Dicurigai rencanakan kudeta, MBS tangkap 20 pangeran, termasuk adik bungsu Raja

2.290

Support Us

RIYADH (Arrahmah.com) – Setidaknya 20 pangeran dilaporkan telah ditahan dalam operasi pembersihan pangeran, termasuk saudara Raja Salman, Pangeran Ahmed bin Abdulaziz dan keponakannya, karena dicurigai merencanakan kudeta terhadap Putra Mahkota Mohammad bin Salman, yang sering disebut sebagai MBS.

Sebuah laporan oleh Middle East Eye (MEE) mengatakan pada Sabtu (7/3/2020), 20 pangeran  telah ditangkap karena diduga menjadi bagian dari kudeta untuk menggulingkan putra mahkota.

Laporan MEE mengklaim bahwa empat nama telah dipastikan, termasuk Pangeran Ahmed; putranya Pangeran Nayef bin Ahmed bin Abdulaziz, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Angkatan Darat; mantan Pangeran Mahkota Mohammed bin Nayef; dan saudara tirinya Nawaf.

“Keponakan Raja Salman adalah anggota peringkat tertinggi Angkatan Bersenjata Saudi yang diketahui ditahan sejauh ini,” kata laporan MEE.

Penangkapan pada hari Jumat atas saudara laki-laki Raja Salman yang bungsu dan sangat dicintai, Pangeran Ahmed, serta keponakan raja dan mantan tsar kontraterorisme, Pangeran Mohammed bin Nayef, datang setelah sejumlah pengamatan telah dilakukan yang memprovokasi pimpinan, kata salah satu orang dalam di Arab Saudi yang mengetahui tentang penangkapan tersebut.

Berita Terkait

Kedua pangeran tersebut sebelumnya pernah bertugas di jabatan menteri dalam negeri, mengawasi keamanan dan pengawasan di dalam kerajaan.

Langkah itu memicu keterkejutan, karena Nayef, 60, secara luas dikenal berada di bawah pengawasan ketat sejak ia dikeluarkan dari garis suksesi oleh putra raja pada pertengahan 2017, ungkap seseorang yang dekat dengan pengadilan kerajaan.

Penangkapan Pangeran Ahmed, 78, juga tidak terduga karena ia adalah adik lelaki raja dan juga anggota senior keluarga Al Saud yang berkuasa.

Namun, Pangeran Ahmed telah lama memiliki pandangan yang tidak sejalan dengan putra mahkota yang berusia 34 tahun itu dan merupakan salah satu dari beberapa pangeran senior yang abstain bersumpah setia kepada MBS ketika MBS berhasil mengalahkan pangeran yang lebih senior untuk menjadi yang pertama dalam barisan pewaris tahta kerajaan.

(ameera/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Serangkaian roket hantam Kabul, 8 dilaporkan tewas

KABUL (Arrahmah.com) - Beberapa roket menghantam daerah pemukiman pada awal jam sibuk di ibukota Afghanistan Kabul pada Sabtu (21/11/2020), menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 31 lainnya, kata pejabat polisi setempat.…

Israel Lancarkan Serangan Artileri ke Gaza

GAZA (Arrahmah.com) - Pasukan pendudukan penjajah Zionis, pada Sabtu malam (21/11/2020), kembali melancarkan serangan artileri ke sebuah pos kendali lapangan di Jalur Gaza utara, tak lama setelah jatuhnya sebuah roket yang ditembakkan dari…

MBS diduga perintahkan Dewan Cendekiawan Senior Arab Saudi untuk memasukkan Ikhwanul Muslimin ke…

RIYADH (Arrahmah.com) - Pernyataan salah satu badan agama terkemuka Arab Saudi baru-baru ini yang memasukkan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris, disinyalir merupakan keputusan politik yang dibuat berdasarkan perintah dari Putra…

FPI: Pemerintah Tak Usah Repot Tes Swab Habib Rizieq, Ada Tim HILMI dan Mer-C

JAKARTA (Arrahmah.com) -  Polisi beserta TNI dan Satpol PP mendatangi kediaman Habib Rizieq Syihab, di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mereka meminta Habib Rizieq menjalani tes swab karena ada kabar dirinya positif virus Corona.…

Turki tak berharap Biden beri sanksi pembelian S-400

ANKARA (Arrahmah.com) - Turki tak mengharapkan hubungan dengan Amerika Serikat terganggu di bawah kepemimpinan presiden terpilih Joe Biden dan tidak juga tidak mengharapkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, seorang…

Kabarnya dikunjungi "Israel", namun Sudan 'tidak sadar'

KHARTOUM (Arrahmah.com) - Pemerintah Sudan pada Selasa (24/11/2020) membantah memiliki informasi tentang kunjungan delegasi "Israel" ke Khartoum yang diumumkan sehari sebelumnya oleh seorang pejabat dari Tel Aviv. "Kabinet tidak…

Pasukan Azerbaijan memasuki distrik baru di Karabakh

KARABAKH (Arrahmah.com) - Pasukan Azerbaijan dilaporkan telah memasuki distrik Kalbajar, Karabakh, setelah penarikan Pasukan Pertahanan Artsakh (ADA). Menurut militer Azerbaijan, masuknya pasukan mereka ke Kalbajar kemarin sore, hanya…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Terkait Acara Habib Rizieq, Wagub DKI Diperiksa 8 Jam dengan 46 Pertanyaan

JAKARTA (Arrahmah.com) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku dicecar 46 pertanyaan oleh penyidik polisi terkait kerumunan di kediaman pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Syihab, kawasan Petamburan, Jakarta…

Rezim Asad bunuh 98 orang di Daraa

DARAA (Arrahmah.com) - Rezim Suriah telah menyiksa 98 orang dalam dua tahun terakhir yang melanggar perjanjian Daraa 2018, menurut sumber lokal. Rezim menyiksa banyak orang yang tinggal di Daraa dan mengajukan amnesti berdasarkan…

Serangan udara "Israel" bunuh 8 militan pro-Iran

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Serangan udara "Israel" di Suriah menewaskan sedikitnya delapan pejuang yang beroperasi di milisi pro-Iran, kelompok pemantau mengatakan pada Rabu (25/11/2020). Serangan itu menargetkan depot senjata dan situs…

Pemerintah Indonesia buka layanan calling visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemerintah Indonesia secara mengejutkan membuka layanan visa elektronik atau e-Visa bagi warga "Israel" dan 7 negara lainnya dengan subyek calling visa atau layanan visa khusus untuk negara dengan tingkat kerawanan…

Iklan