Pangkalan utama AS di Afghanistan dipukul sejumlah roket

671

Support Us

KABUL (Arrahmah.com) – Lima roket menghantam pangkalan udara utama AS di Afghanistan pada hari Kamis (9/4/2020) tetapi tidak ada korban, kata pasukan pimpinan NATO Afghanistan.

Serangan itu terjadi beberapa minggu setelah Taliban dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan mengenai penarikan pasukan internasional pimpinan-AS sebagai imbalan atas jaminan keamanan Taliban.

“Lima roket ditembakkan di lapangan udara Bagram pagi ini (9/4),” misi yang dipimpin NATO, Resolute Support, mengatakan di Twitter, merujuk pada pangkalan udara utama AS di Afghanistan, utara Kabul.

“Tidak ada korban.”

Reuters melansir, IS dalam sebuah pernyataan di media sosial mengaku pejuang mereka menargetkan landasan pendaratan helikopter di Bagram.

Seorang juru bicara Taliban mengatakan di Twitter bahwa kelompoknya tidak berada di belakang serangan itu.

Berita Terkait

Afiliasi Afghanistan dari ISIS-K, yang dikenal sebagai ISIS Khurasan, setelah nama lama untuk wilayah tersebut, pertama kali muncul di Afghanistan timur pada tahun 2014, dan sejak itu telah membuat terobosan ke daerah-daerah lain, terutama utara.

Militer AS memperkirakan kekuatan mereka ada 2.000 pejuang. Beberapa pejabat Afghanistan memperkirakan jumlahnya lebih tinggi.

IS yang memerangi pasukan pemerintah asing dan Afghanistan serta Taliban, telah melakukan beberapa serangan paling mematikan di pusat-pusat kota Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir.

Taliban, sebagai bagian dari perjanjian mereka dengan Amerika Serikat, telah berjanji untuk membuka pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan yang didukung AS tetapi sedikit kemajuan yang telah dibuat.

Pemerintah Afghanistan telah mulai membebaskan para tahanan Taliban dari sebuah penjara di dekat pangkalan Bagram, sebagai langkah untuk membangun kepercayaan bagi pembicaraan Taliban.

Seratus anggota Taliban dijadwalkan akan dibebaskan hari ini (9/4) dari penahanan di penjara dekat pangkalan, setelah pembebasan 100 anggota Taliban hari Rabu (8/4).

Kesepakatan pertukaran tahanan mengatur agar pemerintah membebaskan 5.000 tahanan Taliban, dan Taliban membebaskan 1.000 anggota pasukan keamanan Afghanistan sebagai gantinya. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pasukan Azerbaijan Dituduh Memenggal Kepala Tentara Armenia

KARABAKH (Arrahmah.com) – Tentara Azerbaijan dituduh memenggal kepala seorang tentara Armenia dan mengejek keluarga korban dengan memposting foto kepalanya yang dipenggal di media sosial, kata pembela hak asasi manusia, Selasa (24/11/2020).…

DPR: Baliho HRS Urusan Satpol PP

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Willy Aditya mengatakan penurunan baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) merupakan ranah dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Maka dari…

Sejarah militer Australia di Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) - Penyelidikan independen telah menemukan informasi yang dapat dipercaya bahwa pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan tak bersenjata dan warga sipil di Afghanistan, dimana komando senior memaksa tentara…

Anggota DPR: Layanan calling visa bagi "Israel" merupakan pengkhianatan UUD '45

JAKARTA (Arrahmah.com) - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai segala bentuk kerjasama antara Indonesia dengan "Israel" merupakan bentuk pengkhianatan terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab menurut Sukamta, menghapuskan…

Pompeo akan temui negosiator Taliban di Qatar

DOHA (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akan bertemu dengan negosiator dari Taliban dan pemerintah Afghanistan di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan mereka saat Amerika Serikat mempercepat penarikan pasukannya.…

Netanyahu desak agar AS tak kembali ke kesepakatan nuklir Iran

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu, dalam pesan kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, mengatakan pada hari Minggu (22/11/2020) seharusnya tidak ada kembali ke kesepakatan nuklir Iran 2015 yang…

DKI Kaji Rencana Pembelajaran Tatap Muka Awal 2021

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tengah mengkaji rencana pembukaan pembelajaran tatap muka pada awal tahun 2021. "Bidang pendidikan memang belum dibuka tapi sedang dalam proses kajian," kata Riza usai…

Mesut Ozil serukan umat Islam untuk bungkam Islamofobia dengan kebaikan

LONDON (Arrahmah.com) - Pesepakbola Jerman keturunan Turki Mesut Ozil menyerukan kepada umat Islam di seluruh dunia untuk membalas Islamofobia yang tengah meningkat di beberapa negara di dunia dengan kebaikan. Dalam postingan Twitternya…

Turki-Saudi sepakat selesaikan masalah melalui dialog

RIYADH (Arrahmah.com) - Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz sepakat dalam panggilan telepon untuk meningkatkan hubungan bilateral dan menyelesaikan perselisihan yang luar biasa melalui dialog, kata…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Kementerian BUMN Libatkan Ulama NU Ceramah di Seluruh Masjid BUMN

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kementerian BUMN mengajak peran aktif para ulama dari kalangan Nahdliyin akan dilibatkan untuk mengisi ceramah dan kajian di berbagai masjid yang terdapat di seluruh perkantoran BUMN. Hal tersebut dalam rangka…

Surya Paloh Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Surya saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta. "Betul, setelah…

Iklan