi dituduh membom Bandara Internasional Sana'a dalam dua serangan terpisah pada Rabu (2/12/2020), TV Al-Masirah Yaman melaporkan. Menurut laporan TV Al-Masirah, pesawat tempur koalisi…

Muslim di Bihar Dilarang Membangun Masjid

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Komunitas Hindu keberatan dengan pembangunan masjid di sebuah desa di perbatasan Bargania, distrik Sitamarhi, Bihar, kata penduduk Muslim di desa itu. Mahmood, seorang warga desa, mengatakan para tetua dari…

Sebut Niqab Budaya Arab, Ulama Chechnya Paksa Buka Niqab Muslimah Chechnya

GROZNY (Arrahmah.com) – Mufti Besar Chechnya Salakh Mezhiyev memarahi dan memaksa sejumlah muslimah Grozny untuk membuka niqab mereka. Video yang disiarkan oleh TV Grozny ini terjadi di hadapan kepala kepolisian Grozny Aslan Iraskhanov…

Kuasa Hukum Sebut Penangkapan Ustadz Maaher Penuh Kejanggalan

BOGOR (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata, Juju Purwantoro menilai ada kejanggalan dalam penangkapan kliennya. "Banyak keanehan-keanehan juga dalam proses penangkapan ini," kata Juju di Mabes Polri, Kamis…

Bangladesh mulai relokasi Rohingya ke pulau rawan tenggelam

DHAKA (Arrahmah.com) - Lebih dari 1.600 pengungsi Rohingya berlayar pada Jumat (4/12/2020) dari pelabuhan selatan Bangladesh, Chittagong, menuju pulau terpencil Bhasan Char di Teluk Benggala, kata seorang pejabat angkatan laut, meskipun ada…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

'Israel' peringatkan warganya agar tidak bepergian ke UEA dan Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah memperingatkan warganya agar tidak melakukan perjalanan ke UEA dan Bahrain karena khawatir akan tanggapan Iran terhadap pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh, Al-Khaleej Online melaporkan.…

Pejabat AS: "Israel" dalang dalam pembunuhan Fakhrizadeh

WASHINGTON (Arrahmah.com) - "Israel" mengatur dan mengeksekusi pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada 27 November, CNN melaporkan pada Rabu (2/12/2020) mengutip seorang pejabat pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya.…

Habib Hanif: Saat Ini Petamburan Kondusif, Mohon Doanya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Rabu (2/12/2020) yang digelar sejak jam 9 pagi hingga siang yang dihadiri oleh Imam Besar Habib Rizieq Shihab, berlangsung dengan lancar. Namun pada sore harinya,…

Organisasi advokasi Inggris kecam pemerintah Prancis yang membubarkan organisasi anti-Islamofobia

LONDON (Arrahmah.com) - Kelompok advokasi Inggris mengutuk keputusan Prancis yang membubarkan kelompok anti-rasisme Collective Against Islamophobia di Prancis (CCIF). Saat mengumumkan langkah tersebut pada Rabu (2/12/2020), Gerald…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah