Irak cabut lisensi Reuters atas dugaan pelaporan berlebihan coronavirus

157

Support Us

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Irak telah mencabut lisensi pelaporan kantor berita Reuters selama tiga bulan setelah melaporkan jumlah kasus virus corona baru di negara itu yang mencapai ribuan, jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dikeluarkan pemerintah.

Komisi Komunikasi dan Media Irak (CMC) mengutuk laporan itu, menyebutnya “mengherankan” dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (2/4/2020).

Reuters mengutip tiga dokter yang tidak disebutkan namanya bersama dengan staf kementerian kesehatan dan pejabat senior pemerintah anonim yang mengatakan bahwa ribuan orang di Irak telah menderita COVID-19.

Laporan berita itu juga mengatakan jumlah kematian jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan secara publik, dan bahwa Baghdad menyembunyikan data dari publik – tuduhan sangat ditolak oleh kementerian kesehatan Irak.

“Ini informasi yang salah,” kata Saif al-Badr, juru bicara kementerian kesehatan, dalam pesan singkat yang dikirim ke Reuters tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Jumlah kematian resmi di Irak dari COVID-19 adalah 54, sementara jumlah kasus virus corona total 772.

Selain untuk sementara mencabut lisensi Reuters, Irak mengatakan akan mengenakan denda sekitar $ 21.000.

Berita Terkait

Mereka juga meminta Reuters untuk mengeluarkan permintaan maaf atas laporan yang “membahayakan keamanan sosial”. Tidak ada tanggapan langsung dari kantor berita tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Irak mengatakan pada hari Rabu (1/4) jumlah kasus COVID-19 di negara itu akan meningkat tajam selama 10 hari ke depan karena pengujian yang lebih ketat.

Angka-angka di Irak “masih moderat sejauh ini tetapi memperkirakankan lonjakan dalam beberapa minggu mendatang” karena peningkatan pengujian, kata perwakilan WHO di Irak, Adham Ismail, dalam sebuah wawancara dengan TV Al-Ayyam, saluran satelit Irak.

“Tiga laboratorium menjadi operasional untuk pengujian COVID-19 di Najaf, Basra, dan Baghdad Medical City di Baghdad,” kata Ismail.

“Ini telah meningkatkan jumlah kasus yang diuji menjadi lebih dari 4.500 tes sehari, dibandingkan dengan maksimum 100 sehari beberapa minggu lalu,” tambahnya.

Irak memberlakukan lockdown pada 17 Maret dan pembatasan perjalanan sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengatasi infeksi. Sejak itu memperpanjang lockdown nasional dua kali.

Negara ini memiliki perbatasan dengan Iran, yang memiliki jumlah kasus terbanyak di Timur Tengah. Irak juga memiliki sistem pelayanan kesehatan yang lemah setelah bertahun-tahun dikenai sanksi, perang, dan penelantaran.(Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Ledakan berturut-turut di pasar Bamyan mengakibatkan 14 orang tewas dan 45 lainnya luka-luka

BAMYAN (Arrahmah.com) - Ledakan berturut-turut yang terjadi di provinsi Bamyan tengah, salah satu daerah di Afghanistan yang relatif aman, pada Selasa (24/11/2020) telah menyebabkan 14 orang tewas, kata pejabat setempat. Menurut…

Ilmuwan nuklir Iran tewas dibunuh, Iran salahkan AS dan "Israel"

TEHERAN (Arrahmah.com) - Kepala militer Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan "tangan kriminal" Amerika Serikat dan "Israel" terlihat jelas dalam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir top di Teheran pada Jumat (27/11/2020), kantor…

Houtsi klaim rebut wilayah di selatan Saudi

NAJRAN (Arrahmah.com) - Gerakan Ansarallah (pasukan Houtsi) megklaim telah mencetak kemajuan besar baru-baru ini di wilayah selatan Arab Saudi, menyusul operasi besar di dalam wilayah Al-Dahrah di Provinsi Najran. Menurut klaim yang…

Kanada kurangi hukuman teroris penyerang Masjid di Quebec

QUEBEC (Arrahmah.com) – Pengadilan banding di provinsi Quebec, Kanada, telah memutuskan bahwa tersangka penyerang sebuah masjid di kota Quebec pada 2017 akan dapat mengajukan pembebasan bersyarat dalam 25 tahun. Pengadilan menyatakan,…

Susul Arab Saudi, UEA Labeli IM Sebagai Teroris

DUBAI (Arrahmah.com) – Dewan Fatwa Uni Emirat Arab (UEA) melabeli Ikhwanul Muslimin (IM) sebagai teroris. Hal ini disampaikan selama pertemuan virtual pada Senin (23/11/2020), yang dipimpin oleh Ketua Dewan, Sheikh Abdullah bin Bayyah.…

Pemboman di Suriah utara tewaskan 29 pejuang pro-Turki

AL BAB (Arrahmah.com) - Dua puluh sembilan orang tewas pada Selasa (24/11/2020) oleh bahan peledak dalam tiga insiden terpisah di beberapa bagian Suriah utara di sepanjang perbatasan dengan Turki, menurut laporan kelompok pemantau. Tidak…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Houtsi serang Aramco di Jeddah

JEDDAH (Arrahmah.com) - Militer Yaman yang didukung Houtsi mengumumkan telah menargetkan stasiun distribusi Aramco di kota pelabuhan Saudi di Jeddah menggunakan rudal presisi tinggi bersayap Quds-2. Juru bicara militer Brigadir Jenderal…

Saudi tangguhkan impor daging Turki

ANKARA (Arrahmah.com) - Arab Saudi secara resmi menangguhkan impor daging, telur, dan produk lainnya dari Turki awal bulan ini, kata serikat pengekspor Turki, setelah memboikot barang-barang Turki secara tidak resmi selama berbulan-bulan…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

AS tawarkan $10 juta untuk informasi pemimpin HTS

AMERIKA SERIKAT (Arrahmah.com) – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah untuk informasi tentang pemimpin kelompok perlawanan Suriah HTS (24/11/2020). Sebagaimana diposting di akun Twitter mereka, Departemen Kehakiman…

Iklan