MER-C desak pemerintah segera bebaskan Siti Fadilah untuk bantu tangani Corona

2.028

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Lembaga Kegawatdaruratan Medis dan Kebencanaan, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera membebaskan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) periode 2004-2009, Siti Fadilah Supari.

Presidium MER-C, Yogi Prabowo mengatakan, mantan Menkes Siti Fadilah berhasil membuka wawasan bagi negara-negara lain di dunia dalam penanganan virus. Maka sudah selayaknya bangsa Indonesia membebaskan beliau untuk membantu menghadapi pandemi Covid-19 yang masih banyak menyimpan berbagai misteri.

“Selain itu ada pertimbangan kemanusiaan yang kritis mengingat usianya yang sudah memasuki 70 tahun, geriatrik dan mempunyai penyakit kronis. Dengan kondisi rumah tahanan dan usia geriatrik sehingga Siti (mantan Menkes) rentan terkena Covid-19,” kata Yogi melalui pesan tertulis, sebagaimana dilansir Republika.co.id, Rabu (8/4/2020).

Yogi menegaskan, memenjarakan Siti Fadilah bisa menimbulkan pelanggaran kemanusiaan tentang Elder Abuse. Yaitu memperlakukan kelompok usia geriatrik tidak sebagaimana mestinya dan menimbulkan risiko apalagi di tengah pandemi Covid-19.

Yogi juga mengungkapkan, Siti sosok wanita yang cerdas, sigap dan berani. Sampai saat ini mantan Menkes itu masih mendekam di penjara Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Karena divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta pada 16 Juni 2017. Kasusnya dugaan korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang pernah dipimpinnya.

“Sebuah dakwaan yang tidak pernah diakuinya, meski di usianya yang sudah senja dengan berbagai penyakit yang mendera, namun vonis dijalaninya dengan sabar di penjara,” tutur Yogi.

Yogi menilai, sepak terjang wanita kelahiran 6 November 1949 ini kembali dibutuhkan di tengah merebaknya wabah Covid-19 yang penuh misteri. Mengingat bagaimana sigap dan beraninya Siti sebagai Menkes saat itu mengatasi politik pandemi flu burung dan membongkar ketidakadilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Amerika Serikat (AS) terkait virus tersebut.

Kala itu, lanjtu Yogi, MER-C juga menyatakan dukungannya terhadap keputusan Menkes untuk menutup lembaga penelitian USA di Indonesia yaitu Namru 2.

“Keahlian dan integritasnya kembali diuji dalam menghadapi pandemi flu babi. Sikap kritis beliau mendapat apresiasi dari berbagai negara lainnya dan dianggap menyelamatkan dunia dari bahaya konspirasi virus dunia,” tandasnya.

Yogi menjelaskan, satu hal yang menjadi prioritasnya adalah kesehatan rakyat. Siti Fadila sadar betul bagaimana kesehatan adalah isu yang sangat penting dan berkaitan erat dengan ketahanan nasional suatu bangsa.

“Inilah yang ia (Siti) jaga selama diamanahi tanggung jawab sebagai Menkes,” tegasnya.

Atas dasar pertimbangan di atas yaitu kemanusiaan dan kontribusi yang bisa diberikan bagi bangsa ini, MER-C mendesak pemerintah Indonesia untuk dapat segera membebaskan Siti.

“Kami berharap di luar penjara, Ibu Siti Fadilah Supari bisa turut menyumbangkan pemikiran dan keahliannya dalam mengatasi wabah virus corona yang tengah mengancam negeri kita tercinta Indonesia di mana angka kasus terus bertambah dari hari ke hari dan korban meninggal terus berjatuhan, termasuk tenaga kesehatan,” terangnya.

Sebelum semuanya terlambat dan kasus Covid-19 semakin meluas, lanjut Yogi, MER-C berharap semua potensi yang dimiliki bangsa ini termasuk potensi putra putri terbaik bangsa yang mempunyai keahlian di bidang terkait segera dilibatkan. Supaya bisa bersama-sama bergerak menghadapi dan mengatasi wabah ini.

“Setelah ikhtiar maksimal, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa melindungi bangsa ini dan semoga wabah ini dapat segera hilang dari bumi Indonesia,” pungkasnya.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Analis: Pertemuan rahasia "Israel"-Saudi mengirim pesan kuat kepada Biden soal Iran

RIYADH / JERUSALEM (Arrahmah.com) - Pertemuan bersejarah antara perdana menteri "Israel" dan putra mahkota Arab Saudi telah mengirimkan sinyal kuat kepada sekutu dan musuh bahwa kedua negara tetap berkomitmen kuat untuk menahan musuh…

MUI Keluarkan Fatwa Tentang Pemakaian Masker Bagi Yang Ihram

JAKARTA (Arrahmah.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang pemakaian masker bagi orang yang sedang ihram. Dalam fatwa tersebut terdapat empat ketentuan hukum yakni memakai masker bagi perempuan yang sedang ihram…

Cendekiawan Muslim kecam fatwa anti-Ikhwanul Muslimin oleh Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) pada Sabtu (28/11/2020) mengutuk fatwa Saudi yang memfitnah Ikhwanul Muslimin, yang menggambarkan kelompok tersebut sebagai organisasi tersesat dan teroris, Quds…

Lagi, seorang imam Masjid diserang orang tak dikenal

GARUT (Arrahmah.com) - Seorang Imam Masjid, Endang Rahmat (60), warga Kampung Rancamaya, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terluka parah akibat dianiaya orang tak dikenal. Peristiwa penganiayaan tersebut…

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

Maaher Ditangkap Bareskrim di Bogor

BOGOR (Arrahmah.com) - Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terkait kasus ujaran kebencian di media sosial Twitter @ustadzmaaher_. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan…

Relawan Sosial Inggris Tauqir Sharif Akhirnya Dibebaskan HTS

IDLIB (Arrahmah.com) – Relawan sosial Inggris Tauqir “Tox” Sharif akhirnya dibebaskan oleh kelompok perlawanan Suriah HTS di Idlib, Selasa (24/11/2020). Tox telah ditahan oleh HTS sejak bulan Agustus dan mengatakan dia disiksa oleh…

Kapolres Bogor Bantah Habib Rizieq Kabur dari Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri F membantah Habib Rizeq Shihab kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor. Ia menegaskan, Habib Rizieq pulang, bukan kabur. "Meninggalkan rumah sakit, kategori kabur bukan. Siapa yang…

Tentara Aljazair tewas dalam bentrokan dengan militan

JIJEL (Arrahmah.com) - Tentara Aljazair tewas pada Rabu (2/12/2020) dalam bentrokan dengan kelompok Islam bersenjata di timur laut negara itu, kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan. Lelmaya Sifeddine tewas "dalam bentrokan…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

Pengadilan Iran desak tindakan tegas terhadap 'penyusup' pasca pembunuhan Fakhrizadeh

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala pengadilan Iran Ebrahim Raisi meminta layanan keamanan negara pada hari Senin (30/11/2020) untuk menindak "jaringan infiltrasi" setelah pembunuhan seorang ilmuwan nuklir militer Iran. "Badan intelijen dan…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah