Kekuatan cinta seorang Ibu! Seorang ibu Muslimah di India jemput putranya naik skuter seorang diri sejauh 1400km saat masa lockdown

1.607

Support Us

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Seorang ibu Muslimah di India, Razia Begum belum pernah naik skuter selama lebih dari 20 kilometer selama hidupnya.

Namun, panggal 6 April, ia memulai perjalanan lebih dari 1.400 km untuk membawa kembali putranya yang terlantar di sebuah desa terpencil karena lockdown yang diberlakukan di India.

“Saya terus berkendara, berhenti untuk makan apa pun yang saya bawa,” kata wanita 48 tahun itu kepada Arab News.

“Saya tidak mengetahui rute dan di banyak tempat saya harus menggunakan peta Google atau menanyakan arah, tetapi saya terus berjalan,” tuturnya.

Begum, yang tinggal di distrik Nizamabad di negara bagian Telangana, India selatan, mengatakan siksaan beratnya dimulai pada 22 Maret, dua hari sebelum India memberlakukan lockdown nasional untuk mengekang penyebaran virus corona di negara itu.

Pemberlakukan jam malam menyebabkan putra keduanya Mohammed Nizamuddin terjebak di Rahmatabad, di negara bagian Andhra Pradesh, hampir 700 kilometer dari rumah Begum.

Nizamuddin telah menemani sahabatnya ke Rahmatabad untuk bertemu ayahnya yang sakit sebelum pemerintah negara bagian mengumumkan lockdown, dan dia terdampar.

Gelisah dengan kondisi keselamatan Nizamuddin yang berusia 19 tahun itu, Begum memulai perjalanannya pada 6 April, berkendara seorang diri sepanjang hari dan malam sebelum mencapai Rahmatabad keesokan paginya.

Dia kembali bersama putranya keesokan harinya.


Razia Begum dengan putranya Mohammed Nizamuddin di desa Bodhan di distrik Nizamabad setelah menyelesaikan perjalanan 1.400 km. (Foto AN)

“Saya tidak percaya dia datang sejauh ini untuk menjemput saya,” kata Nizamuddin yang merupakan calon dokter kepada Arab News.

“Dia adalah wanita pemberani. Hidup telah menguatkannya. Dia peduli, tidak hanya terhadap anak-anaknya tetapi semua orang yang membutuhkan segala jenis dukungan,” lanjutnya.

Berita Terkait

Perjalanan penuh perjuangan tersebut tidak mengherankan bagi penduduk desa Bodhan di mana Begum – yang merupakan kepala sekolah di sekolah setempat – dikenal karena sifatnya yang penuh semangat dan pekerjaan sosialnya.

“Jika saya mengendarai mobil, beberapa orang lagi akan ikut dan itu akan menciptakan masalah jika polisi melarang kami bepergian dalam kelompok selama lockdown,” kata Begum.

Ia tidak memberi tahu siapa pun tentang keputusannya untuk bepergian sendiri terpisah dari keluarganya.

“Tidak ada yang akan mengizinkannya,” katanya.

Dia bisa saja mengirim putra sulungnya untuk membawa pulang Nizamuddin, tetapi ia memilih untuk tidak melakukannya.

“Dengan anak laki-laki, polisi ketat, oleh karena itu saya berpikir bahwa sebagai seorang wanita saya dapat mengatasi dengan mudah dan meyakinkan polisi di jalan,” tuturnya.

“Pengalaman saya dalam pelayanan sosial telah menguatkan saya sebagai seorang wanita. Saya kehilangan suami saya 15 tahun yang lalu dan ini juga membuat saya mandiri. Saya mengesampingkan banyak kekhawatiran dan satu-satunya kekhawatiran saya adalah bagaimana menyelamatkan anak saya dari desa terpencil itu. Saya merasa putra saya akan lebih aman di rumah daripada di tempat lain,” ujar Begum.

Begum mengatakan, dia pertama kali meminta izin dari kantor polisi setempat untuk pergi ke tujuannya, mengingat kemungkinan yang akan dialaminya selama perjalanan, tapi ia akhirnya memilih naik skuter.

Peristiwa itu telah membuatnya mendapatkan pujian tidak hanya di keluarganya tetapi juga di seluruh desa. Beberapa penduduk memuji “keberanian”.

Begum mengatakan, dia bukan seorang pahlawan. Dia hanya seorang ibu biasa yang mengikuti instingnya.

“Wanita bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan. Terlepas dari ketidaknyamanan yang sangat dan perjalanan panjang. Cinta saya kepada putra saya yang membuat saya terus maju,” terangnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Pompeo tegaskan negara Arab lain yang 'normalkan' hubungan dengan "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan negara-negara Arab lainnya juga akan menormalisasi hubungan dengan "Israel", TV Al-Arabiya melaporkan pada hari Minggu (22/11/2020). Washington akan terus bekerja untuk…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Saudi yakin Biden hadirkan stabilitas di Timteng

RIYADH (Arrahmah.com) - Menlu Arab Saudi mengatakan pada Sabtu (21/11/2020) ia percaya diri bahwa Joe Biden dan Demokrat yang akan mendominasi pemerintah AS di masa mendatang akan mengeluarkan kebijakan yang menolong kawasan Timur Tengah…

Tidak rela rumahnya dibongkar petugas, seorang wanita bakar diri

TEHERAN (Arrahmah.com) - Insiden mengejutkan tentang seorang wanita yang membakar dirinya di provinsi Hormozgan di Iran selatan telah menimbulkan kemarahan dan kemarahan yang meluas di seluruh negeri, lapor Anadolu Agency. Insiden itu…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

Netanyahu dan Mohammed bin Zayed Masuk Nominasi Nobel Perdamaian

TEL AVIV (Arrahmah.com) – Kantor Perdana Menteri "Israel", Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan pada Selasa (24/11/2020) jika ia telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian. Usulan nominasi itu, menyusul kesepakatan normalisasi…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Iklan