Banjir bandang melanda Yaman, delapan orang tewas dan puluhan terluka

342

Support Us

ADEN (Arrahmah.com) – Delapan orang, termasuk lima anak, telah tewas dan puluhan lainnya terluka dalam banjir bandang di kota kedua Yaman, Aden, menurut para pejabat pada Rabu (22/4/2020).

Jalan-jalan dilalui air yang mengalir deras dan menghancurkan rumah-rumah.

Laporan kematian tersebut menjadikan korban nasional berjumlah 15 orang setelah PBB mengatakan bahwa tujuh orang lainnya terbunuh oleh banjir di utara, tempat konflik panjang di negara itu berkecamuk antara pemerintah dan pemberontak Syiah Houtsi yang didukung Iran.

Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada AFP bahwa bersama dengan kematian di kota selatan Aden, setidaknya 10 rumah hancur dan 90 lainnya rusak berat.

Banjir memperparah masalah negara, yang tengah berjuang untuk menangkis penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera dan juga menguatkan penyebaran virus corona baru.

“Orang-orang telah meninggal, rumah-rumah rusak, (kamp-kamp untuk para pengungsi) telah terkena dampak dan banjir ini dapat mempercepat penyebaran kolera,” Samah Hadid, direktur advokasi untuk Oxfam Yaman, mengatakan kepada AFP.

Berita Terkait

Lebih dari tiga juta orang mengungsi di Yaman, yang telah dirusak oleh perang selama bertahun-tahun, di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang sangat rentan terhadap penyakit.

“Oxfam memproyeksikan bahwa mungkin ada satu juta kasus kolera tahun ini dengan dimulainya musim hujan di Yaman,” kata Hadid.

“Ini terjadi selain ancaman serius coronavirus di negara ini.”

Setidaknya 35 keluarga terjebak di rumah mereka pada Rabu, rumah mereka terendam air dan lumpur, kata penduduk di Aden kepada AFP.

Ratusan kendaraan terdampar di tengah jalan yang diterjang banjir, dan di salah satu sudut kota, seorang anak lelaki duduk di sebuah kotak styrofoam dan menggunakan papan untuk mendayung melintasi jalan.

Mohammed Abdulhakim, seorang warga Aden, mengatakan situasi di kota itu mengerikan.

“Ada air dan lumpur di rumah saya, mobil-mobil telah tersapu di sepanjang jalan, yang sekarang sepenuhnya terblokir dan hancur,” pungkasnya.  (haninmazaya/arrahmah.com)

 

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Erdogan: "Penghinaan terhadap Nabi Muhammad bukan bagian dari kebebasan"

ANKARA (Arrahmah.com) - Menghina kepercayaan orang lain bukan bagian dari kebebasan, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, sebagai kritik atas meningkatnya sentimen anti-Muslim di negara-negara Barat. "Anda telah mengikuti dengan…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

Agen CIA tewas dalam operasi memerangi Mujahidin di Somalia

SOMALIA (Arrahmah.com) – Seorang agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) dilaporkan meninggal dalam sebuah operasi mata-mata di Somalia pada akhir pekan lalu. Menurut New York Times, Rabu (25/11/2020), agen CIA itu dilaporkan…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Lima Orang Jamaah Masjid Dibunuh dan Puluhan Diculik di Nigeria

ABUJA (Arrahmah.com) – Serangan yang dilakukan sekelompok orang bersenjata terjadi di sebuah masjid di barat laut Nigeria. Serangan itu menjatuhkan banyak korban, lima jamaah meninggal dunia sementara 40 orang lainnya diculik. Serangan…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Tentara 'Israel' luncurkan latihan militer skala besar di dekat Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Tentara pendudukan "Israel" melancarkan latihan militer skala besar di dekat Jalur Gaza yang diduduki, yang telah dikepung ketat oleh "Israel" selama 14 tahun, media lokal melaporkan. Menurut situs berita "Israel"…

Iklan