Pengusaha alat kesehatan asal Indonesia kembangkan rapid-test mandiri Covid-19, cepat dan terjangkau

535

Support Us

JAKARTA (Arrahmah.com) – Seorang pengusaha asal Indonesia bernama Santo Purnama, berhasil mengembangkan rapid-test mandiri untuk Covid-19.

Santo mengembangkan alat tes tersebut melalui perusahaannya, Sensing Self yang berbasis di Singapura hanya dalam waktu 4 bulan.

Dengan alat tes ini, setiap orang bisa melakukan pengetesan di rumah. Hanya dalam waktu 10 menit dan dengan harga yang terjangkau (sekitar Rp 160 ribu per buah).

Alat ini diklaim telah mendapatkan lisensi edar dari tiga pasar penting dunia, yaitu Eropa (sertifikasi CE), India (disetujui National Institute of Virology dan Indian Council of Medical Research), dan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA).

Sebagaimana dilansir Liputan6, Rabu (1/4/2020), FDA telah memberikan persetujuan bagi alat tes Covid-19 ini, dengan syarat bahwa penggunaannya harus dilakukan di lembaga medis formal.

India, yang mencatatkan angka ribuan kasus positif COVID-19, telah memesan alat tes cepat Sensing Self sejumlah 3 juta unit.

Alat uji yang dikembangkan tersebut harganya terjangkau. Hanya US$10 atau sekitar Rp160 ribu.

“Para tenaga medis bisa berfokus merawat pasien dengan gejala menengah-parah, alih-alih menghabiskan waktu untuk mengetes ribuan orang,” kata Santo di Jakarta, Kamis (2/4/2020), lansir VIVA.

Berita Terkait

Santo mengaku ingin membantu pemerintah Indonesia untuk menyediakan alat tes pendeteksi virus corona secara mandiri. Hanya saja, perusahaannya belum mendapatkan persetujuan.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan respons positif bagi inisiatif kami untuk membawa alat tes mandiri ini ke Indonesia,” ungkapnya.

Santo mengaku, pemerintah belum merespons permintaannya selama satu bulan lebih. Padahal, Badan Farmasi Eropa memberikan persetujuan dalam dua hingga tiga pekan. Saat ini, Santo dan timnya di Sensing Self mengembangkan solusi lain, yakni tes dengan asam nukleat (nucleic acid test).

Alat tes ini dianggap mampu mendeteksi sampai 99 persen, bahkan pada hari pertama pengguna terpapar Virus Corona COVID-19.

Sebagai pembanding, salah satu ilmuwan Singapura bernama Jackie Ying juga mengembangkan alat uji untuk mendeteksi COVID-19 dalam 5 hingga 10 menit.

Santo Purnama dan Shripal Gandhi merupakan partner pendiri Sensing Self. Perusahaan ini bergerak dalam pengembangan alat tes kesehatan mandiri, untuk memberdayakan setiap orang agar dapat mendeteksi kesehatannya masing-masing dan mendapatkan pengobatan di tahap sedini mungkin.

Ia memiliki latar belakang ilmu komputer dan teknologi dari Purdue University dan Stanford University, sementara Shripal Gandhi merupakan lulusan terbaik jurusan teknik kimia dan biosains dari University of Mumbai dan University of California.

Menurut Santo, keunggulan alat rapid test mandiri buatannya ini terletak pada enzim yang terdapat dalam alat tes tersebut. Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis atau senyawa yang mempercepat proses reaksi dalam suatu proses kimia organik. Dalam rapid test, enzim berperan dalam menentukan hasil tes COVID-19 yang dilakukan seseorang.

(ameera/arrahmah.com)

 

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Revolusi Mental Jokowi Versus Revolusi Akhlaq HRS

Oleh: Ustadz Irfan S. Awwas Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin JAKARTA (Arrahmah.com) - Setiap manusia, kafir maupun muslim, secara mutlak memiliki tiga macam unsur kehidupan, sejak dilahirkan sampai mati. Yaitu, fisik, prilaku,…

Tiga kota di Mali dihantam ledakan rudal

BAMAKO (Arrahmah.com) - Kota Kidal, Gao, dan Menaka di Mali utara dilanda serangan serentak pada hari Senin (30/11/2020) terhadap kamp-kamp militer yang menampung pasukan internasional, menurut penduduk dan seorang pejabat PBB. Penduduk…

Menteri Denmark: Ummat Islam Denmark Harus Dukung Seks Pra Nikah

KOPENHAGEN (Arrahmah.com) – Mattias Tesfaye, Menteri Luar Negeri dan Integrasi Denmark, mengatakan pernyataan kontroversial dalam sebuah unggahannya di sosial media usai pertemuan dengan beberapa ulama Muslim. Ia mengatakan bahwa perempuan…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Saudi bantah pertemuan MBS dengan Netanyahu

RIYADH (Arrahmah.com) - Saudi membantah laporan bahwa Putra Mahkota Muhammad Bin Salman bertemu dengan Perdana Menteri "Israel" Benjamin Netanyahu di kerajaan. Radio Israel Army mengklaim Netanyahu melakukan perjalanan rahasia ke Arab…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Iklan