Jumlah korban jiwa akibat virus corona yang melanda Cina meningkat menjadi 2.594 jiwa

Sebuah foto yang diterbitkan pada Senin (24/2/2020) menunjukkan pekerja komunitas menunggu untuk menjemput pasien virus corona yang pulih dari rumah sakit sementara di Wuhan pada Sabtu (22/2/2020). (Foto: EPA)
478

BEIJING (Arrahmah.com) – Komisi Kesehatan Nasional Cina mengatakan bahwa korban tewas akibat wabah corona meningkat menjadi 2.594 jiwa pada Senin (24/2/2020), dengan ribuan pasien lain menghadapi kondisi kesehatan yang serius.

Komisi itu mengatakan sebanyak 150 orang telah tewas dalam 24 jam terakhir sementara 409 kasus baru terdeteksi oleh otoritas kesehatan, sehingga jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi lebih dari 77.000, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Sekitar 97.000 orang saat ini dalam perawatan medis, sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh berjumlah sekitar 25.000 orang.

Dalam pernyataan sebelumnya, otoritas kesehatan Cina mengatakan virus itu lebih berisiko bagi orang tua, pria dan orang yang menderita penyakit.

Virus corona telah menyebar ke lebih dari 25 negara lain termasuk AS, Inggris, Singapura, Perancis, Rusia, Spanyol, dan India.

Banyak negara telah mengevakuasi warganya dari kota Wuhan, pusat penyebaran virus, dan daerah lain di Cina yang terkena dampak, serta menempatkan mereka di bawah karantina dan pemantauan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan internasional. (rafa/arrahmah.com)

Baca artikel lainnya...

Comments are closed.