Iran tolak bantuan AS, sebut virus Corona konspirasi

997

Support Us

TEHERAN (Arrahmah.com) – Pemimpin tertinggi Iran hari Minggu (22/3/2020) menolak bantuan AS untuk memerangi virus corona baru, mengutip teori konspirasi yang tidak berdasar bahwa virus itu mungkin saja dibuat oleh Amerika.

Komentar Ayatollah Ali Khomeini datang ketika Iran menghadapi penghancuran sanksi AS yang menghalangi negara itu menjual minyak mentahnya dan mengakses pasar keuangan internasional.

Tetapi sementara pejabat sipil Iran dalam beberapa hari terakhir semakin mengkritik sanksi-sanksi tersebut, Khameini yang berusia 80 tahun malah memilih untuk berjibaku dalam teori konspirasi yang sama yang semakin banyak digunakan oleh pejabat Cina tentang virus baru untuk membelokkan kesalahan atas pandemi.

“Mungkin obat Anda adalah cara untuk menyebarkan virus lebih banyak,” kata Khameini. “Atau jika anda mengirim terapis dan dokter, mungkin dia ingin melihat efek racunnya, karena konon bagian dari virus itu dibuat untuk Iran.”

Tidak ada bukti ilmiah yang ditawarkan di mana pun di dunia untuk mendukung komentar Khameini. Namun, celetukan itu terjadi setelah juru bicara pemerintah Cina Lijian Zhao men-tweet awal bulan ini bahwa “mungkin tentara AS yang membawa epidemi ke Wuhan. Jadilah transparan! Jadikan publik data anda! AS berutang penjelasan!”

Lijian juga tidak menawarkan bukti untuk mendukung klaimnya, yang membuat Departemen Luar Negeri AS memanggil duta besar Tiongkok untuk memberikan penjelasan.

Wuhan adalah kota di mana kasus pertama penyakit itu terdeteksi pada bulan Desember. Dalam beberapa hari terakhir, pemerintahan Trump semakin menyebut virus itu sebagai virus “Cina” atau “Wuhan”, sementara Organisasi Kesehatan Dunia menggunakan istilah COVID-19 untuk menggambarkan penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Bahkan seorang senator AS dari Arkansas telah memperdagangkan teori konspirasi yang tidak berdasar itu adalah senjata biologis buatan Cina.

Berita Terkait

Bagi kebanyakan orang, coronavirus baru hanya menyebabkan gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk. Bagi sebagian orang, terutama orang lanjut usia dan orang-orang dengan masalah kesehatan yang ada, dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, termasuk pneumonia. Sebagian besar orang pulih dari virus baru.

Para ilmuwan belum menentukan secara pasti bagaimana virus corona baru pertama kali menginfeksi orang.
Bukti menunjukkan virus tersebut berasal dari kelelawar, yang menginfeksi hewan lain yang menyebarkannya ke manusia di sebuah pasar di Wuhan.
Pasar Grosir Makanan Laut Huanan yang ditutup sekarang mengiklankan puluhan spesies seperti salamander raksasa, bayi buaya, dan anjing rakun yang sering disebut sebagai satwa liar.

Sebuah artikel yang diterbitkan pekan lalu di jurnal ilmiah Nature Medicine juga mengatakan ada “bukti kuat” bahwa virus “bukan produk dari manipulasi yang disengaja.”

“Mustahil bahwa (virus) itu muncul melalui manipulasi laboratorium terhadap coronavirus mirip SARS-CoV yang terkait,” penulis artikel itu menemukan.

Khameini membuat komentar dalam pidato di Teheran yang disiarkan langsung hari Minggu (22/3) di seluruh Iran menandai Nowruz, Tahun Baru Persia. Dia telah membatalkan pidatonya di tempat suci Imam Reza di Mashhad karena wabah virus.

Komentarnya itu disampaikan ketika angka infeksi Iran mencapai lebih dari 20.600 kasus yang dikonfirmasi dari virus corona baru di tengah 1.556 kematian yang dilaporkan.

Iran adalah salah satu negara yang paling terpukul di dunia oleh virus baru ini. Di seberang Timur Tengah, Iran mewakili delapan dari 10 kasus virus dan mereka yang meninggalkan Republik Islam telah membawa virus ke negara-negara lain. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Enam pasukan khusus Somalia tewas dalam serangan bom ranjau

MOGADISHU (Arrahmah.com) - Enam anggota pasukan khusus Somalia Danab tewas dalam serangan bom Asy Syabaab Senin malam (23/11/2020), pasukan keamanan di negara Tanduk Afrika itu mengonfirmasi kepada media lokal. Sebuah kendaraan yang…

Houtsi klaim membunuh 8 tentara Saudi

MARIB (Arrahmah.com) - Teroris syiah Houtsi mengklaim telah membunuh delapan tentara Saudi di Yaman timur, Anadolu Agency melaporkan. "Pasukan rudal telah berhasil, pada Sabtu malam, menargetkan ruang operasi gabungan di kamp Tadawin di…

Erdogan Deportasi 9.000 Terduga Teroris Asing

ANKARA (Arrahmah.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyinggung tentang peran Turki melawan terorisme saat menyampaikan pidato di KTT G20 pada Ahad (22/11/2020). Dia mengatakan negaranya telah menangkap dan mendeportasi hampir…

Rusia lancarkan serangan kuat di Latakia timur, targetkan benteng Jihadi

LATAKIA (Arrahmah.com) - Pasukan Rusia melancarkan beberapa serangan udara di wilayah timur laut Latakia, menargetkan benteng utama jihadi di wilayah Jabal Al-Akrad. Menurut laporan lapangan dari provinsi Latakia, pasukan Rusia…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di Rumah Sakit

BOGOR (Arrahmah.com) - Beredar kabar Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sedang dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatan menurun. Putra Ustadz Abu Bakar Ba'asyir membenarkan kabar tersebut. "Iya, benar,  beliau dibawa ke RS untuk…

Lakukan aksi mogok makan selama 103 hari demi bisa keluar dari penjara

JENIN (Arrahmah.com) - Mantan tahanan "Israel" asal Palestina, Maher Al-Akhras, berhasil bebas dari penjara. Otoritas "Israel" membebaskan Al-Akhras pada Kamis (26/11/2020), setelah ia melakukan mogok makan selama 103 hari. "Tekad saya…

Prancis Ngamuk Setelah Pakistan Tuduh Macron Sama Seperti Nazi

PARIS (Arrahmah.com) – Prancis menuntut Pakistan menarik komentar Menteri Federal untuk HAM Shireen Mazari yang menyamakan Presiden Emmanuel Macron dengan Nazi. Melalui Twitter, Mazari menyebut Macron memperlakukan Muslim di Prancis…

Uzbek tarik warganya dari kamp pengungsian Suriah

TASHKENT (Arrahmah.com) - Uzbekistan berencana untuk memulangkan warganya, yang kebanyakan wanita dan anak-anak, dari Suriah di mana mereka tinggal di kamp-kamp yang penuh sesak dengan keluarga pejuang ISIS lainnya, sumber pemerintah…

Zionis 'Israel' hancurkan tangga bersejarah menuju Masjid Al-Aqsa

YERUSALEM (Arrahmah.com) - Zionis "Israel" pada Ahad (29/11/2020) menghancurkan tangga bersejarah yang mengarah ke Gerbang Singa Masjid Al-Aqsa (Bab Al-Asbat) dan Kota Tua Yerusalem. Ketua Komite Pelestarian Pemakaman Islam di Yerusalem,…

Iklan