Komnas HAM desak Kapolri terbuka soal kematian Qidam Alfariski yang dituduh teroris

1.059

Support Us

PALU (Arrahmah.com) – Qidam Alfariski, seorang pemuda warga Desa Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara tewas di tangan aparat pada Kamis (9/4/2020). Qidam dituduh dan diberitakan media terlibat jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Menurut laporan Kiblat.net, Qidam punya masalah dengan keluarga dan hendak pergi ke Menado. Qidam kemudian kabur dari rumah dengan membawa ransel lewat belakang Polsek Pesisir Utara di Desa Membuke, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

“Iya, (Qidam ini-red) masih anak sekolah, dia dimarahi neneknya, dibilang jangan pergi, tapi anak ini malah pinjam uang sama tetangga untuk sewa oto pergi Manado, dia lari dari rumah bawa tas ransel lewat belakang Polsek Poso Pesisir Utara, Kong polisi kira dia orang gunung, akhirnya didor,” ujar salah seorang kerabat yang menolak disebutkan namanya kepada Kiblat.net pada Sabtu (11/4).

Jenazah Qidam. (Foto: Kiblat.net)

Dalam sebuah video yang beredar, jenazah Qidam terlihat penuh luka tusuk, sayatan memanjang dan luka tembak. Berdasarkan keterangan keluarga, leher Qidam dalam kondisi patah. Kulit paha hingga dekat kemaluan terlihat disayat memanjang. Selain itu ditemukan juga luka tusukan pisau di leher dan sayatan di dada sebelah kiri dan kanan. Tak hanya itu, bekas luka tembakan juga nampak di dada depan hingga tembus belakang.

Keluarga Qidam melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) RI Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) atas kematian Qidam Alfariski. Komnas HAM mendesak Kapolri untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan evaluasi terbuka atas kematian pemuda asal Poso Pesisir itu.

Komnas-HAM RI Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) mendesak Kepolisian Republik Indonesia dan Polda Sulteng untuk segera melakukan penyelidikan secara serius terkait penembakan warga Desa Tambarana, Kabupaten Poso yang diduga dilakukan oleh anggota kepolisian.

“Mendesak ke pihak ke kepolisian (Kapolri, Kapolda Sulteng) untuk sesegera mungkin lakukan penyelidikan dan penyidikan secara serius, mendalam dan terbuka atas sebab musabab dan alasan hingga penembakan tersebut terjadi,” ujar Ketua Komnas-HAM Sulteng Dedi Askary dalam keterangan tertulis, Senin (14/4), seperti dilansir Antara.

Menurut Dedi, desakan itu merupakan tindak lanjut dan sikap Komnas-HAM atas aduan ayah dan keluarga korban penembakan almarhum Qidam Alfariski. Dalam keterangan tertulis Komnas-HAM itu juga disebutkan, Qidam meninggal dunia setelah ditembak oleh pihak kepolisian pada Kamis (9/4) di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.

Ayah korban dalam keterangan di Komnas-HAM menyebutkan bahwa anaknya (Qidam) dianiaya dan ditembak mati oleh aparat kepolisian.

Dalam keterangan itu disebutkan bahwa ayah Qidam Alfariski datang melapor di Kantor Komnas HAM Perwakilan Sulteng didampingi paman dan Tim Pembela Muslim Sulawesi Tengah, di Ruang Penerimaan Pengaduan Komnas HAM Sulteng, Senin (13/4) sembari menyampaikan pengaduan, sekaligus menyampaikan bantahan mereka atas seluruh keterangan polisi yang menyebut almarhum merupakan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT). (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Muslim di Bihar Dilarang Membangun Masjid

NEW DELHI (Arrahmah.com) – Komunitas Hindu keberatan dengan pembangunan masjid di sebuah desa di perbatasan Bargania, distrik Sitamarhi, Bihar, kata penduduk Muslim di desa itu. Mahmood, seorang warga desa, mengatakan para tetua dari…

Houtsi klaim membunuh 8 tentara Saudi

MARIB (Arrahmah.com) - Teroris syiah Houtsi mengklaim telah membunuh delapan tentara Saudi di Yaman timur, Anadolu Agency melaporkan. "Pasukan rudal telah berhasil, pada Sabtu malam, menargetkan ruang operasi gabungan di kamp Tadawin di…

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

PM baru zionis 'Israel' sambut baik kedatangan ratusan orang Yahudi Ethiopia

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan "Israel" Benny Gantz menyambut baik kedatangan 316 Yahudi Ethiopia ke wilayah Palestina yang dicaplok"Israel", dalam sebuah angkutan udara khusus yang dipimpin oleh Menteri…

Pejuang asal Suriah telah kembali dari Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Tentara bayaran Suriah yang dipasok Turki telah kembali ke daerah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah setelah bertempur di sisi pasukan Azerbaijan di wilayah Karabakh, Observatorium Suriah untuk Hak…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Turki kembali lanjutkan kampanye militer di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Angkatan Bersenjata Turki melanjutkan kampanye militer mereka di Suriah utara pada Selasa (1/12/2020), ketika pasukan mereka menyerang posisi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) di provinsi Al-Raqqa dan Aleppo. Menurut…

Daily Mail Bagikan Masker Buatan Muslim Uyghur Pada NHS

LONDON (Arrahmah.com) – Sebuah badan amal yang didirikan oleh surat kabar Daily Mail menyumbangkan 100.000 masker wajah yang dicurigai dibuat oleh warga Uighur yang ada di kamp konsentrasi Cina pada NHS, program kesehatan di Inggris.…

Hari Ini, Polisi Periksa Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Hari ini, Selasa (1/12/2020) Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akan diperiksa polisi sebagai saksi terkait dugaan pelangaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumuman massa di tengah…

Pejuang Al Qaeda di Suriah kembali ke Marib, Yaman

MARIB (Arrahmah.com) - Sumber lokal mengungkapkan bahwa sejumlah pemimpin dan pejuang Al-Qaeda telah kembali ke provinsi Yaman Marib dari Suriah dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan Yemen News Portal. Unsur-unsur Al Qaeda…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah