BBC: Citra satelit tunjukkan Turki langgar embargo PBB di Libya

435

Support Us

LONDON (Arrahmah.com) – Turki mengirim tank dan senjata militer ke Libya melalui Mediterania hanya beberapa hari setelah menyetujui embargo senjata PBB ke negara itu, menurut laporan investigasi BBC yang menunjukkan citra satelit, gambar, dan video yang membuktikan pelanggaran Turki.

Citra satelit yang diterbitkan di BBC menunjukkan tiga kapal Turki, dengan satu bernama BANA dikawal oleh dua fregat G-Class.

Kapal-kapal itu dilacak meninggalkan pelabuhan Turki Mersin di Turki pada 4 Januari dengan tujuan Gabes di Tunisia, menurut salah satu pelaut Turki di atas kapal. Namun, transponder kapal dimatikan tiga hari kemudian di lepas pantai Libya. Gambar satelit ditemukan pada hari yang sama menempatkan BANA merapat di pelabuhan Tripoli, ibu kota Libya.

BANA mencapai pelabuhan Genoa di Italia tiga hari setelah meninggalkan Tripoli. Pihak berwenang Italia menanyai orang-orang Turki di atas kapal, dengan seorang pelaut mengaku bahwa kapal itu terlibat dalam perdagangan senjata ilegal antara Turki dan Libya.

Berita Terkait

Turki, bersama dengan beberapa negara, bertemu di Berlin pada 19 Januari di mana semua peserta sepakat untuk menghormati embargo senjata PBB di Libya dan mendukung upaya-upaya menuju gencatan senjata abadi di negara itu. KTT Berlin telah mengumpulkan para pejabat tinggi dari Uni Emirat Arab, Mesir, Turki serta negara-negara barat seperti Amerika Serikat, Prancis, Inggris, dan Uni Eropa.

Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya yang diakui PBB yang dipimpin oleh Fayez al-Sarraj telah berperang melawan pemerintah alternatif yang berbasis di kota timur Benghazi yang pasukannya dipimpin oleh Jenderal Khalifa Haftar.

Al-Sarraj bergantung pada sejumlah besar milisi, yang dibentuk pada dan setelah pemberontakan 2011 terhadap diktator lama Muammar Gaddafi.

Jenderal Haftar melancarkan serangan untuk merebut ibukota Libya Tripoli pada bulan April dengan bersumpah untuk mengakhiri kekuasaan milisi yang mencakup kelompok garis keras yang terkait dengan Al Qaeda dan lainnya. Jenderal Haftar dilaporkan telah menerima dukungan dari sekutu internasional yang menentang ekstremisme dan Ikhwanul Muslimin. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Habib Rizieq Masuk IGD RS UMMI Bogor

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadhlun Yahya dibawa ke Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Jawa Barat pada Rabu (25/11/2020) kemarin. Habib Rizieq disebut sempat masuk ke…

Drone Turki lancarkan serangan di Suriah utara

RAQQA (Arrahmah.com) - Sebuah pesawat tak berawak Turki dilaporkan melakukan serangan udara di wilayah utara provinsi Al-Raqqa pada Ahad (22/11/2020), Kantor Berita rezim Suriah SANA melaporkan. Menurut laporan tersebut, Angkatan…

Ratusan Ribu Orang Iringi Pemakaman Ulama Kharismatik Pakistan

LAHORE (Arrahmah.com) – Ratusan ribu pelayat menghadiri pemakaman ulama kharismatik Pakistan Khadim Hussain Rizvi (54) di kota Lahore meski pemerintah melarang perkumpulan publik karena pandemi Covid-19, Sabtu (21/11/2020). Rizvi…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

Wagub DKI Diperiksa Hari Ini Terkait Acara Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, penyidik Polda Metro Jaya juga akan memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria untuk dimintai keteranggan pada hari ini, Senin…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Sembuh dari Covid-19, Mardigu Berharap Banyak Penyintas Sukarela Donorkan Plasma Darah

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo atau yang dikenal warganet dengan sebutan 'Bossman Sontoloyo' mengungkapkan dirinya sembuh dari virus Corona atau Covid-19 berkat terapi plasma darah. Dia dinyatakan positif…

Milisi pro Suriah rampok panen Zaitun warga Suriah Utara

IDLIB (Arrahmah.com) – Milisi pro rezim Assad merampok semua tanaman zaitun di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib, Hama utara, dan Aleppo barat milik warga sipil yang mengungsi. Saat ini, hasil panan zaitun di pedesaan Idlib…

Patriark Serbia Penyangkal Genosida Muslim Bosnia, Meninggal Karena Covid-19

MONTENEGRO (Arrahmah.com) – Pemimpin Gereja Orthodoks Serbia telah meninggal dunia akibat Covid-19 dalam usia 90 tahun. Patriark Irinej dibawa ke rumah sakit pada awal November setelah menghadiri pemakaman kepala Gereja Orthodoks Serbia di…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Relawan Sosial Inggris Tauqir Sharif Akhirnya Dibebaskan HTS

IDLIB (Arrahmah.com) – Relawan sosial Inggris Tauqir “Tox” Sharif akhirnya dibebaskan oleh kelompok perlawanan Suriah HTS di Idlib, Selasa (24/11/2020). Tox telah ditahan oleh HTS sejak bulan Agustus dan mengatakan dia disiksa oleh…

"Democrazy Will Die" Ramalan atau Kenyataan?

Oleh : Asy Syifa Ummu Sidiq (Arrahmah.com) - "How Democracies Die" sebuah buku karya penulis Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt kini menjadi viral. Bukan karena penulisnya terkenal di negeri ini, tapi karena dibaca dan diposting oleh Pak…

Iklan