Republik Ceko berhasil lewati masa terburuk wabah corona

495

Support Us

PRAHA (Arrahmah.com) – Republik Ceko telah berhasil melewati masa terburuk dari pandemi virus corona (COVID-19), kini mereka mulai bangkit kembali usai menghentikan dan mengendalikan penebaran COVID-19.

Menteri Kesehatan Adam Vojtech mengatakan bahwa Ceko tengah bersiap untuk memulai kehidupan normal kembali. Proses tersebut dilakukan secara bertahap.

“Kita bisa bersiap untuk secara bertahap kembali ke kehidupan normal,” kata Menteri Adam Vojtech seperti dilansir AFP (9/4/2020).

“Kita tentu saja telah melewati yang terburuk. Pada saat yang sama, kita telah berhasil melindungi rumah sakit dan unit perawatan intensif yang masih memiliki cadangan,” lanjutnya.

Sebelumnya, pejabat Ceko melaporkan ada 195 kasus baru infeksi Corona pada Selasa (7/4). Angka kasus itu turun dari total 375 kasus pada 27 Maret, yang bisa disebut fase puncak di Ceko.

“Data terakhir menunjukkan terobosan dalam tren. Ini adalah sinyal yang jelas bahwa penyebaran penyakit yang sulit dikendalikan ini telah berhenti,” kata Ladislav Dusek, kepala Institut Informasi dan Statistik Kesehatan Ceko.

Dusek mengatakan bahwa pada Selasa (7/4), jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi mencapai 5,1 persen dari total tes yang dilakukan. Hal ini menyusul penurunan yang stabil dari 6,7 persen pada akhir Maret.

“Jumlah harian pasien baru di rumah sakit kira-kira tetap sama,” kata Dusek.

Dia menambahkan bahwa sekitar 13-15 persen dari mereka yang dites positif memerlukan perawatan di rumah sakit.

Untuk diketahui, guna membendung penyebaran virus, pemerintah Ceko telah menutup perbatasan. Sebagian besar toko, semua pub, bioskop dan teater tutup pada pertengahan Maret.

Pada saat itu, Dusek menjelaskan setiap orang Ceko mampu menularkan 2,64 orang. Tetapi jumlah itu turun menjadi sekitar 1 orang berkat tindakan kebijakan penutupan perbatasan.

Para pejabat juga memerintahkan orang-orang untuk mengenakan masker saat pergi keluar. Mereka juga membatasi sebagian besar acara pertemuan publik untuk dua orang. Namun pada hari Senin (6/4), mereka mulai mengendurkan beberapa kebijakan, seperti mulai membuka beberapa toko dan melonggarkan keharusan pemakaian masker untuk olahraga.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

Habib Rizieq: Saya Mohon Maaf Kepada Rakyat Indonesia Soal Kerumunan Massa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terkait kerumunan massa sejak penyambutan kedatangannya beberapa waktu, hingga saat peringatan Maulid…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

Iran siap balas dendam atas pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Pembunuhan ilmuwan nuklir ternama Iran oleh penyerang tak dikenal dikaitkan dengan "Israel" oleh pejabat senior politik dan militer di Teheran, Anadolu Agency melaporkan, Sabtu (28/11/2020). Mohsen Fakhrizadeh,…

Din Syamsuddin dan Tokoh dari 212 Terdepak dari Kepengurusan MUI

JAKARTA (Arrahmah.com) - Din Syamsuddin tidak termasuk dalam kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 beserta dengan sejumlah tokoh yang kerap berafiliasi dengan aksi 212 seperti Bachtiar Nasir. Yusuf Martak, dan…

Bendera Azerbaijan dikibarkan di kota Lachin yang baru dibebaskan

LACHIN (Arrahmah.com) - Tentara Azerbaijan memasuki wilayah Lachin pada Selasa setelah 28 tahun pendudukan oleh pasukan Armenia dan mengibarkan bendera nasional Azerbaijan di pusat kota. Dalam gambar yang dibagikan oleh Kementerian…

'Israel' peringatkan warganya agar tidak bepergian ke UEA dan Bahrain

TEL AVIV (Arrahmah.com) - "Israel" telah memperingatkan warganya agar tidak melakukan perjalanan ke UEA dan Bahrain karena khawatir akan tanggapan Iran terhadap pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh, Al-Khaleej Online melaporkan.…

Iran tuduh "Israel" sebagai dalang pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - "Israel" membunuh seorang ilmuwan nuklir Iran dengan menggunakan teknologi yang dikendalikan dari jarak jauh, seorang pejabat keamanan senior Iran menuduh pada Senin (30/11/2020). "Sayangnya, operasi itu sangat…

Pasukan Turki menarik diri dari kota strategis di Suriah barat laut

ALEPPO (Arrahmah.com) - Dalam 72 jam terakhir, Angkatan Bersenjata Turki mulai menarik pasukan mereka dari dua wilayah penting di barat laut Suriah. Menurut laporan baru dari provinsi Aleppo, Angkatan Bersenjata Turki telah mulai menarik…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

Setelah Watad, HTS Buka Perusahaan Minyak Baru Bernama Kaf

IDLIB (Arrahmah.com) – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan bahwa kelompok pembebasan Suriah HTS membuka perusahaan minyak baru di daerah yang ada di bawah kendalinya di Idlib dan sebagian Aleppo. Sebagaimana…

PressTV: Senjata yang dipakai dalam pembunuhan Fakhrizadeh dibuat di "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Press TV Iran melaporkan pada Senin (30/11/2020) bahwa senjata yang digunakan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terkemuka Mohsen Fakhrizadeh minggu lalu dibuat di "Israel", musuh lama Republik Islam. "Senjata…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah