Pria tak dikenal serang dua mantan komandan pejuang oposisi Suriah

771

Support Us

DARAA (Arrahmah.com) – Dua mantan komandan pejuang oposisi Suriah tewas dan satu lagi cedera dalam serangan oleh penyerang tak dikenal di provinsi Daraa selatan.

Orang-orang bersenjata itu melepaskan tembakan ke Adnan Abazid dan Motez Qanat di dekat kota Al-Nakhla di sebelah timur kota Daraa, menurut wartawan Zaman Alwasl pada Jumat (27/3/2020).

Pada tahun 2019 saja, ada setidaknya 305 upaya pembunuhan yang dicatat di provinsi Daraa, menurut kantor Dokumentasi Martir Daraa, sebuah kelompok pemantau lokal. Pembunuhan dan penghilangan paksa telah menargetkan semua pihak dalam politik pasca-konflik Daraa yang berantakan, menurut laporan Middle East Eye.

Kelompok oposisi dibolehkan memegang beberapa senjata mereka, dan komite rekonsiliasi lokal dibiarkan dengan tingkat otonomi yang tidak terlihat di daerah lain di Suriah. Hasilnya adalah kerumitan politik lokal.

Mantan pejuang oposisi kemudian memulai keributan pertama dari pemberontakan tingkat rendah, menargetkan tentara dan perwira intelijen Suriah, perunding rekonsiliasi dan mantan pejuang yang mereka anggap pengkhianat karena bekerja bersama Damaskus. Kerusuhan muncul setelah konflik yang saat ini telah berakhir di Daraa, dan telah menjadi ancaman stabilitas lokal sejak itu, MEE melaporkan.

Juga di provinsi Daraa, tiga lelaki bersaudara meninggal karena penyiksaan oleh dinas intelijen.

Hussam, Haitham dan Ahmed Abu Halaweh adalah mantan pejuang tetapi mereka tertipu seperti ratusan pejuang Suriah lainnya, bahwa perjanjian rekonsiliasi yang ditengahi Rusia di provinsi Daraa selatan akan mengakhiri pertumpahan darah dan mereka dapat hidup dengan damai.

Keamanan rezim mengatakan pada saat itu semua pemberontak yang meletakkan senjata harus bergabung dengan tentara atau ditahan. Sebagian besar tahanan telah disiksa sampai mati, kata kelompok pemantau dan aktivis setempat.

Sumber-sumber oposisi Suriah mengatakan lebih dari 500.000 tahanan tetap berada di dalam penjara rezim Suriah.

Sebuah laporan oleh Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengungkapkan jumlah tahanan, yang menghilang dan meninggal di penjara-penjara Suriah, mendokumentasikan 13.197 warga sipil yang tewas dalam penyiksaan, dari Maret 2011 hingga Juni 2018. Menurut laporan itu, korban mencakup 167 anak dan 59 wanita, sementara setidaknya 121.829 orang masih dalam penahanan sewenang-wenang atau penghilangan paksa, dengan sekitar 87% dalam penahanan. (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pejuang asal Suriah telah kembali dari Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Tentara bayaran Suriah yang dipasok Turki telah kembali ke daerah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah setelah bertempur di sisi pasukan Azerbaijan di wilayah Karabakh, Observatorium Suriah untuk Hak…

Serangan Houtsi bunuh 7 sipil Yaman

HUDAIDAH (Arrahmah.com) - Sedikitnya tujuh warga sipil tewas ketika kelompok teroris Syiah Houtsi melepaskan tembakan menghantam desa di Yaman barat, ujar pernyataan militer Yaman pada Ahad (29/11/2020). Sepuluh orang lainnya juga…

Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan Terkait Swab Test Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dua orang tim medis MER-C dicecar 50 pertanyaan oleh tim penyidik Reskrim Polresta Bogor, yang memakan waktu selama enam jam lebih terkait ketelibatan melakukan swab test Habib Rizieq Shihab saat dirawat di Rumah…

Australia Ngamuk, Pasca Cina Sebar Foto Tentara Australia Gorok Anak Afghanistan

SYDNEY (Arrahmah.com) – Perdana Menteri Scott Morrison mengutuk foto yang dibagikan oleh Kementerian Luar Negeri Cina terkait dugaan kejahatan perang Australia di Afganistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Zhao Lijian pada…

Satu tahun pembunuhan Soleimani, AS pulangkan staf kedutaannya dari Irak

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Kedutaan Amerika Serikat di Baghdad menarik beberapa stafnya menjelang ulang tahun pertama pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani di ibu kota Irak, menurut laporan media, kemarin (2/12/2020). Penarikan akan…

Anies Baswedan Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI Jakarta mengabarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif Covid-19. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus COVID-19," demikian kabar…

Setelah Watad, HTS Buka Perusahaan Minyak Baru Bernama Kaf

IDLIB (Arrahmah.com) – Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) melaporkan bahwa kelompok pembebasan Suriah HTS membuka perusahaan minyak baru di daerah yang ada di bawah kendalinya di Idlib dan sebagian Aleppo. Sebagaimana…

AS Tutup 10 Pangkalan Militer di Afghanistan

KABUL (Arrahmah.com) – Amerika Serikat (AS) menutup setidaknya 10 pangkalan di Afghanistan, setelah penandatanganan kesepakatan damai dengan Taliban pada Februari lalu. Pejabat Afghanistan dan AS mengonfirmasi penutupan…

Houtsi berhasil merebut wilayah strategis di Marib

MARIB (Arrahmah.com) - Kelompok teroris Syiah Houtsi meraih kemajuan baru pada Kamis (3/12/2020) ketika pasukan mereka merebut puncak gunung strategis dan lembah terdekat di provinsi Marib. Menurut media yang dijalankan oleh kelompok…

Pentagon: UAE Danai Tentara Bayaran Rusia di Libya

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Pentagon menyatakan Uni Emirat Arab (UEA) membantu mendanai grup tentara bayaran Rusia, Wagner, di Libya. “Penggunaan tentara bayaran Rusia oleh UEA mungkin memperumit konflik di Libya dan membuat Rusia dapat…

Ketika Pelarangan Khamr menjadi Kontroversi

Oleh : Yuliyati Sambas, S.Pt (Arrahmah.com) - Islam telah memberi seperangkat aturan kehidupan yang demikian rinci dan mengandung maslahat. Salah satunya terkait perkara makanan dan minuman. Prinsipnya bahwa apa yang dikonsumsi wajib halal…

Serangan roket hantam kilang minyak di Irak utara

BAGHDAD (Arrahmah.com) - Sebuah roket menghantam kilang minyak kecil di Irak utara pada Ahad (29/11/2020), menyebabkan kebakaran di tangki penyimpanan bahan bakar dan memaksa operasi dihentikan total setelah api menyebar ke jaringan pipa…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah