Kecewa dengan Turki, pejuang oposisi Suriah menyesal telah pergi di Libya

1.478

Support Us

TRIPOLI (Arrahmah.com) – Pejuang oposisi Suriah yang didukung Turki, yang dikirim ke Libya, menyatakan ketidaksenangannya dengan situasi saat ini, menurut laporan kelompok pemantau pada Senin (30/3/2020).

Mengutip sumber-sumber oposisi, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan ada ketidakpuasan yang meluas di kalangan pejuang oposisi Suriah yang dikirim ke Libya dari Turki, lansir AMN.

SOHR terus memantau pengiriman pejuang oposisi Suriah ke Libya oleh Turki. Sumber-sumber SOHR telah mengonfirmasi bahwa ketidakpuasan yang meluas terjadi di antara para pejuang Suriah yang telah dikirim ke Libya, karena Turki mengabaikan janjinya pada saat mereka menderita dari kondisi kehidupan yang mengerikan di sana, kata laporan itu.

Berita Terkait

Menurut SOHR, mereka telah menerima rekaman audio di mana seorang pejuang Suriah mengatakan dia menyesal pergi ke Libya, dan dia mendesak para pejuang lainnya yang ingin dikirim ke Libya untuk mempertimbangkan kembali pilihan ini.

Para tentara tersebut dijanjikan oleh Turki gaji bulanan sebesar 2.000 USD, dan Turki gagal memenuhi janji yang mereka buat.

“Turki membayar gaji kami hanya satu bulan. Itu belum mengamankan apa pun untuk kami. Bahkan rokok, kami sulit mendapatkannya. Kami tinggal di sebuah rumah tetapi kami tidak bisa keluar darinya, karena sel-sel pasukan Haftar dikerahkan di seluruh wilayah,” ujar pejuang oposisi Suriah, menambahkan bahwa “kami semua ingin kembali ke Suriah. Ada tempat yang telah mereka siapkan untuk meninggalkan Libya ke Suriah melalui Korps Al-Sham.”

Pejuang oposisi Suriah di Libya baru-baru ini menderita banyak korban jiwa di dekat ibu kota Tripoli, ketika Tentara Nasional Libya (LNA) yang dipimpin Haftar, terus bergerak maju di beberapa bagian negara itu. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

1 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Blokade "Israel" terhadap Jalur Gaza telah merugikan Palestina lebih dari $ 16 miliar dan mendorong lebih dari satu juta orang di bawah garis kemiskinan hanya dalam waktu lebih dari 10 tahun, menurut laporan baru…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Pihak berwenang India mulai memburu para aktivis dan lembaga pro-kebebasan di Kashmir

SRINAGAR (Arrahmah.com) - Pada 28 Oktober 2020, pihak berwenang India di Kashmir menggerebek rumah dan kantor Parveena Ahangar, seorang wanita pembela hak asasi manusia. Atas tuduhan "pendanaan teroris", pihak berwenang secara mengejutkan…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

UEA hentikan visa untuk 13 negara Muslim

DUBAI (Arrahmah.com) –Menurut dokumen yang dikeluarkan oleh negara, Uni Emirat Arab (UEA) telah berhenti mengeluarkan visa baru untuk warga dari 13 negara mayoritas Muslim, termasuk Iran, Suriah, dan Somalia. Dilansir di Daily Sabah,…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Tangan kanan Netanyahu tak tahu-menahu soal Fakhrizadeh

TEL AVIV (Arrahmah.com) - Menteri kabinet "Israel" Tzachi Hanegbi mengatakan pada hari Sabtu (28/11/2020) dia "tidak tahu" siapa yang berada di balik pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran di Teheran. “Saya tidak tahu siapa yang…

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan Terkait Swab Test Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dua orang tim medis MER-C dicecar 50 pertanyaan oleh tim penyidik Reskrim Polresta Bogor, yang memakan waktu selama enam jam lebih terkait ketelibatan melakukan swab test Habib Rizieq Shihab saat dirawat di Rumah…

Iklan