Ghani tanda tangani dekrit tuk bebaskan 1.500 pejuang Taliban dari tahanan

361

Support Us

KABUL (Arrahmah.com) – Presiden boneka Afghanistan, Ashraf Ghani, telah menandatangani dekrit untuk membebaskan 1.500 pejuang Taliban dari tahanan, sebagai langkah untuk memulai pembicaraan langsung dengan kelompok tersebut untuk mengakhiri perang 18 tahun di Afghanistan.

Menurut salinan dekrit dua halaman yang dilihat oleh kantor berita Reuters pada Selasa malam (10/3/2020), semua tahanan Taliban yang dibebaskan harus memberikan “jaminan tertulis untuk tidak kembali ke medan perang.”

“Presiden Ghani telah menandatangani dekrit yang akan memfasilitasi pembebasan para tahanan Taliban sesuai dengan kerangka kerja yang diterima untuk memulai negosiasi antara Taliban dan pemerintah Afghanistan,” juru bicara Ghani Sediq Sediqqi memposting di Twitter.

Keputusan itu, yang akan diumumkan kemudian oleh kantor Ghani, menjabarkan secara terperinci tentang bagaimana para tahanan akan dibebaskan secara sistematis untuk melanjutkan perjanjian damai.

Proses pembebasan tahanan akan dimulai dalam empat hari, kata keputusan itu.

Pembebasan tahanan adalah bagian dari kesepakatan yang ditandatangani oleh Amerika Serikat dan Taliban bulan lalu yang akan memungkinkan pasukan AS dan pasukan NATO menarik diri dari Afghanistan untuk mengakhiri perang lebih dari 18 tahun.

Sebelumnya pada Selasa (10/3), juru bicara Taliban, Suhail Shaheen mengatakan dalam sebuah tweet bahwa kelompoknya telah menyerahkan daftar 5.000 tahanan ke AS dan sedang menunggu semuanya dibebaskan.

Juga pada Selasa, seorang pemimpin senior Taliban di Doha, markas politik kelompok itu, mengatakan kendaraan telah dikirim ke daerah dekat Penjara Bagram, utara ibu kota Kabul, untuk mengumpulkan pejuang yang dibebaskan.

“Setelah pembicaraan kami dengan Zalmay Khalilzad (utusan khusus AS untuk Afghanistan) pada hari Senin, di mana ia menyampaikan kepada kami pembebasan 5.000 tahanan kami, kami mengirim kendaraan untuk menjemput mereka,” katanya kepada Reuters.

Taliban telah menuntut pembebasan tahanan sebagai langkah membangun kepercayaan untuk membuka jalan bagi pembukaan pembicaraan langsung dengan pemerintah.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Bocor di Internet! Tentara Australia Minum Bir Dari Kaki Palsu Taliban Yang Tewas

KABUL (Arrahmah.com) – Para tokoh pemimpin masyarakat Afghanistan mengutuk potret anggota pasukan khusus Australia minum alkohol dari kaki palsu militan Taliban yang terbunuh. Foto yang diterbitkan oleh The Guardian pada Selasa…

Habib Rizieq: Saya Mohon Maaf Kepada Rakyat Indonesia Soal Kerumunan Massa

JAKARTA (Arrahmah.com) - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia terkait kerumunan massa sejak penyambutan kedatangannya beberapa waktu, hingga saat peringatan Maulid…

Turki jatuhi hukuman penjara seumur hidup terhadap pelaku kudeta 2016

ANKARA (Arrahmah.com) - Pengadilan Turki telah menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap 337 mantan pilot dan tersangka lainnya atas rencana untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam upaya kudeta yang gagal empat tahun lalu,…

Sekjen Liga Muslim Dunia: Muslim Prancis harus menghormati hukum Prancis atau pergi!

ARAB SAUDI (Arrahmah.com) – Pernyataan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim, Muhammad bin Abdul Karim Al Issa, memicu kontroversi dan kecaman di media sosial beberapa hari terakhir ini. Kecaman muncul pasca Al Issa mengatakan, dalam…

Empat warga sipil Azerbaijan tewas akibat ranjau yang ditanam militer Armenia

FUZULI (Arrahmah.com) - Empat warga sipil Azerbaijan kehilangan nyawa mereka setelah bom ranjau yang diletakkan oleh militer Armenia meledak, kata otoritas negara pada Sabtu (28/11/2020). Ledakan tersebut terjadi ketika kendaraan yang…

Prancis akan periksa puluhan masjid secara besar-besaran

PARIS (Arrahmah.com) - Prancis akan memeriksa 76 masjid dalam beberapa hari mendatang dalam operasi "besar-besaran dan belum pernah terjadi sebelumnya" melawan separatisme, kata menteri dalam negeri negara itu Rabu, Anadolu Agency…

Pasca Penasihat Gedung Putih Datang, Arab Saudi Setuju Wilayah Udara Dibuka Untuk "Israel"

RIYADH (Arrahmah.com) – Arab Saudi setuju untuk membiarkan pesawat "Israel" melintasi wilayah udaranya dalam perjalanan ke Uni Emirat Arab setelah pembicaraan antara pejabat Saudi dan penasihat senior Gedung Putih Jared Kushner, kantor…

Tentara Inggris diam-diam dikirim ke Saudi

RIYADH (Arrahmah.com) - Surat kabar Inggris, The Independent, melaporkan bahwa London secara diam-diam mengirim unit militer ke Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi ladang minyak di wilayah tersebut tanpa memberi tahu Parlemen dan opini…

Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan Terkait Swab Test Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dua orang tim medis MER-C dicecar 50 pertanyaan oleh tim penyidik Reskrim Polresta Bogor, yang memakan waktu selama enam jam lebih terkait ketelibatan melakukan swab test Habib Rizieq Shihab saat dirawat di Rumah…

FPI: Habib Rizieq Diizinkan Pulang Dari RS Ummi Bogor Karena Sehat Wal Afiat

JAKARTA (Arrahmah.com) - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI), Aziz Yanuar SH, membantah hoax yang beredar bahwa Habib Rizieq Shihab (HRS) kabur dari RS Ummi Bogor, Jawa Barat. "Berita dan informasi itu muncul dari pihak-pihak dan…

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

HNW Sesalkan Sikap Presiden Jokowi Aktifkan Calling Visa Untuk Israel

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membiarkan pengaktifan calling visa untuk Israel. HNW menilai ini sebagai…

Iklan

Banner Donasi Arrahmah