Atasi kekurangan tenaga kerja, Italia akan legalkan 200.000 migran

2.656

Support Us

ROMA (Arrahmah.com) – Menghadapi kekurangan tenaga kerja sebagai akibat dari penutupan perbatasannya, Italia berupaya melegalkan status 200.000 migran yang tinggal di negara itu secara ilegal.

Sektor pertanian sangat terpengaruh oleh kekurangan tenaga kerja setelah 300.000 pekerja musiman terdampar di luar negeri, mayoritas akan tiba dari Eropa Timur.

Organisasi yang mewakili sektor ini sudah meminta pemerintah untuk melegalkan posisi migran yang sudah bekerja di lapangan secara ilegal.

Proposal ini, didukung oleh para menteri dalam negeri, tenaga kerja dan pertanian, akan segera diadopsi untuk memungkinkan imigran ilegal memperoleh kontrak kerja di sektor pertanian.

Italia adalah produsen buah dan sayuran terbesar kedua di Eropa, dengan penjualan lebih dari $14,1 miliar.

Para pejabat telah memperingatkan bahwa 40 persen dari produksi tidak akan dipanen tahun ini, menyerukan agar pekerja musiman didatangkan untuk membantu.

(fath/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Berita Arrahmah Lainnya

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Daily Mail Bagikan Masker Buatan Muslim Uyghur Pada NHS

LONDON (Arrahmah.com) – Sebuah badan amal yang didirikan oleh surat kabar Daily Mail menyumbangkan 100.000 masker wajah yang dicurigai dibuat oleh warga Uighur yang ada di kamp konsentrasi Cina pada NHS, program kesehatan di Inggris.…

Danai HTS, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Seorang mantan tentara wanita Amerika Serikat (AS) ditangkap para agen FBI atas tuduhan memberikan dukungan keuangan pada kelompok pembebasan Suriah, Hai'ah Tahrir Syam (HTS). Maria Bell (53), asal Hopatcong,…

Satu tahun pembunuhan Soleimani, AS pulangkan staf kedutaannya dari Irak

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menarik beberapa stafnya menjelang ulang tahun pertama pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani di ibu kota Irak, menurut laporan media, kemarin (2/12/2020). Penarikan akan…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Harian Iran: Teheran harus bidik Haifa jika "Israel" ada di balik terbunuhnya Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah opini yang diterbitkan oleh surat kabar Iran pada hari Minggu (29/11/2020) menyarankan Iran harus menyerang kota pelabuhan Haifa "Israel" jika negeri Zionis melakukan pembunuhan seorang ilmuwan yang terkait…

Psikiater dan Penceramah Kondang Dadang Hawari Meninggal Dunia karena Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Psikiater dan Penceramah Kondang  Prof. dr. Dadang Hawari mengembuskan napas terakhirnya. Ia meninggal karena Covid-19. Kabar duka ini disampaikan oleh dr. Irzan, melalui cuitannya melalui Twitter, Kamis…

Munarman: FPI Tidak Bisa Dikapitalisasi Kepentingan Politik

JAKARTA (Arrahmah.com) - Sekretaris Umum FPI Munarman mengatakan banyak pihak yang mencoba memanfaatkan Front Pembela Islam (FPI) untuk kepentingan politik, tetapi tidak berhasil. Hal tersebut diungkapkan Munarman dalam tayangan YouTube…

Tentara Azerbaijan bantu akhiri pendudukan Armenia

TERTER (Arrahmah.com) - Serkan Memmedov, yang meninggalkan desanya di Agdere karena pendudukan Armenia pada 1993, ingin kembali setelah bertempur dalam operasi untuk membebaskan wilayah Azerbaijan. Memmedov tinggal bersama keluarganya di…

Iran akan percepat program nuklirnya

TEHERAN (Arrahmah.com) - Meskipun mendapat tentangan keras, badan pengawas tertinggi Iran pada Rabu menyetujui rencana aksi parlemen untuk melawan sanksi Amerika Serikat dengan mempercepat program nuklirnya. Dewan Penjaga, sebuah badan…

DK PBB mungkin tak campur tangan soal pembunuhan Fakrizadeh

NEW YORK (Arrahmah.com) - Beberapa jam setelah terbunuhnya ilmuwan nuklir Iran, Teheran meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk aksi dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Namun…

Militer Turki hujani Raqqa dengan serangan mematikan

RAQQA (Arrahmah.com) - Tentara Turki dan kelompok militan sekutunya meningkatkan serangan mereka di provinsi Al-Raqqa pada Ahad malam (29/11/2020), di tengah laporan bahwa Ankara berusaha meluncurkan operasi baru melawan Pasukan Demokrat…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah