Turki kerahkan 1.000 polisi di perbatasan, pastikan para pengungsi masuki Eropa

1.218

Support Us

ANKARA (Arrahmah.com) – Turki mengerahkan 1.000 pasukan polisi khusus di sepanjang perbatasannya dengan Yunani pada hari Kamis (5/3/2020) untuk memastikan para migran didorong kembali ke wilayahnya, Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan, menambahkan bahwa 164 migran telah terluka oleh otoritas Yunani.

Komentar Soylu muncul di tengah perang kata antara Ankara dan Athena menyusul keputusan Turki untuk tidak lagi mematuhi kesepakatan 2016 dengan Uni Eropa agar menghentikan aliran migrasi ilegal ke Eropa dengan imbalan bantuan miliaran euro.

Sejak itu, ribuan migran bergegas ke perbatasan Turki dengan Yunani dengan harapan akan menyeberang ke Eropa. Ankara menuduh pemerintah Yunani menembak mati dan melukai migran di dekat perbatasan. Athena menolak ini, mengatakan polisi Turki membantu migran menyeberangi perbatasan secara ilegal.

Berita Terkait

Berbicara kepada wartawan di provinsi perbatasan barat laut Edirne, Soylu mengatakan polisi Yunani telah melukai sejumlah migran yang berusaha melintasi perbatasan.

“Mereka melukai 164 orang. Mereka mencoba mendorong 4.900 orang kembali ke Turki,” katanya. “Kami mengerahkan 1.000 polisi pasukan khusus ke sistem perbatasan … untuk mencegah serangan balik.”

Turki, terkunci dalam konflik militer dengan Moskow dan Damaskus di barat laut Suriah, menampung 3,6 juta pengungsi Suriah dan mengatakan tidak dapat menangani lebih banyak. Mereka ingin Uni Eropa untuk lebih kuat mendukung usahanya di Suriah dan memberikan lebih banyak dana untuk merawat hampir satu juta orang yang telantar di sana.

Presiden Tayyip Erdogan bertemu dengan para pejabat Uni Eropa pada hari Rabu (3/3) untuk membahas perkembangan di Suriah dan para migran membanjiri perbatasan Eropa. Juru bicara Erdogan kemudian mengatakan “tidak ada proposisi konkret” pada para migran dilakukan pada pembicaraan tersebut. (Althaf/arrahmah.com)

Iklan

Iklan

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.

Berita Arrahmah Lainnya

Pakar ICMI: Bima Arya Tidak Berhak Paksa Habib Rizieq Tes Covid-19 Ulang

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Tabah menanggapi desakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugoarto, agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib M. Rizieq Shihab, dilakukan tes Covid-19…

ISIS lancarkan serangan besar di Hama

HAMA (Arrahmah.com) - ISIS telah melanjutkan kampanye mereka di pedesaan timur Hama, ketika pejuang mereka menargetkan posisi pasukan rezim Asad di dekat perempatan Ithriya. Menurut laporan, ISIS menyerang unit Angkatan Darat rezim…

PressTV: Senjata yang dipakai dalam pembunuhan Fakhrizadeh dibuat di "Israel"

DUBAI (Arrahmah.com) - Press TV Iran melaporkan pada Senin (30/11/2020) bahwa senjata yang digunakan dalam pembunuhan ilmuwan nuklir Iran terkemuka Mohsen Fakhrizadeh minggu lalu dibuat di "Israel", musuh lama Republik Islam. "Senjata…

400 kuburan Muslim Tuo ditemukan di Spanyol

TAUSTE (Arrahmah.com) – Pekerja jalan di kasawan Kota Tauste, timur laut Spanyol secara tak terduga menemukan kuburan Islam yang diperkirakan digunakan pada abad ke-8 hingga abad 11 Masehi. Lebih dari 400 kuburan ditemukan di situs…

Anies Raih Penghargaan Gubernur Terpopuler 2020

JAKARTA (Arrahmah.com) - Pemprov DKI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meraih penghargaan dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2020. Kompetisi tersebut berdasarkan kinerja humas pemerintah di kementerian, lembaga, Pemerintah Daerah,…

Mesir: Qatar rusak pembicaraan damai melalui dukungan untuk pemerintah Libya

KAIRO (Arrahmah.com) - Qatar merusak pembicaraan damai melalui dukungannya untuk Pemerintah Nasional Libya (GNA) yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata para pejabat Mesir, yang dilansir Al-Monitor. Oktober lalu, Qatar…

Hari Ini, Polisi Periksa Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Hari ini, Selasa (1/12/2020) Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akan diperiksa polisi sebagai saksi terkait dugaan pelangaran protokol kesehatan dalam acara yang menimbulkan kerumuman massa di tengah…

Menteri Denmark: Ummat Islam Denmark Harus Dukung Seks Pra Nikah

KOPENHAGEN (Arrahmah.com) – Mattias Tesfaye, Menteri Luar Negeri dan Integrasi Denmark, mengatakan pernyataan kontroversial dalam sebuah unggahannya di sosial media usai pertemuan dengan beberapa ulama Muslim. Ia mengatakan bahwa perempuan…

Video: Militer Australia Bunuh 39 Muslim Afghan

KABUL (Arrahmah.com) – Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan dan warga sipil tak bersenjata di Afghanistan, dengan komando senior dilaporkan memaksa tentara juniornya untuk membunuh tawanan tak berdaya sebagai pengalaman…

Relawan Mer-C Dicecar Polisi 50 Pertanyaan Terkait Swab Test Habib Rizieq

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dua orang tim medis MER-C dicecar 50 pertanyaan oleh tim penyidik Reskrim Polresta Bogor, yang memakan waktu selama enam jam lebih terkait ketelibatan melakukan swab test Habib Rizieq Shihab saat dirawat di Rumah…

Tidak ada penghormatan bagi tahanan Palestina yang meninggal di penjara "Israel"

JALUR GAZA (Arrahmah.com) - Pintu rumah keluarga Baroud telah ditutup untuk selamanya. Penghuninya, Raya Baroud dan putra satu-satunya, Fares, tewas di bawah tekanan pendudukan "Israel". Keluarga tersebut telah menanggung rasa sakit dan…

Kiai Said Aqil Positif Covid-19

JAKARTA (Arrahmah.com) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj dikabarkan positif Covid-19. Hal ini disampaikan langsung sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce, melalui video yang diunggah di akun Youtube…

Iklan